Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LORO

LORO

lalu berdiri dan menjulurkan tangan. "Biar aku yang beli air panasnya, Bi," ucap Lency mengambil botol alumunium di tangan bi Lisa yang memberinya pandangan sungkan. "Tidak apa, Bi. sekalian aku mau beli air minum. Aku jadi haus ngomongin hal berat," tambah Lency yang tenggorokannya memang jadi kering. "Terimakasih, Mbak Lency" "Cuma air ini, Bi," ucap Lency dengan senyum lalu berjalan meninggalkan bi Lisa yang memandangi tubuh kecil penuh luka yang memeluk sang mama.
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 316 Times as 00 l
Read
+Library
ISTRI 100 KILOGRAM

ISTRI 100 KILOGRAM

ISTRI 100 KILOGRAM Part 14 POV AYU Sudah tiga puluh menit aku disini, di depan cermin besar hadiah dari Danis. Dia menyuruh orang untuk mengantarkan aku sebuah cermin yang ukurannya cukup besar jika hanya aku yang bercermin. Ukurannya hampir menyamai dinding kamarku, disini aku mendapat kamar dengan nomor 01. Karena memang aku pasien pertamanya, tapi jangan ditanya sekarang.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as 00 l
Read
+Library
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as 00 l
Read
+Library
LEAK

LEAK

tanya Bu Lana sembari menoleh ke arah Pak Tua. “Tyang baang potongan harga Bu Gek. Mekejang yuta limang atus.” “Potong bien, satak, nah? Langganan tetap,” ucap Bu Lana sembari tersenyum manis pada Pak Tua. Bagai kerbau dicucuk hidungnya Pak Tua seketika mengangguk. Ilmu Bu Lana rupanya ikut berperan juga dalam transaksi itu. Lewat mata dan bibirnya mampu membius lawan bicara. Wanita berpinggul besar ini pun lalu mengeluarkan beberapa lembar uang merah, menghitung jumlahnya dengan telita dan memberikan pada pria di depannya.
9.916.8K viewsCompletedAdded to Library 487 Times as 00 l
Read
+Library
LORO

LORO

Lir ilir, lir ilir Tandure wis sumilir Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung padhang rembulane Mumpung jembar kalangane
104.1K viewsOn holdAdded to Library 138 Times as 00 l
Read
+Library
LALI

LALI

Rambutnya Dewa disisir kelimis dengan minyak rambut dengan botol warna hijau sedangkan Harun berdandan seperti biasa kaos oblong yang ditutup dengan jaket dan rambut yang olesi minyak rambut berwadah yang bebeda dengan Dewa. “Minta parfumnya, Run,” Dewa mencium berkali-kali badannya. Harun menyodorkan parfum minyak wangi dengan botol plastik hingga memperlihatkan isinya yang tinggal separo. Harun kemudian menutup pintu kontrakannya dan tidak lupa mengunci.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as 00 l
Read
+Library
LOL

LOL

Pikir Nira “Ohh ya, perkenalkan ini temanku Darrel.” Ucap Tao memperkenalkan “Darrel perkenalkan ini Nira, member team basket kami dan itu Liza serta Afriya.” Tambahnya “Hallo aku Darrel. Senang mengenal kalian.” Ucap Darrel “Senang berkenalan denganmu juga.” Liza berucap dan dukungan senyuman kedua temannya “Apa tidak ada yang akan memperkenalkanku juga?” Tanya Arka konyol
102.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as 00 l
Read
+Library
LIGNEE

LIGNEE

Dea memutuskan mengambil semua sisa tabungannya. “Satu juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah,” ucap teller bank. “Baik...aku akan mengambil semuanya,” ujar Sasha. “Hore..kita punya banyak uang! apakah kita kaya sekarang, Bu?” tanya Kevin dengan wajah polosnya. “Iya. Kita sangat kaya,” ucap Dea. “Apa yang akan kita lakukan?” lanjut Kevin.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as 00 l
Read
+Library
LARA

LARA

jawab Ayah Sarah. "Sampai kapan aku sabar mas? Kau tak lihat? Anakmu Sarah? Minta dibelikan mainan terus. Minta dibelikan pewarna terus. Uang yang kamu berikan ke aku itu tidak cukup mas," balas lbu Sarah yang kemudian duduk dikursi ruang keluarga. Ditangannya ia memegang uang 100 ribu sebanyak satu lembar. Ayah Sarah kemudian duduk. Sarah kemudian muncul dan mendekati Ayahnya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as 00 l
Read
+Library
LETUP

LETUP

“Dari skala satu sampe sepuluh, nilai buat tampangnya si Fano-Fano ini berapa?” Kaila mendelik sesaat. Sudut matanya sempat menangkap bagaimana Ilma menggelengkan kepala, namun menahan senyum, memilih untuk tidak ikut campur di antara dua temannya. Setelah menimbang sejenak, Kaila lantas mengangkat bahu. “Enam setengah?” jawabnya ragu. Membuat Resya mendengkus tertawa. “Kejam juga lo,” katanya, lalu mengusap dagunya sendiri seolah sedang berpikir. “Style?”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as 00 l
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status