Novelas
Historias cortas

Géneros

Todo
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Personajes

27
Todo
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Mostrar más

Trama y ambientación

27
Penyesalan×
Todo
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Mostrar más

Tema

16
Plot Twist×
Todo
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Mostrar más

Historias cortas y novelas de Plot Twist Penyesalan

Descubre una colección de cautivadoras historias cortas de Plot Twist Penyesalan, con tramas atrapantes y una narración envolvente. Perfectas para quienes buscan historias de una hora y lecturas rápidas e inmersivas online.
Salju Jatuh Mengucap Cinta - undefined novela & novela
Fen
Dia dan Jeremy adalah sepasang kekasih semasa remaja. Yang satu primadona kampus, satunya lagi idola kampus. Mereka adalah pasangan teladan yang tersohor di seantero kampus. Mereka pernah berjanji untuk menikah begitu menginjak usia legal. Namun, tepat saat cinta mereka sedang membara, Nancy tiba-tiba memutus hubungan dan pergi ke luar negeri bersama seorang anak orang kaya. Pada hari perpisahan itu, dengan mata memerah, Jeremy mengejarnya begitu lama. Sosok yang begitu angkuh itu berulang kali memohon agar Nancy tidak pergi. Jeremy berjanji bahwa suatu hari nanti, dia pasti akan menjadi orang sukses. Dia memohon agar Nancy tidak terburu-buru, memohon agar gadis itu menunggunya, dan memohon agar tidak jatuh cinta pada orang lain. Namun, sikap Nancy begitu dingin. Dia bahkan tidak sudi berucap sepatah kata pun. Dia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri saat Jeremy mengalami kecelakaan saat mengejar mobilnya, tetapi dia tidak sekali pun menoleh. Kecelakaan itu sangat parah hingga menyebabkan ginjalnya pecah. Jeremy harus menjalani transplantasi ginjal agar bisa bertahan hidup. Meski terbaring bersimbah darah di meja operasi, pria itu tetap bersikeras merangkak bangun hanya untuk menelepon Nancy. Namun, semua panggilan yang Jeremy lakukan dengan sisa-sisa tenaganya itu berakhir dengan penolakan. Semakin dalam cinta, semakin dalam pula benci. Sejak hari itu, Jeremy sangat membenci Nancy.
Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara - undefined novela & novela
Sunny
Ketika aku pulang dengan membawa laporan pemberitahuan yang menyatakan aku hanya punya waktu satu bulan lagi untuk hidup, Christopher baru saja selesai bercinta dengan sahabatku, Agnes. Melihat kekacauan di lantai, Christopher memberi perintah padaku, "Kami sudah mengacaukan dapur, kamar tidur, dan ruang tamu. Jangan lupa membersihkannya." Selama tiga tahun pernikahan, dia selalu bersikap seperti ini. Dia selalu menghinaku untuk mencari kegembiraan. Siapa suruh aku mencampakkannya dulu? Sudah sepantasnya dia membenciku. Aku diam-diam membereskan rumah dan membersihkan semua jejak cinta yang ditinggalkan mereka. Kali ini, aku hanya ingin melihat rumah pernikahan kami untuk yang terakhir kalinya. Namun, pada saat ini, Christopher tiba-tiba memanggilku. "Evelyn, aku sepertinya belum pernah ambil foto pernikahan." Melihat sedikit kegembiraan di mataku, Christopher terkekeh dan berujar, "Jangan bilang kamu kira maksudku kita? Besok, aku dan Agnes mau ambil foto pernikahan. Kamu boleh datang untuk bantu dia pegang ekor gaunnya."
Cinta Tak Terungkap Berujung Penyesalan - undefined novela & novela
Xaviera
Setelah mencoba menggoda suaminya yang alim sebanyak 999 kali dan tetap gagal berhubungan intim, Jesica menelepon kakaknya. "Kak, aku berencana cerai." Lukman yang berada di ujung telepon hening selama tiga detik, lalu terdengar suaranya yang rendah. "Sudah kubilang Feri itu kayak orang suci, kamu nggak akan bisa memengaruhinya." Jesica tersenyum dengan mata yang memerah. "Iya, memang aku yang nggak tahu diri." Lukman berkata dengan nada santai, "Datang saja ke Negara Jumania, ada banyak pria tampan yang nggak kalah dari Feri di sini. Adik perempuanku yang selembut dan sebaik ini malah nggak dihargai, biar saja si Feri itu hidup kesepian sampai tua."
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang - undefined novela & novela
Ren
Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
Kecelakaan Maut Merengut, Suamiku Mementingkan Mantan Pacarnya - undefined novela & novela
Sleepyhead
Tiga hari sebelum pernikahan, mantan pacar Rafi yang mengidap klaustrofobia memblokir mobilku di tepi jurang Jalan Bermera. Dengan kecepatan 100 km/jam, dia menabrak mobilku sebanyak 12 kali. Saat Rafi tiba bersama mobil polisi, aku sudah dikeluarkan oleh petugas pemadam dari kursi pengemudi yang ringsek. Namun, dia malah berjalan menuju mobil sport edisi terbatas yang hanya tergores sedikit catnya, lalu memeluk Nayla yang sekujur tubuhnya gemetaran. "Pak Rafi, dahi Kak Tika berdarah, harus segera dibawa ke rumah sakit untuk dijahit." Rafi mengangkat tangan menghentikan tandu yang mengangkatku, lalu melirik dahiku yang berdarah dan lenganku yang memar. "Cuma luka ringan. Nayla punya klaustrofobia, di tempat terpencil seperti ini kondisinya lebih berbahaya, bawa dia dulu ke rumah sakit." Saat ditinggalkan, aku mengerahkan sisa tenagaku untuk mencengkeram ujung celananya mati-matian. Dia mengerutkan kening dan melepaskan jari-jariku satu per satu, "Nayla nggak sengaja, dia cuma lagi kambuh. Kamu 'kan pengacara, harusnya paham apa itu keadaan kahar, jangan buat masalah." Setelah itu, dia mengambil sebuah perjanjian damai dari tangan asistennya. Dia menggenggam pergelangan tanganku yang sudah lemas, lalu menekan cap sidik jariku di atasnya. "Nanti ada mobil penyelamat lagi di belakang, tahan sebentar."
Ketika Aku Mengakhiri Semua, Mereka Pun Mulai Menghargaiku - undefined novela & novela
Aurtal
Pagi ini, aku dan tuan muda kalangan elite ibu kota baru mendaftarkan pernikahan. Sore harinya, dia malah membawaku untuk bercerai. Aku memegang akta nikah dan akta cerai sambil terpaku di tempat. Di sekelilingku, terdengar tawa ejekan dari teman-temannya. "Roman, cuma karena satu kalimat dari Celia, kamu benar-benar bawa nona besar ini nikah lalu langsung cerai?" "Hahaha. Lihat tuh, muka si nona besar sampai pucat. Jangan-jangan mau nangis ya?" Roman malah merangkul adik angkat kami, Celia, dan berucap dengan nada lembut, "Sekarang dua akta sudah lengkap, kamu akhirnya mau senyum ke aku, 'kan?" Celia tertawa ringan. Wajah dinginnya pun merekah dengan senyuman. Aku ingin maju dan mempertanyakan semuanya, tetapi tiga kakakku menarikku kuat-kuat. Kakak pertama, seorang presdir, mengerutkan kening. "Celia cuma bisa tertawa kalau ada Roman. Anggap saja kamu kumpulin pahala." Kakak kedua, seorang aktor papan atas, mendorongku jatuh ke lantai. "Latar belakang Celia menyedihkan. Kamu 'kan punya kondisi bagus, jadi nggak bakal kekurangan pria." Kakak ketiga, profesor biologi, menatapku dengan dingin. "Roman memang sudah seharusnya menikahi Celia. Jangan lagi ganggu mereka." Mereka memaksaku masuk ke mobil, tidak mengizinkanku merusak kebahagiaan cinta pertama di hati mereka. Sistem yang sudah lama menghilang akhirnya muncul lagi. 'Host, misi penaklukkan terdeteksi telah selesai! Apakah ingin segera kembali ke dunia nyata?' Aku duduk di kursi belakang, menatap keluar jendela dengan murung, hampir tertawa. Drama penuh penderitaan yang kujalani demi misi ini akhirnya berakhir. Mulai sekarang, aku tidak akan ikut campur dalam kisah cinta dan benci mereka lagi!
99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank - undefined novela & novela
Ikan Gelembung
Di hari jadi kelima kami, Jeksen berlutut di tengah ucapan selamat semua orang. “Reiny, maukah kamu menikah denganku?” Namun, wajahku tetap datar tak berekspresi. Sesuai dugaan …. Detik berikutnya, Jeksen melempar cincin di tangannya, membakar gaun pengantin, dan menghancurkan seluruh dekorasi lamaran. Teman masa kecil kesayangannya tertawa terbahak-bahak melihat semua ini. Ini bukan pertama kalinya. Jeksen sudah melamarku 99 kali. Semuanya hanya demi membuat sang teman masa kecil yang depresi itu tertawa. Teman-temannya bersorak sambil mengejek, “Kenapa kali ini Kak Reiny malah sok jual mahal? Cepat terima dong!” “Kami mau lihat kamu ketakutan sampai menangis lagi!” Hatiku tenang, tanpa riak. Aku pun berkata dengan suara datar, “Maaf, aku sudah bertunangan. Baru dua hari yang lalu.” Jeksen tertegun sejenak, lalu mencibir, “Selain aku, siapa lagi yang mau sama kamu?” Semua orang tertawa keras, bahkan mulai bertaruh kapan aku bisa mendapatkan pasangan untuk nikah. Tapi mereka tidak tahu …. Begitu mendengar aku dilamar, pasanganku langsung bergegas kemari untuk merebutku kembali. Sekarang dia sudah dalam perjalanan ….
Kisah Di Balik Medali Pelindung Suci - undefined novela & novela
Peachy
Aku menghadang tembakan demi pacarku, Luki. Saat sadarkan diri, aku memutuskan untuk melakukan sedikit trik padanya. Aku bilang padanya kalau aku terkena amnesia. Aku ingin melihat apa yang akan dia lakukan. Namun, aku justru melihat kilatan rasa gembira di sorot matanya. Tapi selanjutnya, Luki membawa sepupunya yang bernama Derry. Dia adalah Sang Ketua, bos dari keluarga mafia. "Ini tunanganmu, Derry. Kalian sudah bertunangan selama dua tahun." Derry, pria yang konon sangat membenciku itu, sekarang dia menatapku seolah aku adalah seluruh dunianya. "Iya," katanya. "Aku tunanganmu." Baiklah. Aku akan ikuti permainan ini. Aku perlu tahu apa yang sedang dimainkan Luki. Malam itu, aku melihat rekaman kamera pengawas saat di rumah Derry. Luki terlihat sedang di ranjang dengan wanita lain. Luki menciuminya seperti kelaparan, merasuki tubuhnya, dan bahkan menjelek-jelekkan aku. "Biar sepupuku menjaga Lisa sebentar. Dia sangat posesif. Kaulah yang benar-benar kubutuhkan, Shelly." Hatiku hancur berkeping-keping. Dia menyerahkanku pada pria lain karena ingin bersenang-senang. Baiklah. Aku juga bisa. Jadi, aku juga akan mencari tunangan baru. Aku mengenakan gaun pengantin, lalu mencium Derry, sebuah ciuman yang dalam dan membara tepat di depan Luki. Dan, saat itulah dia akhirnya menyesal. Dia kehilangan kendali, mengatakan bahwa dia sudah salah dan memohon agar aku kembali padanya.
Yang Paling Menakutkan adalah Cinta yang Tak Padam - undefined novela & novela
Jenny
“Nona Lenny, ini dokumen donasi jenazah Anda. Apa Anda yakin ingin menyerahkan tubuh Anda setelah meninggal untuk dijadikan media pembelajaran medis?” Lenny mengangguk dan menandatangani dokumen itu tanpa ragu. “Ya.” “Saya akan meninggal paling lama satu bulan lagi. Sebelum itu, saya akan menghubungi Anda untuk menangani jenazah saya. Maaf sudah merepotkan Anda.” Setelah berkata demikian, ia mengambil surat donasi itu dan berjalan keluar dari fakultas kedokteran. Di belakangnya, sekelompok dokter berbaju putih berdiri dengan mata yang sedikit memerah, lalu dengan penuh hormat membungkuk kepadanya. Saat kembali ke rumah Keluarga Wijaya, baru saja melangkah masuk, Lenny sudah mendengar suara erangan samar yang penuh keintiman. Di atas sofa, Raven sedang menindih seorang gadis bertubuh ramping, mencium lehernya. Gadis itu terengah, lalu dengan berkata gemetar, “Tuan Raven, ini adalah rumah pernikahanmu dan Nyonya Lenny. Anda bawa saya ke sini … untuk memaksa Nyonya Lenny bercerai?” Raven bersandar dengan santai dan tertawa pelan. “Memaksanya bercerai? Mana mungkin. Apa tidak ada yang memberitahumu bahwa dia adalah cinta idamanku? Aku mencintainya hingga rela mati deminya.” Gadis itu terkekeh, mengira Raven hanya sedang menyindir, lalu semakin erat melingkarkan lengannya di leher pria itu.
Kini, Aku Belajar Melepasmu - undefined novela & novela
Surana
Anak yang Vanya Baskara besarkan dengan penuh kasih sayang selama enam tahun, justru dengan tangannya sendiri melemparkan Vanya ke dalam kandang penuh anjing Mastiff Tibet yang buas. Setelah satu malam yang mencekam berlalu, Vanya tergeletak sekarat di sudut kandang. Belasan luka bekas gigitan merobek dagingnya, meninggalkan rasa sakit yang luar biasa hingga Vanya hampir tak mampu bernapas. Di luar jeruji, Haris Mahesa berdiri di atas tangga, menatapnya dari ketinggian dengan penuh penghinaan. Sepasang mata hitam yang sangat mirip dengan milik Gilang Mahesa itu, kini hanya menyisakan tatapan dingin dan kebencian yang mendalam.
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun - undefined novela & novela
Autona
Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain. Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona. Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil. Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki. Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi. [ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila - undefined novela & novela
Mulafa
Pada tahun keenam setelah diusir dari keluarga kaya karena dianggap sebagai putri palsu, aku bertahan hidup dengan menjual darahku. Baru saja aku menerima sedikit uang dan hendak menghubungi dokter untuk membeli obat, seorang pengawal menendang belakang lututku dengan keras. Saat jatuh berlutut, aku mendengar seorang wanita kaya berteriak tak terkendali. "Dasar anak nggak tahu terima kasih! Apa yang kamu lakukan di sini? Apa kamu mau coba celakai Sophia-ku lagi?" Sebuah tamparan keras mendarat di wajahku. Aku baru menyadari bahwa itu adalah ibuku yang sedang mengumpulkan sumber darah untuk putri kesayangannya, Sophia. Melihat ibuku yang putus asa, kakak laki-lakiku, Owen, segera memerintahkan para pengawal untuk mengusirku. Dia menatap uang di tanganku dan mencibir, "Sepertinya, beberapa tahun terakhir masih belum mengubah sifatmu. Demi kemewahan semu, kamu bahkan rela menjual darah untuk dapatkan beberapa ratus ribu." "Sophia akan lulus dan pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi dalam setengah bulan. Dia nggak butuh perhatian eksklusif keluarga lagi, sedangkan kamu juga nggak akan bisa menindasnya. Nanti, aku akan jelaskan alasannya kepada Ayah dan Ibu, lalu membawamu pulang. Kamu akan tetap menjadi tuan putri di rumah." "Pulang ... tuan putri?" gumamku. Akhirnya, aku hanya menggeleng dan tertawa terbahak-bahak. Aku mengidap penyakit ALS, penyakit saraf yang bisa menyebabkan tubuh lumpuh secara perlahan. Penyakit ALS-ku berkembang terlalu cepat dan aku bahkan tidak akan mampu bertahan sebulan lagi. Lagi pula, ketika dia menuduhku sebagai putri palsu demi Sophia yang hanyalah seorang anak dari keluarga miskin, aku sudah lama kehilangan rumah.
Cinta yang Kutunggu Tak Berakhir Di Pernikahan - undefined novela & novela
Tiana
Di era tahun 80-an dan tepat seminggu sebelum pernikahan, tunanganku diam-diam lolos seleksi agen rahasia tanpa memberitahuku. Dia buru-buru masuk ke tim dan hanya meninggalkan satu kalimat yang menyuruhku untuk menunggunya. Aku menuruti ucapannya dan menunggunya dengan sepenuh hati. Namun selama tiga tahun ini, semua jatah kunjungan keluarga bulanan tunanganku itu selalu diberikan pada orang lain. Bahkan saat ibuku sakit keras dan kami kekurangan uang sekalipun. Padahal, aku sudah menangis hingga hatiku terasa dicabik-cabik, hanya untuk bertemu atau meneleponnya sekali saja. Setelah menyampaikan pesanku, satpam hanya bisa memberitahuku dengan tak berdaya, "Hari kunjungan Pak Gunawan sudah dipakai, tunggu bulan depan saja." Aku pun memasang wajah murung dan bersiap untuk pergi. Namun pada detik berikutnya, sahabat masa kecil tunanganku itu malah masuk dengan semudah itu. "Pak Gunawan sudah berpesan khusus, kamu boleh langsung cari dia di kantornya. Dia baik sekali sama kamu. Meskipun kamu sudah patah hati selama setahun, dia masih khawatir suasana hatimu buruk sampai sengaja kosongkan jatah hari kunjungannya untukmu," kata satpam itu pada sahabat masa kecil tunanganku itu. Melihat aku masih ingin menerobos masuk lagi, satpam buru-buru menghalangiku. "Sudahlah, jangan berharap lagi. Pak Gunawan mana punya uang, semua uangnya sudah kasih ke sahabat masa kecilnya itu." Malam itu, ibuku bahkan tidak sempat meminum obat pereda nyeri. Semua ini salahku ... aku memang tidak berguna. Aku benar-benar tidak ingin menunggu tunanganku itu lagi. Saat dia akhirnya selesai belajar dan pulang ke kampung halaman, aku juga sudah menjadi istri orang lain.
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi - undefined novela & novela
Tiana
Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
Cinta Suamiku Terbagi Untuk Wanita Lain - undefined novela & novela
KarenW
Saat aku hamil tiga bulan, wanita yang disebut sebagai adik tiri dari suamiku, Ruby, muncul di depan pintuku. Dengan perut buncitnya, Ruby berkata, "Nyonya, karena hari perkiraan kelahiran anakku sudah sangat dekat, aku pikir kamu harus tahu ... pewaris Bos ada di dalam perutku." Ruby meletakkan semuanya di hadapanku mulai dari foto-foto intimnya dengan Kaleb, catatan transfer uang mingguan yang dikirim Kaleb padanya, dan bahkan akta dari sebuah vila. Tanggal paling awal dari semua ini terjadi adalah saat aku kehilangan bayi pertama kami dan dokter berkata aku akan sulit untuk bisa hamil lagi. Selama bertahun-tahun ini, aku terus menjalani program bayi tabung dan berusaha keras untuk bisa mengandung anak kami lagi. Sementara itu, Kaleb malah bermain-main dengan wanita yang disebut sebagai adik tirinya itu. Jika Kaleb memang sangat menginginkan wanita lain, aku akan membiarkannya memiliki wanita itu. Lagi pula, aku memang sudah tidak berniat untuk tinggal di sini lagi. Aku sudah merencanakan kepergianku.
Penyesalan Ayah dan Ibu, Saat Kupergi - undefined novela & novela
Makjos
Setelah terlahir kembali, aku sendiri mengatur setiap kesempatan agar aku selalu melewatkan pertemuan dengan orang tua kandungku. Saat mereka hendak membawa adik angkatku untuk foto keluarga, aku sengaja mandi air dingin agar diriku demam. Saat mereka menyewa feri di luar negeri untuk merayakan ulang tahun adik angkatku, aku sengaja mendaftar lebih awal ke sebuah proyek rahasia, sehingga aku tidak bisa pergi ke luar negeri. Saat mereka mendirikan perusahaan untuk adik angkatku, aku bergegas mengajukan mutasi kerja ke Kota Noran yang berjarak ribuan kilometer, demi menunjukkan bahwa aku tidak akan pernah lagi memperebutkan apa pun. Semua ini kulakukan hanya karena di kehidupan sebelumnya, aku menghabiskan puluhan tahun memperebutkan cinta orang tua dengan adik angkatku, tetapi hanya berakhir dengan aku dicap sebagai orang yang "penuh tipu daya" dan "licik". Semua orang lebih menyukai adik angkatku yang lugu dan ceria, serta muak kepadaku yang pendiam dan jarang bicara. Bahkan, suamiku dan anakku sendiri tidak bisa memahami penderitaanku. "Kita semua ini keluarga, nggak bisakah kamu diam barang beberapa hari saja? Setiap kali pulang, kamu selalu memancing pertengkaran, bikin semua orang nggak tenang. Kamu benar-benar harus introspeksi diri!" Aku pun mati dalam kesepian di atas ranjang rumah sakit. Namun, saat kembali membuka mata, tak disangka aku kembali ke masa ketika aku baru saja diakui dan pulang ke rumah keluarga kandungku. Kali ini, aku tidak ingin berebut lagi. Aku ingin hidup untuk diriku sendiri.
Setelah Si Putri Palsu Dibunuh Penculik - undefined novela & novela
Lani
Semua bermula ketika aku dibawa kembali ke Keluarga Andaru. Di saat yang sama, putri palsu di keluarga itu memilih untuk terjun ke laut dan memalsukan kematiannya. Seketika, dunia berbalik menyerangku. Semua orang menudingku sebagai penyebab kematiannya. Hanya suamiku, Arya Baskara, yang tetap berdiri kokoh di sisiku. Aku sempat terbuai, mengira dia benar-benar mencintaiku. Hingga suatu malam, aku tak sengaja mendengar percakapannya dengan temannya. "Saras akan segera kembali. Apa rencanamu terhadap istrimu di rumah?" Suara Arya terdengar begitu dingin saat menjawab, tanpa sedikit pun kehangatan. "Bagaimana mungkin aku jatuh cinta padanya? Dia sudah menyiksa Saras sampai mati. Aku mendekatinya cuma buat balas dendam dan menghancurkan hidupnya." Tak lama kemudian, aku diculik. Saat para penculik menelepon Arya untuk meminta tebusan dan mengancam akan membunuhku, dia sedang sibuk menggelar pesta penyambutan yang mewah untuk kepulangan kekasih hatinya. Dia bahkan tidak sudi membuang waktu untukku. "Kalau mau bunuh, lakukan saja sekarang! Setelah mati, buang saja mayatnya ke laut untuk jadi makanan hiu!" cetusnya ketus. Akhirnya, keinginannya terkabul. Jantungku ditikam dan tubuhku dilempar ke laut dalam untuk dimangsa ikan. Akan tetapi, rambut pria itu justru mendadak memutih dalam semalam karena penyesalan yang tak berujung.
Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue - undefined novela & novela
Mulafa
Di hari ulang tahun anak dari Kakak Ipar john yang sudah menjanda, Peter, anak kami tak sengaja makan satu suapan kue lebih awal. John meledak marah. Dia langsung melempar putra kami ke dalam ruang bawah tanah. “Kok kamu selalu mau merebut dari Leo? Bahkan di hari ulang tahunnya pun, kamu juga membuatnya menangis! Hanya gara-gara sepotong kue, emangnya kamu itu setan kelaparan?” Kemudian, dia melakban mulut Peter rapat-rapat. “Diam di sini dan renungkan kesalahanmu! Tiga hari kemudian baru boleh keluar!” Ruang bawah tanah itu gelap gulita tanpa setitik cahaya pun, bahkan sering ada laba-laba beracun. Peter tak akan sanggup bertahan meski hanya setengah hari di sana. Aku menangis tersedu-sedu, memohon padanya untuk memaafkan Peter, tapi John sama sekali tak bergeming. “Trik apalagi yang mau kamu mainkan? Sudah berapa kali kubilang, Kakak Ipar membesarkan anaknya sendirian itu nggak mudah. Aku meminta kamu lebih pengertian, tapi bukannya nurut, kamu malah makin menjadi-jadi menindas mereka!” Aku berlutut dan mencengkeram ujung celananya, berjanji bahwa setelah ini kami akan benar-benar menghilang dari hadapan mereka, asalkan dia mau melepaskan Peter. John menyentakkan kakinya hingga peganganku terlepas, lalu menendangku sampai tersungkur. Dia berkata dengan dingin, “Kalau kamu memang nggak bisa jauh-jauh dari Peter, sana ikut merenungkan diri bersamanya! Tiga hari lagi, aku akan mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri. Kalian baru boleh keluar setelah benar-benar tak bisa menindas mereka lagi.” Setelah mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri untuk menikmati hidup, akhirnya John teringat padaku dan Peter. Namun, saat dia sudah memilihkan kado dan hendak menjemput kami, dia malah menerima telepon dari asistennya. “Nyonya dan Tuan Muda … sudah hilang!”
Pengorbananku yang Tak Pernah Kau Hargai - undefined novela & novela
Koresh
"Steffi, aku berencana pulang ke kampung halaman akhir bulan ini. Kelak, aku seharusnya akan menetap di sana. Sisakan posisi untukku di salon kukumu." Baru saja Noreen selesai berbicara, terdengar suara terkejut sahabatnya, Steffi, dari ujung telepon. "Apa? Kamu mau pulang? Sekarang, pria malang yang kamu rawat dulu sudah jadi profesor termuda di Universitas Pratama! Kamu biayai dia selama bertahun-tahun dan akhirnya dia akhirnya sukses. Kenapa kamu nggak tinggal di ibu kota untuk menikmati hidup, malah tiba-tiba mau kembali ke kota kecil kita? Apa dia memperlakukanmu dengan buruk?" "Nggak, dia sangat baik padaku," sela Noreen. Buku-buku jarinya tanpa sadar mengusap tepi ponsel. "Hanya saja aku nggak ingin tinggal di ibu kota lagi."
Meninggalkan Luka Lama, Menyambut Cinta Baru - undefined novela & novela
Winter
Lula dan Seth adalah pasangan yang diakui seluruh sekolah sebagai jodoh yang ditakdirkan. Seth adalah pria paling populer di sekolah, dikelilingi banyak orang, bertubuh tinggi dengan kaki jenjang, wajahnya tampan dengan aura yang begitu tajam. Dia selalu mengenakan jaket hitam, terlihat cuek tetapi memesona, membuat entah berapa banyak gadis terpikat padanya. Namun, di matanya sejak awal hanya ada Lula seorang. Mereka adalah teman masa kecil yang tumbuh bersama. Saat usia 1 tahun, mereka sudah memilih satu sama lain secara simbolis. Usia 7 tahun, keluarga sudah menjodohkan mereka. Usia 14 tahun, mereka saling memberi surat cinta. Usia 16 tahun, mereka menyatakan perasaan. Usia 18 tahun, mereka berjanji masuk universitas yang sama .... Hingga tahun terakhir SMA, seorang murid pindahan datang ke kelas mereka. Murid itu bernama Maia. Saat wali kelas mengatur sistem pendampingan per siswa, dia sengaja menempatkan Maia bersama Seth, lalu menegaskan berulang kali, "Kalau kamu nggak membantunya, jangan harap bisa pacaran dengan Lula di lingkungan sekolah."
ANTERIOR
12345
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status