Romances
Histórias curtas

Gêneros

Todos
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Personagens

27
Teman Masa Kecil×
Todos
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Mostrar Mais

Enredo e Ambientação

27
Todos
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Mostrar Mais

Tema

15
Plot Twist×
Todos
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Mostrar Mais

Contos e Romances sobre Plot Twist com Teman Masa Kecil

Descubra uma coleção de contos envolventes sobre Plot Twist com Teman Masa Kecil, tramas cativantes e narrativas imersivas. Perfeita para leitores que procuram histórias de uma hora e leituras rápidas e envolventes online.
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - undefined romance & romance
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Setelah Terlahir Kembali, Aku Menguak Misteri di Balik Latar Belakang Pacarku - undefined romance & romance
Muriaz
Begitu mendapatkan SIM, aku segera pergi ke rumah sakit untuk menjalani operasi pengangkatan kornea mata. Di kehidupan lampau, pada hari pertama kuliah, teman masa kecil pacarku, Kanya, mencuri mobilku dan membawa tiga teman sekelas kami ke mal dekat kampus. Sepanjang jalan, Kanya mengemudi ugal-ugalan dan menerobos lampu merah. Alhasil, dia menabrak seorang wanita hamil dan lansia, juga menyebabkan mereka meninggal di tempat. Namun, tiga teman sekelas kami malah bersaksi bahwa aku yang melakukan tabrak lari itu. Ketika polisi menangkapku, aku berusaha keras untuk menjelaskan bahwa Kanya yang mengemudikan mobil tersebut. Namun, Kanya malah melemparkan dirinya ke dalam pelukan pacarku dan berkata dengan nada yang sangat sedih, "Kak Yura, aku tahu kamu nggak suka sama aku. Tapi, kamu juga nggak boleh asal memfitnahku." Tak disangka, Freddy, pacarku, malah mengeluarkan dashcam mobilku. Dalam video tersebut, orang yang menabrak orang, lalu melarikan diri dengan panik adalah aku. "Yura, sampai saat ini, kamu masih belum sadari kesalahanmu, malah mau memfitnah orang lain?" Setelah melihat video tersebut, keluarga korban langsung murka dan menikamku 18 kali. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke satu hari sebelum Kanya mengemudikan mobilku.
Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit - undefined romance & romance
Bagel
Saat cinta pertama suamiku sedang sekarat melahirkan, ayah mertuaku, bos mafia Keluarga Lantara, menempatkan sepuluh pria bersenjata di depan pintu kamarku. Mereka berjaga dengan siaga penuh, takut aku akan menerobos masuk ke ruang bersalin dan mengacaukan kelahiran pewaris pertama Keluarga Lantara. Namun, aku bahkan tidak menyentuh pintu itu. Bahkan ketika tangisan bayi yang baru lahir menggema di sepanjang lorong, Ibu Logan, nyonya keluarga itu, mengembuskan napas panjang penuh kelegaan sambil menggenggam erat tangan wanita yang terbaring di ranjang rumah sakit. "Calista, kami ada di sini. Si Stella mandul itu nggak akan bisa ganggu kamu ataupun cucuku." Logan membungkuk, lalu menyeka keringat dingin di dahi Calista. Tatapannya dipenuhi kelembutan. "Jangan khawatir. Ayah sudah perintahkan anak buahnya untuk kunci seluruh rumah sakit pribadi ini. Kalau dia berani bikin keributan, aku sendiri yang akan mencoret namanya dari catatan keluarga." Barulah setelah memastikan aku tidak akan datang membuat masalah, dia benar-benar merasa tenang. Logan tidak mengerti. Di matanya, dia hanya sedang membalas budi, memberi seorang wanita yang akan segera meninggal seorang anak untuk meneruskan namanya, membantu cinta pertamanya mewujudkan harapan terakhirnya. Mengapa aku tidak bisa menerimanya dengan lapang dada? Mengapa aku tidak bisa melihat gambaran yang lebih besar? Senyum puas terukir di bibir Logan saat dia memandangi bayi yang terbungkus selimut itu. Dia bahkan berpikir bahwa jika aku mau merendahkan harga diriku, mengakui kesalahanku, dan menunjukkan sedikit kebaikan kepada Calista, dia akan memaafkan sikap dinginku selama ini sepenuhnya. Dia akan menebus semuanya kepadaku, bahkan memberiku gelar sebagai ibu dari anak itu, membiarkanku tetap mempertahankan posisiku sebagai istrinya. Namun, yang tidak dia ketahui adalah bahwa aku sudah menandatangani surat cerai yang disiapkan pengacaraku. Dalam seminggu, aku akan memutus semua hubungan dengan Keluarga Lantara, membawa kedua bayi kembar yang tumbuh di dalam kandunganku dan pergi. Kami tidak akan pernah bertemu lagi, bukan di kehidupan ini maupun kehidupan berikutnya.
Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18 - undefined romance & romance
Anonima
Saat lamaranku yang kedelapan belas kalinya, Linda lagi-lagi menolakku karena sahabat masa kecilnya. Selama delapan tahun kami berpacaran, aku sudah melamarnya sebanyak delapan belas kali. Namun setiap aku melamarnya, Linda selalu menolak dengan alasan dia tidak bisa meninggalkan sahabat masa kecilnya yang sedang depresi. Aku memandang cincin di tanganku, kali ini aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Kalau depresinya sampai seumur hidup, apa berarti kamu tidak akan menikah denganku seumur hidup juga?” Mendengar itu Linda langsung marah, ia merebut cincin yang ada di tanganku lalu melemparnya ke lantai. “Priya, dia itu sahabatku sejak kecil, dia tumbuh bersamaku. Apa kamu ingin aku mengabaikannya begitu saja?” “Lagipula, selama ini kamu sudah bersabar. Kalau mencoba tahan sekali lagi, memangnya kamu tidak bisa?”
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan - undefined romance & romance
ZZ
Shania Nando dulu merupakan gadis yang paling membuat iri seantero SMA Nogara. Tidak hanya karena wajahnya yang cantik dan prestasinya yang gemilang, tetapi juga karena di belakangnya selalu ada Yuga Adrian. Pria populer sekolah yang bersinar sekaligus pemberontak itu hanya sudi sepenuh hati memanjakan Shania. Mereka sudah berteman dekat sejak kecil, berjanji untuk kuliah di universitas yang sama, bahkan sudah menyiapkan nama untuk anak mereka kelak. Sampai hari itu tiba, saat ayah Yuga dan ibu Shania kepergok tidur bersama dengan pakaian berantakan. Ibu Yuga langsung terguncang hebat saat itu juga, lalu melompat dari balkon hingga darahnya menciprat ke seragam sekolah Yuga yang putih bersih. Hanya dalam semalam, keluarga mereka hancur berantakan. Yuga yang tadinya kesayangan semua orang langsung jatuh ke dalam neraka, tatapan matanya kepada Shania hanya menyisakan kebencian yang menusuk tulang. Yuga membenci Shania, membalas dendam kepadanya, merobek semua foto berdua dan membatalkan janji mereka, lalu menyuruh Shania pergi dari hidupnya. Shania pun pergi sesuai kemauan Yuga, dengan cara yang paling telak, yaitu menghilang selamanya dari dunia Yuga! 10 tahun kemudian, Yuga sudah sukses besar. Kini, di sampingnya ada seorang tunangan yang memiliki latar belakang keluarga sepadan serta berwajah menawan. Sampai suatu hari tanpa sengaja, Yuga kembali ke sekolah lamanya. Di bagian dalam laci meja kelas yang sudah lama terbengkalai, dia menemukan sepucuk surat kematian yang terlambat datang selama bertahun-tahun. Kalimat terakhir di surat itu berbunyi, [Yuga, aku udah nebus dosa pakai nyawaku, sekarang, kamu udah bisa maafin aku, belum?]
Aku Menikahi Pamannya, Baru Dia Menyesal - undefined romance & romance
sago pudding‌
Seminggu sebelum hari pernikahan, Liam Suwanto diam-diam ganti nama calon mempelai pria di formulir pendaftaran pernikahan. Nama yang semula miliknya diganti jadi nama pamannya sendiri, Edwin Suwanto, ketua mafia baru Keluarga Suwanto. Seorang temannya menatap dia dengan wajah terkejut. "Kamu sudah gila, yah? Selena sudah tunggu kamu selama tujuh tahun. Di mata semua orang, dia hampir dianggap perawan tua! Dan sekarang kamu justru serahkan dia ke pamanmu yang paling kejam itu?" Liam hanya tersenyum santai. "Lena dan aku kalah dalam sebuah taruhan. Aku sudah janji akan penuhi satu permintaannya." "Lagian, begitu Selena tahu namanya diganti, dia pasti akan panik lalu lari cari aku untuk minta perbaiki semuanya." "Dan lagi, mana mungkin pamanku beneran mau nikahi Selena? Begitu tahu kesalahan itu, dia pasti langsung batalkan pertunangannya. Dan pada akhirnya, Selena tetap akan jadi istriku." Nada suaranya terdengar begitu ringan, seolah semua itu cuma permainan saja. Teman-temannya langsung tertawa terbahak-bahak. Sementara itu, aku telah berdiri di balik pintu cukup lama, dengarkan setiap kata yang mereka ucapkan. Sedikit demi sedikit, hatiku jadi beku. Hari pernikahan akhirnya tiba. Aku tetap datang seperti yang telah direncanakan. Sementara itu, Liam, pria yang selama ini selalu angkuh dan merasa segalanya berada dalam genggamannya justru jadi gila saat berusaha terobos masuk ke dalam gereja. "Aku pengantin prianya! Aku yang seharusnya jadi pengantin prianya!"
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - undefined romance & romance
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Menjadi Bayangan Kembaranku, Aku Selalu Mendapatkan Sisa - undefined romance & romance
Eternity
Saat memilih perhiasan untuk pernikahan kami, Landon tetap membeli dua buah dan membiarkan saudari kembarku, Selly, memilih lebih dulu. Yang satu adalah gelang bertatahkan batu rubi dari sebuah lelang di Silia. Yang satunya lagi adalah gelang batu oniks hitam keluaran biasa, model yang dijual di hampir setiap toko perhiasan di pusat perbelanjaan. Untuk pertama kalinya, aku bergerak lebih cepat daripada Selly. Aku menunjuk gelang rubi itu. "Kali ini, boleh aku yang pilih lebih dulu?" Landon mengusap puncak kepalaku dengan sikap penuh kasih yang biasa dia lakukan setiap kali ingin membuatku menurut. "Selly selalu keras kepala soal kualitas. Kalau bukan yang terbaik, dia nggak bakal mau. Kamu 'kan nggak terlalu peduli soal beginian, Lena. Lagian, yang satunya juga nggak jelek." Aku tidak langsung menjawab. Ada sesuatu di dalam hatiku yang tiba-tiba terdiam. Di keluargaku sendiri, Selly selalu mendapat bagian pertama, tempat duduk terbaik, dan kamar dengan pemandangan paling indah. Ibuku selalu berkata Selly pantas mendapatkan yang terbaik karena dia lebih mampu menjaga nama baik Keluarga Bernadi. Ayahku menyebutnya sebagai keputusan yang masuk akal. Begitu pula dengan pernikahan. Keluarga Bernadi dan Keluarga Mardana sudah lama berjanji akan menikahkan salah satu putri mereka dengan pewaris Keluarga Mardana, bahkan jauh sebelum kami berdua mengerti apa itu cinta. Semua orang mengira putri itu pasti Selly. Namun, Selly sudah menunjukkan sikapnya dengan sangat jelas. Dia lebih memilih mempertahankan kebebasan dan citra sempurnanya di mata publik daripada menjadi Nyonya Keluarga Mardana. Karena itulah Landon beralih kepada putri Keluarga Bernadi yang lain. Aku sudah mengenal Landon selama 20 tahun. Di dunianya, posisiku selalu berada di belakang Selly. Aku menatap gelang oniks hitam yang tergeletak di atas meja, lalu mendorongnya kembali. "Selly saja yang ambil dua-duanya. Aku nggak jadi pilih." Aku tidak mau lagi menjadi pilihan sisa. Tidak akan lagi.
Ketika Cinta Tinggal Kenangan - undefined romance & romance
Feli
Sehari sebelum ujian masuk perguruan tinggi, aku sengaja merekam sebuah video. Isinya adalah percakapan antara diriku sepuluh tahun lalu dengan diriku sepuluh tahun kemudian. Siapa sangka… Video itu benar-benar terhubung dengan diriku di masa depan. “Apa aku berhasil masuk program sarjana-magister terpadu di Universitas Kahyangan?” “Adam Lewis masih jadi sahabat terbaikku, ‘kan? Meski sifatnya menyebalkan, selain aku, memangnya ada orang lain yang mau memperlakukannya setulus ini?” “Kalau semuanya berjalan lancar, sekarang aku pasti sudah lulus S2.” “Aku juga pasti sudah menjalani kisah cinta dari bangku kuliah sampai ke pelaminan bersama Mika Damyong, ‘kan?” “Mungkin saja… kami bahkan sudah punya anak yang lucu.” “Aku sudah menyiapkan namanya sejak lama.” Aku membayangkan masa depan dengan penuh semangat. Namun, saat diriku sepuluh tahun kemudian mendengar nama Mika, emosiku langsung meledak. “Mika sengaja menyiapkan pena bertinta menghilang untukmu supaya Adam jadi juara umum tingkat kota!” “Kamu gagal masuk Universitas Kahyangan dan terpaksa mengulang ujian setahun kemudian!” “Di depanmu, Mika berpura-pura sedih.” “Dia bahkan setuju menjalani hubungan jarak jauh denganmu.” “Tapi begitu di kampus, dia justru terang-terangan berpacaran dengan Adam” “Mereka menjadi pasangan serasi yang membuat semua orang iri.” “Rafael Mananta…” “Kamu benar-benar bodoh!” “Kamu sudah diselingkuhi…” “Masih saja berterima kasih sama Adam karena sudah menjaga pacarmu!”
Sepanjang Hidup Ini, Kuharap Kita Tak Bertemu Lagi - undefined romance & romance
Ever
Selesai ujian masuk perguruan tinggi, aku tidak sengaja melihat sebuah unggahan. [Kalau bisa mengulang, jurusan apa yang akan kamu ganti kali ini?] Di kolom komentar, banyak sekali orang yang ingin berganti jurusan dan alasan penyesalan mereka juga bermacam-macam. Ada satu komentar yang terlihat begitu berbeda di antara sekian banyak jawaban. [Aku akan memilih jurusan Sastra dalam negeri.] [Dengan begitu, aku dan dia nggak perlu melewatkan empat tahun yang harusnya bisa kami lalui bersama tiap waktu, cuma karena mikirin si beban itu.] Aku pun tersenyum. Baru saja hendak menggeser layar, tiba-tiba aku melihat foto profil dan akun yang sama persis dengan Nadya Jiandra, teman masa kecilku. Saat aku mengekliknya, profil pribadinya juga sama persis, hanya saja usianya sepuluh tahun lebih tua. Hatiku langsung terasa hampa. Ternyata, inilah Nadya sepuluh tahun kemudian. Pantas saja, saat tahu kami diterima di jurusan yang sama, hanya aku satu-satunya yang bersorak gembira. Pantas saja, saat melihat teman masa kecilku, Aldo Prasetya, menerima surat penerimaan dari jurusan Sastra dalam negeri, Nadya terdiam begitu lama. Ternyata, akulah yang menjadi beban bagi Nadya, yang menyebabkan begitu banyak penyesalan dan kekecewaan di hatinya. Jika seperti itu …. Aku dengan tenang mengeklik tombol konfirmasi dan menerima surat penerimaan kuliah yang seluruhnya ditulis dalam bahasa asing itu. Jika seperti itu, biarkan aku mengakhiri kesalahan ini sepuluh tahun lebih awal.
Wanita yang Hanya Digunakan Untuk Membalas Dendam - undefined romance & romance
Myosotis
Satu-satunya hal nekat yang pernah kulakukan di kehidupanku yang lalu adalah jatuh cinta pada Nikjon Maulana. Selama lima tahun, pada siang hari aku memanggilnya kakak, dan pada malam hari aku berbaring dalam pelukannya. Lalu setengah bulan yang lalu, di luar Klub Maulana, aku mendengar dia berbicara dengan anak buahnya. "Nikjon, apa yang akan kamu lakukan dengan gadis kecil yang dibawa Gracia? Bukankah rencananya kamu cuma mau mempermainkannya lalu mencampakkannya? Kenapa sudah lima tahun masih berlanjut?" "Kamu mendekatinya untuk balas dendam sama ibu tirimu, 'kan? Dulu Sephia mencampakkanmu, jadi kamu malah mengejar putri kesayangan Gracia. Jangan bilang kamu benar-benar jatuh cinta sama dia." Lalu, suara Nikjon yang dingin dan kejam terdengar dari celah pintu. "Jatuh cinta sama dia? Jangan bercanda. Aku hanya belum memutuskan bagaimana mengakhirinya. Mungkin aku akan membiarkannya berdiri sendirian di gereja pada hari pertunangan kami. Sepertinya itu akan sangat menyenangkan." Gelak tawa langsung meledak dari ruang VIP. Aku berdiri di luar pintu, tangan dan kakiku sedingin es. Jadi, cinta yang kujalani selama lima tahun hanyalah hiburan baginya, sebilah pisau yang digunakan untuk melukai ibuku. Aku berlari keluar dari klub dengan panik dan mengemudi menerobos badai, lalu tewas dalam tabrakan beruntun di kawasan selatan Chicago. Saat membuka mata lagi, aku telah kembali ke tahun ketika belum ada seorang pun yang mengetahui hubunganku dengan Nikjon. Kali ini, aku tidak akan menunggu dia mencampakkanku. Aku yang akan pergi lebih dulu.
Setelah Cincin Kawinku Untuknya, Kutinggalkan Suamiku - undefined romance & romance
Amne
Setelah mendapati suamiku yang seorang kapten pilot memberikan cincin kawin kami kepada teman masa kecilnya yang seorang janda sebagai jimat pelindung, aku pun mengganti nama kontaknya menjadi “Kapten Felix”. Saat aku mengalami pendarahan lambung akut, dia menerima telepon dari wanita itu yang mengatakan bahwa putranya mengalami mimpi buruk di tengah malam dan merindukan ayahnya. Tanpa ragu sedikit pun, suamiku langsung pergi begitu saja. Dia berjanji akan menemaniku kontrol di rumah sakit. Namun, wanita itu menangis di bandara karena takut cuaca badai. Suamiku pun langsung mengubah jadwal penerbangannya demi menemani wanita itu terbang. Aku lalu memotret surat hasil kontrolku dan mengirimkannya kepadanya, dengan disertai satu kalimat. [Kapten Felix, semoga penerbanganmu lancar.] Setiap kali, dia selalu menjawab. [Jangan ribut, hidup ibu dan anak itu nggak mudah.] Sampai akhirnya, di hari ulang tahun pernikahan kami yang ketujuh, suamiku berinisiatif memesan restoran yang sama dan mengatakan ingin memasangkan kembali cincin kawin itu di jariku. Namun, di depan pintu restoran, wanita itu kembali menelepon. “Felix, aku takut, bisakah kamu menjemputku? Didi bilang, dia cuma mengakuimu sebagai ayahnya ….” Felix pun melirikku. Namun, baru saja dia ingin menjelaskan …. Aku sudah terlebih dahulu menyerahkan kotak cincin di tanganku kepada pelayan. “Tolong bantu buangkan ini.” Lalu, aku berkata kepada suamiku. “Kapten Felix, urus saja urusanmu sendiri!”
Sebatang Pensil Hampir Membawa Petaka - undefined romance & romance
Coco
Ujian masuk perguruan tinggi akhirnya selesai. Saat acara perayaan kelulusan, wali kelas menerima sebuah telepon. Setelah menutup telepon, dia memasang wajah serius dan memberi tahu semua orang bahwa ada seorang siswa di kelas kami yang seluruh lembar jawabannya kosong untuk semua mata pelajaran. Teman-teman sekelas langsung ramai membicarakannya. Semua menebak-nebak siapa orang itu. Saat semua orang masih kebingungan, ketua kelas, Sheva, menghampiriku dengan mata memerah dan terus meminta maaf. Dia mengatakan bahwa di antara pensil ujian yang dibelinya, ternyata ada satu yang cacat. Bekas arsiran dari pensil itu akan menghilang sepenuhnya setelah tiga jam dan kebetulan pensil itulah yang diberikan kepadaku. Dengan kata lain, orang yang dianggap mengumpulkan lembar jawaban kosong itu adalah aku. Sebelum aku sempat bicara, Rico langsung menarik Sheva ke belakangnya untuk melindunginya. "Mikha, Sheva nggak sengaja. Dia cuma ceroboh. Toh kamu juga memang dasarnya sudah pintar, sekalipun harus mengulang setahun, tahun depan kamu tetap bisa masuk universitas. Jangan terus nyalahin dia." Melihat Rico membelanya seolah itu hal yang sudah sewajarnya, dadaku terasa sesak dan getir. Hanya saja, Rico mungkin sudah lupa. Sebelum memasuki ruang ujian, aku dan dia sempat bertukar pensil ujian.
Biarkan Cinta Berlalu Bersama Perpisahan - undefined romance & romance
Do
Di luar ruang operasi aborsi, dokter membujuk Angelica Andara, "Aborsi akan berdampak buruk pada kesehatan. Kalau kandungan masih bisa dipertahankan, usahakan untuk dipertahankan. Apa perlu kamu menghubungi anggota keluargamu lagi?" Angelica mengambil ponselnya untuk mengirim pesan kepada Anthony Leonardo. [Aku sedang berada di rumah sakit. Aku berencana menggugurkan anak ini.] Anthony membalas. [Hmm.] Angelica memperlihatkan layar ponsel kepada dokter. Dokter pun tidak mengatakan apa-apa lagi, langsung berbalik mempersiapkan operasi. Angelica menatap beberapa kata itu. Selama ini, dia mengira Anthony memiliki karakter dingin, tidak suka berbasa-basi. Hanya saja, setelah lima tahun menikah, dia baru menyadari sebenarnya Anthony bukanlah tipe orang yang dingin, tetapi dia hanya memberikan seluruh kehangatannya kepada teman perempuan yang tumbuh bersamanya sejak kecil, Feodora Tanaka. Setelah seluruh kehangatan itu sudah dia curahkan, yang tersisa untuk Angelica tentu saja hanyalah sikap yang datar. Anthony berkata, "Pernikahan memang seperti ini. Hidup yang sederhana dan tenang justru yang paling nyata. Memangnya nggak bagus kalau kita menjalani hidup dengan tenang?" Angelica tidak bisa membantah, jadi dia belajar untuk menerimanya. Namun setelah lima tahun menikah, Angelica baru mengetahui bahwa orang yang mengobrol dengannya, entah sejak kapan telah berubah menjadi teman perempuan yang tumbuh bersama Anthony sejak kecil.
ANTERIOR
12
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status