Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku

Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku

-- Pukul dua siang hari. Aku keluar saat orang itu membawakan sebotol air pesananku. Kebetulan tak ada orang di rumah. Hanya ada aku seorang. Ibu tengah ke sawah mengantarkan makan siang Bapak, sementara yang lain belum pulang. "Sini!" ucapku.
1092.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Hasrat Terlarang: Gairah Tersembunyi Istriku

Aku berjalan keluar tempat itu untuk kembali pulang. Pukul dua pagi, aku sampai di rumah. Aku mematikan mesin motor sejak dari gerbang depan dan mendorongnya masuk ke garasi dalam keheningan total. Aku masuk dengan langkah kaki yang pelan dan hati-hati. Aku tidak boleh membangunkan siapa pun. Jika mertuaku atau Amanda melihat wajahku yang hancur seperti ini, pasti banyak pertanyaan yang sulit untuk aku jawab.
9.8196.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai 2pm my house
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Teguh Imam
sebenernya bagus sih crita awalnya karena kesetiaan kepada Amanda istri sahnya tp semakin lama critanya menyimpang dari seharusnya..ayah mertua yg seharusnya melindunginya malah menggagahi Amanda menantunya sendiri,sedangkan Rey suaminya malah selingkuh..aku harap Rey bisa berubah tetap pada Amanda
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

“Kalau gitu, datang saja ke Plaza Meridian Mall. Jam sepuluhan ‘kan sudah buka. Saya tiap hari di sini, kok, Mbak.” “Oke, Pak! Jam lima sore saja, ya, Pak. Saya kerja pulangnya jam dua. Besok bisa?” Lidah ini mendadak lancar jaya. “Boleh, Mbak. Oke sampai nanti.” Panggilan pun ditutupnya. Ya Tuhaaan … lancarkan perjuanganku membawa duda untuk Ibu.
10260.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
Terpaksa Akad

Terpaksa Akad

“Sudah jangan banyak tapi, naik saja.” Aku memutar lengan Aga yang dilingkari jam, kulihat dimana arah jarum jam tersebut berhenti, waktu menunjukkan hampir pukul dua belas siang. Aku harus sudah di rumah untuk menyiapkan makan siang untuk Om Zuan. Tanpa pikir panjang, aku melangkahkan kakiku dan naik jok belakang yang tinggi itu. “Zi, kamu yakin gak pegangan?”
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 729 kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
Two Times

Two Times

Ucapku. Tak lama telpon pun tertutup. Kulirik jam diruangan ini menunjukkan pukul 19.00 malam, tak terasa perutku pun sudah meronta untuk diberi asupan. Karena sudah terlalu lelah akupun memutuskan untuk memesan delivery makanan. Setelah selesai memesan makanan akupun memutuskan untuk berkeliling sejenak untuk lebih melihat Rumah yang sedang diriku tempati saat ini.
8.68.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Rasanya seperti langit ikut memahami hatiku yang penuh kekhawatiran. Aku tiba di rumah sekitar pukul empat sore, masih ada waktu dua jam sebelum Mas Azam pulang. Biasanya ia tiba menjelang atau setelah adzan magrib berkumandang, tergantung situasi di jalan raya. Seperti biasa, aku langsung masuk dapur. Aku masak makan malam untuk kami berdua. Tanganku bergerak otomatis, tapi pikiranku melayang entah ke mana.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

Aku baru ingat, nanti sekitar jam 2 siang aku ada podcast di channel lokal. "Ini jam 10 pagi. Kenapa?" Ibu malah balas bertanya. Alisnya yang dilukis panjang bak samurai terlihat saling bersentuhan. "Ah, kaget aku! Habis, rasanya udah lama banget tidur gini! Aku ada podcast jam 2 siang nanti!" jawabku dengan datar. Tak lupa mengucapkan syukur.
9.769.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
Janji Suci Yang Terbagi

Janji Suci Yang Terbagi

POV ARMAN Ting tong, ting tong, ting tong!!! Aku terbangun dari tidur ketika mendengar suara bel pintu yang ditekan berkali-kali. Kulihat jam wekerku. Jam 2 dini hari. Siapa yang bertamu di jam segini? Gak sopan sekali. Dengan malas, aku beranjak dari ranjangku. Bel pintu masih terus dibunyikan. "Wait!!" bentakku, ketika mendekati pintu.
23.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
Rahasia Suami yang Tidak Pernah Menyentuhku

Rahasia Suami yang Tidak Pernah Menyentuhku

"Ini belum masuk waktu asar." Aku menghentikan langkahku dan berlirik pada jam dinding yang menunjukkan pukul 14.30. Aku kembali memejamkan mata karena lagi-lagi aku salah tingkah. Aku lupa jika tadi aku berangkat ke rumah ibu setelah aku selesai salat zuhur setelah dari pagi hingga siangnya berdrama dengan Mas Azzam di lanjut dengan Santi.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
HANYA KARENA IBU RUMAH TANGGA, AKU DIREMEHKAN SUAMIKU!

HANYA KARENA IBU RUMAH TANGGA, AKU DIREMEHKAN SUAMIKU!

Kembali aku berkutat dengan komputer lagi, menyelesaikan tugas yang paman Agus berikan. Ceklek! Tiba-tiba ada yang membuka pintu dari luar. Sejurus kemudian masuklah Paman Agus. "Sudah waktunya istirahat, Rada, ayo!" ajaknya kemudian. "Oh, sudah jam dua belas ya, Paman? Kok nggak kerasa ya?" ujarku sambil melihat jam yang melingkar indah di tangan kiriku. "Ayo! Aldo pasti sudah menunggu!"
1056.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai 2pm my house
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status