STARMOON
Belaya Bashnya, Moskwa
Sampai di Menara putih itu liam menghentikan kudanya, ia terhalang banyak penjaga yang mengusirnya dan kini pandangan kea rah kertas bertuliskan larangan masuk bagi keluarga kekaisaran membuatnya kembali curiga, emosi liam yang kini menggebu membuatnya dengan mudah mengalahkan para bajingan yang kini terus menahannya, banyak yang bahkan liam penggal dengan pedangnya, bukan keanehan lagi julukan di penyayat nadi ini memang benar adanya
“Adera.."
“Adera keluarlah prints mu disini”
“jangan bersembunyi”
“maafkan aku”
“maafkan aku yang terlambat menemukanmu”
“Adera temui aku adera"
“kumohon maafkan aku, aku mencintaimu adera"
Teriaknya terus sambil mengetuk seluruh pintu Me
Bab Populer