PRAMESWARI
"Aamiin. Iya, Ma."
Sekilas, Peony melirik ke arah jam meja yang terletak di samping lemari pendingin, jam sepuluh. Dalam hati dia membatin, 'Gawat! Kalau aku kesiangan sampai di rumah nanti, bisa-bisa Mas Giga curiga. Apalagi selama ini aku nggak pernah pergi kemana-mana, kecuali rumah Mama atau Daddy. Itu pun selalu sama Mas Giga. Belanja, juga sama Mas Giga. Ke salon …!'
Hot Chapters