Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah
Dini Lisdianti membuat cerita tentang rumahkukata-kata ingin punya rumah sendirirumah dinas bapak kisah nyatabel rumah bisa bicara
teriakku dengan penuh keyakinan, sampai akhirnya tangan Lusi terlepas dan ia pun terbatuk-batuk.
Kami semua mengatur napas secara bersamaan, merasa lega, tetapi tetap waspada. Aku langsung menghubung A Ali dan menceritakan kejadian barusan. Dia mengirimkan rekaman lantunan ayat rukiah dan itu suaranya sendiri. Setidaknya, membuat kami bisa tidur kembali.
***
"Assalamualaikum." Suara salam terdengar dari luar, seperti suara Ibu. Aku, Rena, dan Lusi yang tengah membuat sarapan di dapur gegas berjalan ke arah pintu masuk.