Mga Nobela
Maikling Kwento

Mga Genre

Lahat
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Mga Tauhan

27
Pelakor×
Lahat
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Ipakita pa

Kwento at Setting

27
Lahat
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Ipakita pa

Tema

15
Plot Twist×
Lahat
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Ipakita pa

Mga Maiikling Kuwento at Nobelang Pelakor Plot Twist

Tuklasin ang koleksyon ng mga nakakaengganyong maiikling kuwentong Pelakor Plot Twist, na may kapana-panabik na mga pangyayari at kuwentong talagang makapagdadala sa iyo sa mundo ng istorya. Perfect para sa mga mambabasang naghahanap ng mga kuwentong kayang basahin sa loob ng isang oras at mabilis ngunit nakakaengganyong babasahin online.
99 Kali Operasiku Ditunda, Kini Aku Mengamuk - undefined nobela & mga-kwento
Sanfa
Aku mengidap glioma otak, hidupku sudah berada di ujung tanduk. Namun untungnya, suamiku, Rey Sagara, adalah seorang dokter spesialis bedah saraf yang jenius. Di seluruh negeri, hanya dia satu-satunya dokter yang berani mengambil tindakan untuk operasi ini. Sialnya, pria itu justru tega menunda operasiku hingga 99 kali. Setiap kali prosesnya akan dimulai, semuanya harus terhenti hanya karena Adira Kamandaka mengeluh sakit kepala. Kecepatan pertumbuhan tumor di kepalaku ini jauh di luar perkiraan. Pada penundaan yang ke-99 kalinya, rasa sakit akibat penyakit ini begitu menusuk hingga ke tulang. Aku sampai berlutut di hadapan pria itu sambil memohon, “Rey, jangan ditunda lagi, aku benar-benar nggak sanggup lagi...” Namun, Rey bahkan tidak melirikku sama sekali. Dia berbalik dan langsung melangkah pergi. “Jaga sikapmu, Lana. Aku ini dokter, aku harus bertanggung jawab pada setiap pasien.” Rasa sakit itu seketika menenggelamkanku. Aku memeluk kepalaku yang rasanya seperti mau pecah sambil menangis histeris. Sementara itu, perawat yang memegang laporan pemeriksaanku hanya bisa menggelengkan kepala sambil menghela napas berat. “Ini nggak bisa ditunda lagi. Kalau minggu ini belum juga dilakukan tindakan operasi, pasien hanya tinggal menunggu ajal.”
Biarkan Aku Menikmati Momen Ini - undefined nobela & mga-kwento
Taeyon
Saat menelepon Edy untuk mengecek keberadaannya, ternyata gadis muda di sampingnya sedang tidak mau diam. “Rancangan pernikahannya sudah dikirim ke emailmu. Asistenmu bilang sampai sekarang belum diterima.” “Kamu ... sedang apa?” Tiba-tiba, terdengar suara gesekan kain dari seberang telepon. Gadis itu sengaja menggodanya dari bawah, Edy mendengus pelan dan nyaris tidak mampu menahan diri. “Sedang berolahraga.” “Anak baik, nanti saja bahas soal pernikahannya.” Setelah menutup telepon, aku terdiam cukup lama sebelum akhirnya membalas email yang sudah menunggu selama seminggu. Yang Edy tidak tahu adalah…. Tidak akan ada kata “nanti” lagi. Tanggal pernikahanku dimajukan.
Kabut Sirna, Fajar Menyingsing - undefined nobela & mga-kwento
Lilian
Naomi Elowen diam-diam mencintai Arthur Pradana selama lima tahun penuh. Demi pria itu, dia bertahan di kota yang jauh dari kampung halamannya, menukar masa muda dengan kesetiaan yang tak pernah benar-benar dibalas. Ketika tunangan Arthur kabur dari pernikahan mereka, Naomi melangkah maju tanpa ragu, menerima cincin pertunangan yang seharusnya bukan miliknya. Sejak awal dia tahu bahwa Arthur tidak pernah mencintainya. Di hari pernikahan mereka, Nadine Ravelly mengucapkan satu kalimat, “Dadaku sakit,” Arthur langsung meninggalkannya dan bergegas menemui wanita lain. Semua orang menertawakannya karena bergantung pada Arthur seperti tanaman merambat. Mereka menertawakannya karena dia mencintai sepenuh hati dan keras kepala. Bahkan Naomi sendiri pernah mempercayai itu. Namun bahkan cinta yang terdalam sekalipun, apabila terus diabaikan, diremehkan, dan ditempatkan sebagai pilihan terakhir, pada akhirnya akan memudar perlahan. Dan ketika Arthur akhirnya menoleh kembali ke belakang, wanita yang pernah memberikan seluruh hati dan cinta kepadanya, telah menghilang bersama angin dan tak pernah kembali lagi.
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada - undefined nobela & mga-kwento
Yuvika
Di hari aku mengalami serangan asma, Reza sedang mendampingi wanita yang dicintainya untuk pemeriksaan kehamilan. Dia masih membawa obat yang dapat menyelamatkanku. Setelah itu, aku melihat Reza mencariku ke mana-mana, bahkan setelah mengetahui aku hamil, dia tampak sangat panik. Sejak itu, ada seseorang yang menjaga makamku.
Asisten Suamiku Adalah Maut Rumah Tanggaku - undefined nobela & mga-kwento
Serena
Ketika suamiku yang seorang direktur utama tahu bahwa aku dengan suka rela menyerahkan proyek bernilai puluhan miliar kepada asisten yang paling dia sayangi, dia mengira perang dingin selama tiga bulan terhadapku akhirnya membuahkan hasil. Dia pun berinisiatif mengajakku pergi bulan madu ke Islandia. Namun setelah asisten itu mengetahuinya, dia langsung diliputi rasa cemburu dan bersikeras ingin mengundurkan diri dari perusahaan. Suamiku yang selama ini selalu memanjakannya, langsung merasa panik. Setelah menenangkannya selama tiga hari tiga malam, dia kembali membatalkan bulan madu dengan alasan dinas luar kota, lalu memberikan sebuah tiket bulan madu lainnya kepada asisten itu. Setelah itu, dia menjelaskan kepadaku dengan sikap acuh tak acuh. "Masalah cinta itu hal kecil, pekerjaan tetap yang paling penting. Sebagai bos, aku harus menempatkan pekerjaan di posisi pertama. Kamu istriku, kamu pasti akan mendukung aku, 'kan?" Aku menatap unggahan terbaru asisten itu di media sosial, serta foto mereka berdua yang saling menempelkan kepala dan membentuk tanda hati seperti sepasang kekasih. Aku tidak berkata apa-apa, hanya mengangguk pelan. Dia mengira aku sudah berubah menjadi lebih lapang dada dan pengertian. Dia tampak sangat puas, bahkan mengatakan bahwa dia akan menggantinya dengan bulan madu yang lebih romantis untukku setelah kembali ke dalam negeri. Namun, dia tidak tahu. Aku sudah mengajukan pengunduran diri dan dia juga sudah menandatangani surat perjanjian perceraian. Aku dan dia ... tidak akan pernah punya masa depan lagi.
Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah - undefined nobela & mga-kwento
Nina
Aku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
Dia Bagai Pasir di Pelupuk Mataku - undefined nobela & mga-kwento
Mohini
Saat istriku dinyatakan hamil, di perjalanan pulang tiba-tiba dia berkata kepadaku, "Ada sesuatu yang mau kukatakan." "Sebenarnya anak yang ada di dalam kandunganku adalah anak kakak ipar. Surat izin kelahirannya juga sudah selesai diurus." Senyum di wajahku langsung membeku. Dia mengeluarkan selembar hasil Tes DNA dari dalam tasnya. Pada kolom ayah benar-benar tertulis nama Felix Gondo. Dia berkata dengan nada yang begitu tenang hingga terasa mengerikan, "Hari itu kau demam tinggi dan tertidur di kursi belakang mobil. Kami melakukannya di kursi depan." "Di tempat aku duduk sekarang ini." Dalam sekejap, seluruh tubuhku seakan terjun ke dalam jurang es. Aku membuka mulut, tetapi tenggorokanku terasa seperti tersumbat sesuatu. Setelah mengatakan itu, Salma Kurniawan menatap perutnya yang mulai membesar. Setiap kata yang keluar dari mulutnya menusuk hatiku. "Kalau kau benar-benar nggak bisa menerimanya, aku bisa gugurkan. Tapi kuota surat izin kelahiran cuma ada satu. Kalau kesempatan ini hilang, kita berdua nggak mungkin punya anak lagi." "Sekarang, aku sudah mengatakan yang sebenarnya padamu. Membiarkan anak ini lahir atau nggak, kau yang putuskan."
Mantan Suami Minta Balikan - undefined nobela & mga-kwento
Emilia
Menikah selama 4 tahun, Juan yang selama ini tidak pernah update statusnya tiba-tiba upload sesuatu: “Benaran kucing kecil yang rakus” Fotonya adalah seorang perempuan yang memakai bando telinga kucing warna pink, yang pipinya merah dan menjulurkan lidah karena kepedasan makan hotpot. Orang itu adalah Dewi, host barunya. Nggak sampai 1 menit, teman kami ada yang komentar: “Bro, kamu lupa ganti akun!” Jadi, status terbarunya Juan sangat cepat sudah hilang, tetapi sangat cepat sudah muncul di halaman utama sosial media Dewi. Lalu Juan meneleponku. Kalau dulu, aku akan screenschoot terlebih dahulu dan duluan menelepon untuk menanyainya, setiap kali pasti harus berantam baru bisa selesai. Tapi kali ini, aku dengan penuh perhatian, ku tunggu sampai teleponnya mati pun nggak ku angkat.
Pergi Dari Belenggu Cinta - undefined nobela & mga-kwento
Yumi
Hari kedua setelah resmi menikah, aku berdiri di bandara sambil memegang dua lembar tiket pesawat, menunggu suamiku, Yoel. Akhirnya dia datang, tapi ada Wenny di belakangnya, sahabat masa kecilnya. “Sayang, Wenny baru putus cinta. Aku mengajaknya ikut biar dia bisa melepas penat.” Ujar Yoel menjelaskan dengan nada hati-hati. Wenny mengenakan gaun pantai yang sama persis denganku, lalu melemparkan senyuman penuh permohonan maaf. “Kak, aku nggak mengganggu kalian, ‘kan? Aku hanya mau ikut biar kecipratan kebahagiaan kalian saja.” Aku melirik tangan Yoel, ada tiket ketiga yang terselip di antara tiket kami. Nomor kusinya 16B. Sementara, kursiku 16A dan Yoel 16C. Yoel sengaja menempatkan Wenny tepat di tengah-tengah kami. Aku berdiri membeku dan amarahku langsung meluap ke kepala. Aku menarik Yoel ke samping dan berkata pelan, “Suruh dia pergi atau aku yang pergi.” Wajah Yoel tampak serba salah dan agak pasrah, dia menjawab, “Sayang, bisa nggak agak pengertian?” “Wenny bilang dia takut sendirian di rumah, makanya mau ikut biar suasana kita juga lebih ramai.” “Lagipula, aku dan dia sudah kenal sejak kecil. Pergi liburan bersama juga nggak masalah….” Aku langsung memotongnya, “Kalau kamu nggak suruh dia pergi sekarang, kita cerai hari ini juga.”
Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang - undefined nobela & mga-kwento
Kesya
Pada hari penandatanganan kontrak bernilai fantastis, aku mendadak terserang flu berat yang memicu muntah dan diare hebat. Aku bahkan tidak sengaja menyemburkan muntahan tepat ke wajah pihak mitra. Mereka pun marah besar, membatalkan kontrak saat itu juga, dan menyebabkan perusahaan merugi hingga ratusan miliar. Kekasihku, yang juga menjabat sebagai CEO, meledak dalam amarah. Dia langsung menurunkan jabatanku, dari wakil direktur menjadi staf pemasaran biasa. Tidak hanya itu, dia memangkas waktu tidurku hingga hanya tiga jam sehari. Sisa waktuku harus dihabiskan untuk bekerja bagai budak demi menghasilkan uang, sampai seluruh kerugian perusahaan lunas. Digerogoti rasa bersalah, aku bekerja keras setiap hari, memburu berbagai proyek demi mendatangkan keuntungan. Namun, saat utang itu hampir lunas dan aku dengan penuh sukacita hendak melaporkan perkembangannya, aku malah tidak sengaja mendengar percakapan antara kekasihku dan asisten wanitanya. "Pak Tomas, dulu Frida cuma memotong bonus kinerja saya 2 ribu, tapi Anda tega diam-diam memasukkan pencahar ke dalam minumnya. Akibatnya, dia mempermalukan diri di depan mitra bisnis. Setelah itu, Anda memfitnahnya sebagai penyebab perusahaan kehilangan kontrak raksasa, lalu memaksanya mati-matian melunasi utang itu. Bukannya Anda terlalu kejam kepadanya?" "Sekarang utangnya sudah hampir lunas, lepaskan saja dia. Gimanapun, Anda tulus mencintainya. Kalau Frida sampai terdesak dan meninggalkan Anda, bagaimana? Jangan sampai hubungan kalian hancur karena saya ...." Kekasihku memotong ucapan Lidia Dandu, "Nggak bisa! Kamu adalah penyelamat nyawaku. Dulu aku kecelakaan sampai pendarahan hebat. Kalau kamu nggak mendonorkan darahmu waktu itu, mana mungkin aku bisa hidup sampai sekarang?" "Walaupun Frida adalah satu-satunya wanita yang kucintai, dia sudah berani memotong bonus kinerjamu. Ini hukuman yang pantas untuknya! Sekali kukatakan 200 miliar, tetap 200 miliar, nggak boleh kurang sepeser pun! Lagi pula, kemampuannya hebat. Paling lama satu bulan lagi, dia pasti bisa melunasinya. Kalau saat itu tiba, aku akan menebus kesalahanku dan menikahinya." Namun, dia tidak tahu bahwa aku tidak punya waktu satu bulan lagi. Selama beberapa tahun ini, demi melunasi apa yang dia sebut sebagai "kerugian", fisikku terkuras habis hingga aku menderita kanker lambung. Sisa hidupku tinggal satu minggu lagi. Terlebih lagi, dia tidak pernah tahu bahwa orang yang mendonorkan darah saat dia kecelakaan bertahun-tahun lalu adalah aku.
Merengkuh Musim Panas, Menghargai Masa Muda - undefined nobela & mga-kwento
Liz
Arga Setiawan terkenal sebagai sosok yang sangat berprinsip. Dia selalu tepat waktu dan taat aturan, tak pernah sekali pun membuat pengecualian. Namun, untuk urusan mengurus buku nikah bersama Rania Pranoto, dia sudah mengingkari janjinya hingga delapan kali. Pertama, karena Clara Gunawan, adik tingkatnya yang telah delapan tahun berada di luar negeri, kembali ke tanah air dan dia harus menjemputnya di bandara. Kedua, karena jari Clara memerah akibat tersiram air panas saat memasak. Ketiga, karena anak Clara jatuh sakit. ... Kini, untuk kedelapan kalinya, dia kembali tidak muncul. Dia hanya sempat menelepon terburu-buru dan berkata singkat, "Aku ada urusan. Nanti aku nyusul." Rania menatap nomor antrean mereka berkali-kali dilewati, hingga petugas di loket mengetuk kaca jendela. "Nona, kok pacarnya nggak datang lagi? Kami sebentar lagi tutup, lho." Saat dia bersiap menelepon lagi, pesan dari Arga justru lebih dulu masuk. [Urusanku belum kelar. Buku nikahnya kita urus lain hari ya.] Membaca pesan itu, ada rasa perih yang tak terlukiskan menyelimuti hatinya. Tepat saat dia hendak memasukkan ponselnya dan beranjak pergi, dia tak sengaja melihat linimasa media sosial. Sebuah unggahan terbaru dari Clara membuat tubuhnya terpaku. Dalam foto itu, Clara tersenyum riang. Di sampingnya, Arga sedang menggendong putra Clara, menatap Clara dengan tatapan penuh kasih sayang. Dengan keterangan: [Kenzy ingin main ke taman hiburan. Makasih, Kak, sudah menemani kami seharian!] Menatap foto itu, tenggorokan Rania terasa tercekat, seolah dipenuhi timah yang berat dan getir. Ternyata, 'urusan penting' yang pria itu maksud kali ini adalah menemani putra Clara ke taman hiburan. Dada Rania terasa nyeri menusuk. Rasa sakit hati dan amarah membakar dirinya hingga sekujur tubuh gemetar. Tepat saat dia bersiap menelepon Arga untuk menuntut penjelasan, dia melihat komentar dari teman-teman mereka yang mulai menggoda di kolom komentar. [Udah bertahun-tahun berlalu, Dokter Arga masih aja lebih manjain adik tingkatnya kayak dulu.]
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi - undefined nobela & mga-kwento
Tiana
Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
Terjebak dalam Gurun Kebohongan - undefined nobela & mga-kwento
Sansan
Aku kembali setelah lima tahun bertugas di luar daerah. Begitu keluar dari bandara, aku berharap Henry akan menepati janjinya untuk melamarku. Namun, Henry hanya berdiri di sana dengan ekspresi dingin. "Linda, maafkan aku." Aku masih terhenyak, tetapi Henry berkata lagi, "Mengenai mutasimu … akulah yang mengaturnya." "Aku sengaja memindahkanmu ke proyek di daerah terpencil di Wilayah Saloka, agar aku bisa menghabiskan waktu bersama Sandra. "Sandra waktu itu hamil, nggak ada pilihan lain." Setelah terdiam lama, aku menggigit bibir hingga berdarah. Lima tahun lamanya, aku hidup di padang gurun, diterpa badai pasir dan panas yang menyengat, bekerja 16 jam sehari yang terasa seperti neraka. Ternyata semua ini jebakan yang dibuat oleh Henry. "Kamu terlalu keras kepala dan dominan, aku takut kamu menyakitinya." "Aku mengakui kesalahanku bukan berharap kamu memaafkanku, melainkan ingin kamu bisa menenangkan diri dulu, supaya kamu nggak membuat keributan nanti." Nada suara Henry terdengar pasrah. Aku mundur selangkah, menjauh dari tangannya yang mencoba meraihku, tersenyum dengan berlinang air mata. "Henry, padahal kita bisa berpisah baik-baik, tapi kamu malah merusak semuanya."
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi - undefined nobela & mga-kwento
Wangsa
Pada tahun kesepuluh pernikahan kami dengan sang pianis genius, aku terserang sebuah penyakit aneh. Sebulan yang lalu, demi menjaga adik iparnya yang sedang sakit, suamiku absen dari pesta ulang tahunku. Aku yang setiap hari menunggunya pulang, kali ini aku lupa menunggu dan tidur lebih awal. Setengah bulan yang lalu, suamiku membawa adik iparnya menghadiri sebuah pertunjukan penting. Aku yang biasanya pencemburu, kali ini tidak marah sedikit pun dan hanya pulang ke rumah dengan tenang. Tiga hari yang lalu, aku jatuh sakit dan demam tinggi. Suamiku bergegas pulang dari luar kota, tetapi ternyata hanya untuk merawat tangan adik ipar yang melepuh karena tersiram air panas. Setelah bertemu di rumah sakit, aku yang biasanya mudah cemburu, justru merasa tenang secara luar biasa. Aku melupakan janji kami untuk menua bersama, juga melupakan kata-katanya dulu yang bilang bahwa dia akan merasa sangat sedih meski kulitku hanya lecet sedikit. Hingga saat suamiku mengatakan ingin menjemput adik iparnya untuk tinggal di rumah dan merawatnya seumur hidup, ingatanku mulai memudar dan aku memanggil Sistem. "Aku mau pulang."
Cahaya Hidupku - undefined nobela & mga-kwento
Macha
Perempuan simpanan Ervando sedang merajuk lagi. Ervando menyerahkan Surat Perjanjian Cerai padaku. "Tandatangani saja, cuma formalitas untuk menenangkan cewek itu." Aku mencengkeram ujung rokku erat-erat, mengangguk. Dengan tenang aku menandatangani namaku. Saat pergi, aku mendengar teman-temannya bercanda, "Dia ini sungguh penurut, ya? Jangan-jangan kalau kamu suruh dia ambil akta cerai pun, dia bakal diam saja tanpa protes?" Ervando dengan senang hati menyalakan sebatang rokok. "Mau bertaruh?" Mereka bertaruh bahwa sebulan kemudian di kantor catatan sipil, aku akan menangis tersedu-sedu, tetapi tetap patuh, tanpa keluhan menukar akta nikah dengan akta cerai. Aku menggenggam ponselku, tidak bersuara. Hanya membalas pesan yang baru saja masuk: [Kalau begitu, kamu menikah saja denganku, apa nggak bisa?] [Bisa.]
Tunanganku Menikah dengan Adikku - undefined nobela & mga-kwento
Naila Salwa
Tiga bulan sebelum menikah, pacarku memposting di instagram sebuah foto dirinya bersama adik angkatku. Foto itu menunjukkan surat pernikahan mereka dan potret kehamilan adik angkatku. Caption yang dituliskan, [Resmi menyambut kehidupan kecil kami.] Adik angkatku meninggalkan komentar dengan emoji malu-malu. Ibuku memberi tanda suka pada unggahan itu dan menambahkan komentar, [Aku akan menjaga anak itu setelah lahir. Kalian berdua tenang saja menikmati hidup berdua.] Aku tidak bisa menahan diri dan hanya meninggalkan tanda tanya sebagai komentar. Detik berikutnya, pacarku langsung memarahiku habis-habisan. [Dia hanya meminjam status pernikahan denganku selama satu tahun. Setelah anak lahir, aku akan kembali padamu.] [Jangan pelit begitu. Ibu juga sudah bilang, kamu baru boleh menikahiku setelah melahirkan anak laki-laki. Jadi, kita adakan pernikahan dulu, baru urus akta nikah nanti..] Aku hanya menjawab dengan datar, "Oh." Setelah itu, aku menghapus semua unggahan di media sosial yang berkaitan dengannya. Sebagai gantinya, aku memposting hal baru, [Butuh calon pengantin pria. Siapa yang mau menikah denganku?]
Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri - undefined nobela & mga-kwento
Dolly
Di pesta, putriku sengaja berkata dengan lantang kepada suamiku, "Papa, Bibi Davina lagi hamil anakmu. Apa itu berarti kita akan tinggal bersamanya mulai sekarang?" Suamiku meletakkan seporsi steik di depanku sambil menjawab pelan, "Aku dan mamamu pernah buat perjanjian, siapa pun yang berkhianat duluan harus lenyap dari dunia orang yang satunya lagi untuk selamanya." "Aku nggak sanggup tanggung konsekuensi itu, makanya aku merahasiakannya dengan baik. Setelah bayi itu lahir, aku juga nggak akan biarkan mereka muncul di depan mamamu." Seusai berbicara, suamiku menggunakan isyarat tangan untuk memberitahuku bahwa dia akan selalu mencintaiku. Namun, dia tidak memperhatikan mataku yang memerah. Suamiku tidak tahu bahwa telingaku telah sembuh dari seminggu yang lalu. Dia juga tidak tahu aku sudah menemukan perselingkuhan mereka. Dia lebih tidak tahu lagi bahwa aku telah diam-diam membeli tiket pesawat untuk mengajar di Thaken. Setelah semua dokumennya selesai diurus dalam tujuh hari, aku akan menghilang sepenuhnya.
Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata - undefined nobela & mga-kwento
Tomash
Setelah mengalami kecelakaan mobil, aku dan ibuku berada di ambang kematian dan membutuhkan biaya operasi yang sangat besar. Mendengar kabar itu, pacarku meninggalkan kami dan tak lama kemudian menikahi orang lain. Hanya sahabat masa kecilku yang rela menjual saham perusahaannya dan mengeluarkan 14 miliar demi biaya pengobatan kami. Meskipun pada akhirnya ibuku tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia. Aku juga kehilangan penglihatanku karena operasi itu. Namun, dia tetap tidak meninggalkanku. Dia bukan hanya membantu mengurus pemakaman ibuku, tapi juga memberiku sebuah pernikahan yang megah. Setelah menikah, kami hidup rukun dan saling mencintai. Kami menjadi pasangan yang paling diidamkan oleh semua orang di lingkungan kami. Tak disangka, setelah sebuah pesta hari itu, temannya bertanya kepadanya, "Apa yang akan kamu lakukan kalau suatu hari Yuni tahu kamulah yang kasih kornea matanya ke Sally dan malah membuat ibunya meninggal hanya demi menyelamatkan Tante Mira?" Hugo bergumam pelan, "Aku memang sudah menyakitinya, jadi aku akan menebusnya seumur hidupku." "Tapi, aku mencintai Sally. Demi dia, aku rela terjerumus dalam dosa dan nggak bisa mendapat pengampunan selama-lamanya."
Akhir Cinta yang Getir - undefined nobela & mga-kwento
Dzakiya Khansa
Sudah tiga jam aku menunggu Eldino Marven, pacarku. Pria yang seharusnya jadi tokoh utama itu mendadak ke rumah sakit karena ditelepon oleh gadis kesayangannya. Pergelangan kaki gadis kesayangannya itu terkilir, tetapi dia malah sengaja merekam video ciumannya dengan Eldino. Saking dalamnya cinta mereka, Eldino yang kedua kakinya cacat itu ternyata sanggup bangkit berdiri dan bahkan mendorong Adena Horian ke pintu. "Eldino, kok kamu nggak kasih tahu Arissa kalau kakimu sudah sembuh?" Eldino pun menjawab. "Kalau dia tahu, dia pasti akan ribut memintaku menikahinya." "Memangnya Arissa itu siapa sih? Dia itu cuma pengasuh gratis! Apa dia pantas menikah denganku?" Eldino dan Adena berciuman dengan penuh gairah. Adena bahkan mengenakan gaun pengantin rancanganku dan melirik kamera dengan provokatif. Video pun berakhir dengan bunyi air yang menjurus. Ternyata selama ini Eldino membohongiku. Aku langsung membuang kue yang kubuat untuk pria itu ke tempat sampah. Lalu, aku menundukkan kepala dan mengirim pesan kepada ibuku. "Halo, Bu, aku mau ikut kencan buta itu."
Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama - undefined nobela & mga-kwento
Umio
Demi satu miliar, aku berpura-pura menjadi adik perempuanku, Lidya Kumala dan merawat tunangannya yang buta selama dua tahun. Setelah Jimmy Sutojo bisa melihat kembali, aku pun disingkirkan ke luar negeri. Dua tahun kemudian, aku bertemu Jimmy lagi secara kebetulan. Seorang wartawan bertanya padanya, “Setelah kamu tidak bisa melihat, Nona Lidya yang telah merawatmu selama dua tahun, apakah kamu akan menikahinya?” Tatapan Jimmy yang jernih menyapu ke seluruh ruangan. Dengan lembut tatapannya melayang ke arahku, lalu dengan tegas, dia berkata, “Tentu saja.” ...
PREV
12345
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status