Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Spring Roam Sepasang manik itu menatap, pada bunga, pada makhluk Begitu cantik, begitu indah Kelopak warna-warni yang dibentuk sempurna menyerupai wajah Daun yang meliuk lembut selembut gerakan Sedikit juga tidak membuat penat, terlalu indah Aroma menyebar, semerbak Memenuhi luas padang rumput dengan bunganya Gadis yang seperti bunga, terlalu elok untuk dilewatkan Apa dengan kata? Tidak dengan kata? Semesta mengetahuinya, namun pasang mata hanya tahu ia merampasnya Ia rampas cahaya dari bumi Ia rampas hangat dari api Ia rampas kehidupan dari dewi Turun, tenggelam, menghilang Teriakan pecah, gaduh hingga gersang Dimana dewi?
103.2K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as withered rose
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

Matanya- aku tidak tahu apa yang sedang ia pikirkan sampai Rose berdiri tegak. "Aku akan tinggalkan kalian bertiga," ucapnya menatapiku. Aku tak melihat penghakiman apapun di mata Rose yang memperhatikanku. Sorot matanya justru seperti orang yang terluka sampai tak mampu menatap Banyu yang kupangku. "Ros-" Aku menelan kalimatku lagi saat ingin memanggilnya karena tangan Rose yang terjulur bergetar saat mengusap pipiku.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as withered rose
Read
+Library
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Nicho mengusap batu nisan itu dengan lembut. Seakan takut jika tangan keriputnya itu bisa menyakiti orang yang berpuluh tahun sudah berbaring di dalam sana. Rose hanya bisa memandang tanpa mengeluarkan kata satu apapun. Cinta mereka begitu besar. Hingga maut memisahkan, cinta itu semakin besar bertumbuh. Mekar dan merona seperti bunga mawar yang ikut berkembang disini.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as withered rose
Read
+Library
You're My Mirror

You're My Mirror

Bara melirik bunga mawar berwarna hitam yang tidak pernah Rose lepas dari tangannya, seakan memiliki arti yang begitu besar. Sejenak Rose ikut melirik bunga mawar itu, kemudian membawanya lebih dekat ke hadapan wajah untuk ditatapnya lebih lekat. Senyum getir terukir di bibir tipisnya, namun pancaran nertranya terlihat sendu. Helaan nafas pun terdengar amat berat.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as withered rose
Read
+Library
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

Alina pun bangkit dan berjalan menuju kamar untuk meletakkan bekalnya ke dalam tas. Harum mawar menguar menusuk indera penciumannya. "Rose, aku tahu itu kamu." ucap Alina tanpa memperhatikan sekelilingnya. Alina sangat faham harum yang selama ini berada di sekitarnya. Rose, bagi Alina memiliki harum yang sangat menenangkan bagi Alina. Namun akan terasa sangat menusuk indera penciuman dengan bau busuknya bagi orang yang memiliki niat dan hati yang busuk.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as withered rose
Read
+Library
Broken Flower

Broken Flower

Sementara Greta, perawat dan para penjaga beberapa meter di belakang mereka. Pasangan itu menyusuri jalur batu berlapis kerikil putih yang membawa mereka ke taman. Wangi rosemary dan mawar liar menguar dari sisi jalan, tapi tak mampu menenangkan kerenggangan di antara keduanya. “Pantas saja... tempat ini tidak akan mengajarkan seseorang untuk bertobat,” ucap Grassiela, lirih namun tajam. James tertawa kecil, menoleh padanya. “Bertobat? Untuk apa? Aku lebih suka menyebut ini… hibernasi berbayar.”
1011.2K viewsOngoingAdded to Library 393 Times as withered rose
Read
+Library
Brother Luck(not)

Brother Luck(not)

Kau tahu ada apa dengan gugurnya bunga mawar? Karena saat pertama kali mekar, dia terlalu indah. -Theodore Witson. -------------------------------- “Rose, sekali lagi terima kasih. Aku tidak tahu akan jadi seperti apa hidupku tanpa bantunmu.” Kupeluk erat – erat tubuh wanita cantik, yang saat ini membalas kehangatan dariku. “Sama – sama,” bisik Rose sembari mengusap naik turun pundakku pelan.
10198.9K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as withered rose
Show Reviews (98)
Read
+Library
Susi_miu
Author dengan segala kerendahan hati ingin mengucapkan terima kasih kepada pembaca setia yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk membaca karya receh, tidak seberapa ini dan memberi support serta apresiasi kepada author selaku dedek emes. Maaf gak bisa mengucapkan satu satu. Love you guys...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Wildflower

Wildflower

nasebbbb. Mereka tiba di tempat perhelatan hanya dalam kurun waktu lima belas menit. Perjalanan begitu cepat karena kepiawaian Eldath mengebut. Lily sekarang punya pribahasa baru. Jika pepatah lama mengatakan diam-diam menghanyutkan. Maka Lily punya pribahasa baru buat Eldath, yaitu diam-diam mengebutkan. Hahaha... Paul Walker ngebut mah lewat. Lewat karena sudah meninggal maksudnya. Innailahi waninailahi rojiun. "Lho Lily. Lo ngapain di mari?" Si Incess Oneng tampak gembira melihat Lily, sekutunya juga ada di sini.
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 543 Times as withered rose
Read
+Library
Venomous Rose : Mawar Berbisa

Venomous Rose : Mawar Berbisa

Sang Nenek menciduk hasil dari ramuan yang berupa cairan tersebut ke dalam sebuah botol kecil, dan ditutupnya menggunakan spons padat. "Ini adalah ajian baruku, Denok. Namanya Venomous Rose, atau Mawar Berbisa. Aku telah meramunya semaksimal mungkin agar tak perlu menggunakan sesuatu dari target yang ingin dipikat, karena ini pada dasarnya adalah untuk memikat setiap orang yang memandang, terutama laki-laki. Kamu akan menarik sekali bagi kaum laki-laki." Jelas Si Nenek sambil memberikan botol kaca sekecil genggaman tangan kepada Cindy. Cindy menatap botol di tangannya. Cairan tersebut berwarna merah hati yang pekat, dengan butiran-butiran emas yang berkilau ketika tersinari cahaya. Mirip sep
102.3K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as withered rose
Read
+Library
PREV
12

Frequently Asked Questions

Lihat, aku pernah panik juga waktu pot mawar di teras tiba-tiba layu meski pagi-pagi sudah siram dua kali.

Awalnya aku nyalahin airnya atau matahari, tapi setelah beberapa eksperimen, penyebabnya ternyata campuran masalah akar dan drainase. Mawar nggak suka akar yang tergenang; meski permukaan tanah terlihat kering, akar bisa membusuk jika pot nggak mengalirkan air. Selain itu tanah kompak atau terlalu padat bikin oksigen susah masuk sehingga tanaman stress. Aku juga pernah lupa kalau pot kecil bikin akar cepat kehabisan ruang—akar kepanasan atau kejamuran akhirnya bikin daun layu.

Solusi yang saya coba: periksa drainase (lubang di pot harus besar dan jangan ada piringan penahan air), angkat tanaman dan cek akar—kalau ada akar coklat lembek, potong dan ganti tanah dengan campuran kompos, perlite, atau cocopeat yang ringan. Siram di pagi hari secukupnya sampai air keluar dari lubang, jangan sering sekadar membasahi permukaan. Beri sinar matahari langsung minimal 4 jam, pupuk seimbang sesuai dosis, dan jangan menyiram daun malam hari untuk menghindari jamur. Kalau itu bunga potong di vas, pastikan vas bersih, potong pangkal batang miring, dan ganti air tiap dua hari sambil tambahkan nutrisi potong bunga.

Percaya deh, mawar sehat itu soal akar, tanah, dan rutin observasi—bukan cuma seberapa sering kamu melemparkan air. Setelah beberapa perbaikan ini, pot mawar ku mulai bugar lagi dan mekar lebih lama.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status