Ketika Mas Gagah Tiba
“Ya, bisa lah.”
“Itu maksudku.” Nata menunjuk. “Salah satu pelatihku pernah bilang. Ada bagian otak manusia yang berfungsi saat kepepet. Bagian otak ini bisa mengeluarkan kemampuan manusia yang mungkin tidak terlihat sebelumnya. Yang awalnya merasa tidak bisa, eh ternyata bisa. Awalnya merasa tidak mampu, ternyata mampu. Yang namanya ibu tiri jahat, orang tua tidak adil, saudara menyebalkan, teman julid. Orang-orang seperti itu pasti saja ada. Cuma yang penting itu bukan merekanya, tapi kitanya. Bagaimana kita mengendalikan diri sendiri. Kata nabi juga kan musuh terberat itu diri sendiri.”
Aku terpana pada kalimat Nata. Kalimatnya selalu berbobot. “Kamu beneran cerdas banget, Mas.”