Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Gairah Panas Mantan Suami

Terjebak Gairah Panas Mantan Suami

Jarum jam di dinding bergerak pelan, menunjukkan angka dua belas tepat. Rumah itu sudah sunyi. Hanya suara detik jam dan desir angin malam yang menyusup lembut lewat celah jendela. Lampu di kamar utama remang, menyisakan cahaya hangat kekuningan yang menyorot sebagian tubuh Aruna yang berdiri menatap langit lewat kaca jendela besar.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
Mempelai Tanpa Kontrak

Mempelai Tanpa Kontrak

itu juga merupakan pertanyaannya. "Eeng, angin kali," jawab Aeri asal Arvan memukul pelan belakang kepala istrinya itu, "bicara itu yang masuk akal, jelas-jelas arah angin dan arah jendelanya beda." Saat Arvan akan menutup kembali jendela, Aeri tiba-tiba memegang lengannya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

"Ru, hei bangun!" Aku beralih kearah jendela karena melihat tirainya bergerak dihembus oleh angin. Aku membuka tirainya sekalian, agar matahari pagi ini bisa masuk ke ruang kamarnya. Aru sangat suka sinar matahari pagi seperti ini, tapi dia lebih suka lagi sinar pagi yang masih muda, sinar pertama yang akan menyentuh bumi. Dia sangat menyukainya, karena katanya sinar itu lembut, terang, hangat tapi tidak menyakiti kulit.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai 8 arah mata angin
Tampilkan Ulasan (4)
Baca
+Pustaka
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Menantu Quadrilion Berkaki Palsu

Menantu Quadrilion Berkaki Palsu

Arah jam enam, tepat berada di belakang Tuan muda, ada seorang pemuda mengenakan jaket jeans sedari tadi memerhatikan Tuan muda dan Nona Cahaya. Bola mata Arya membulat lebar saat membaca pesan dari Antrawan yang menunjukkan bahwa seorang pemuda sedang memperhatikannya tepat berada di belakangnya dengan arah jarum jam enam. Arah yang tegak lurus dengannya dan berada dalam sembilan puluh derajat.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Seribu matahari kecil di orbit spiritual bergetar bersamaan, menghasilkan pusaran cahaya emas yang menyebar ke delapan arah, melintasi batas-batas dunia. Di pusatnya berdiri Kota Kekaisaran Alam Matahari Abadi Domain Dewa Antares, tempat bersemayam para Delapan Keluarga Kekaisaran Penguasa Pilar—delapan garis darah tertua yang menopang keseimbangan dunia dalam delapan arah mata angin: Timur, Barat, Selatan, Utara, Tenggara, Barat Daya, Timur Laut, dan Barat Laut.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

lirih Arya di sela deruan angin di gurun tandus itu. Angin semakin kencang hingga debu-debu pasir berterbangan menutupi pandangan, Arya tak tahu harus melangkah ke arah mana. Ia hanya menuruti kata hati yang membimbing langkah kakinya, sekitar beberapa menit melangkah ke arah utara angin yang tadi bertiup menebarkan butiran pasir pun berhenti dan pandangan kembali tampak jelas.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
Unexpected Night

Unexpected Night

“Turunlah, ini hangat.” Kedua alisnya terangkat ke atas. “Ini sudah malam,” ucap Arlene memberitahu dan mengingatkan bahwa ini sudah malam, sudah di atas pukul sembilan. “Air ini hangat jadi tidak masalah, bukan?”
9.7121.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Malam itu kota seolah menutup dirinya dalam kabut tipis. Lampu jalan berpendar sayu, memantulkan cahaya kuning yang rapuh di atas aspal yang mulai lembap. Angin berembus dari arah utara, dingin menusuk, membawa sisa aroma hujan yang belum sepenuhnya sirna.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

gumam Alana. Pagi itu cuaca sangat dingin dan mendung, Maria melihat dengan sendu langit yang sama-sama sedang pilu. "Bu.... Boleh aku masuk ?" tanya Alana lembut. "Ya sayang..." jawab Maria lemas. "Apa Ibu baik-baik saja ?" tanya Alana. "Ibu baik sayang.." jawab Maria tersenyum. "Kita cari angin yu...!" ajakku.
9.92.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
Ayah Anakku Suami Sahabatku

Ayah Anakku Suami Sahabatku

gumam Luna lembut pada Arshaka yang terlelap dalam gendongannya. Waktu berlalu, pagi beranjak siang. Matahari mulai meninggi, sinarnya semakin terik menyengat kulit. Luna menyeka keringat yang membasahi pelipisnya. Ia melirik jam tangannya, waktu menunjukkan pukul sembilan pagi, namun terik matahari terasa seperti sudah tengah hari.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai 8 arah mata angin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status