Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bright Pearl

Bright Pearl

Gelang dengan bunyi-bunyian, tentu saja anak kecil menyukainya. "Tidak apa-apa. Aku ambil yang ini. Kupikir ini akan lebih berguna." "Oh, baiklah." "Terima kasih. Aku meminta maaf atas sikap burukku tadi," ungkap Yu Jian Hua dengan suara lebih pelan. "Ah, tidak apa-apa. Aku bisa mengerti."
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Gerutu Selvi bersidekap. "Ayo pulang, aku itu capek pulang kerja malah kamu ajak jalan-jalan." Membawa semua barang belanja Selvi, Dafin menuju ke arah mobil. Sedangkan gadis itu menghentakan kaki. Pasalnya, pemuda yang di sukainya itu tidak pernah bersikap lembut sedikitpun padanya. Sepanjang perjalanan gadis imut dengan poni di depan itu masih mengomeli Dafin. Dari A sampai Z di keluarkan. Namun tidak pernah di anggap serius oleh laki-laki itu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

“Mulut kamu tajam juga, ya.” “Saya hanya jujur,” balas Nayara, menaruh piring berisi telur dadar di hadapan pria itu. Kendrick mengambil sendok dan mencicipinya tanpa bicara. Sekilas, ekspresinya seperti biasa, datar, tanpa emosi, tapi Nayara bisa melihat gerakan kecil di bibir pria itu, seolah berusaha menahan senyum. “Tidak buruk,” katanya akhirnya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Noah bisa langsung mengetahui siapa yang datang dan menatap datang orang tersebut yang telah muncul dari balik pintu. "Morning," sapanya ramah. Rey adalah pribadi yang ceria, pria itu sangat berbeda dengan Noah yang cenderung dingin. Terlebih senyumnya, manis sekali seperti mencicipi es krim di musim panas. "Bagaimana cantik, apa kau sudah sembuh?"
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Kumis tipis tampak sebagai pemanis. Tak ada kata. Hanya senyuman yang membuat mata pemuda itu semakin sipit sembari bibirnya mengangkat seulas senyuman untuk gadis yang mematung. Di dekatinya Asih yang masih tergugu. Tangisan bahagia itu benar-benar tumpah ruah di ruang tunggu stasiun.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

puji Leon tulus. Rayyan yang mengintip di balik tirai, hanya senyam-senyum sendiri melihat kelakuan Gea. "Imut sekali," gumam Rayyan saat melihat Gea tersenyum sambil berlari-lari kecil.
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
A Gentle Kiss

A Gentle Kiss

Raina menjawab dengan wajah tersipu. Raina harusnya menangis, jika saja dia tahu Devan memanggil sayang hanya untuk memanas-manasi Kirana. Tapi Raina masih muda, tidak berpengalaman soal trik kuno semacam ini. "Kalian gak mau tanya anak gua berapa kilo?" tanya Sadewa alias Dewa sang jomlo halu. "Anak sape, anak tetangga elu, W*?" tanya Faiz.
9.817.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
Lemon

Lemon

tanya pemilik toko. “Eh em, saya suka lemon!” ucapnya aneh. Pemilik toko itu bingung. Namun tiba-tiba ia tersenyum dan mengambil sebuah pot dengan tunas kecil. “Ini tunas buah lemon, apa anda mau ini?” tanyanya. “Iya.” Pemilik toko itu membungkus tunas itu dengan hati-hati. “Ibu, katanya ada Beby, mana?” tanya anak pemilik toko.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai لطيف
Baca
+Pustaka
Obsessive Psychotic Men
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status