Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

tanya Kael, suaranya serius, tangannya sudah siap di mantelnya, kabut racun samar mengelilingi jarinya. “Ada bunyi… langkah kaki… kuda mendekat,” jawab Laila, suaranya terputus-putus karena konsentrasi penuh. Getaran soniknya bergetar lebih tajam, mencoba menangkap detail. Murphy menyeringai, mencoba meredakan ketegangan dengan candaan lemah. “Mungkin cuma orang gila jalan malam?” katanya, tapi nada suaranya tak meyakinkan, tangannya meraih pedangnya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as a soft murmur
Read
+Library
Iship Memoar

Iship Memoar

jawab Gatta dengan cepat. Hifa tidak sempat berpikir. Nindi langsung menjawab, “Auskultasi jantung?” “Suara jantung S2 mengeras, murmur sistolik terdengar di parasternalis kiri,” jawab Gatta. “EKG?” Gatta diam sejenak. “Atrial Fibrilasi.” Baik Nindi ataupun Hifa tidak ada yang bisa menjawab lagi. “Ayo, pasien sudah sesak berat, apa yang bisa dilakukan?” desak Gatta.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as a soft murmur
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Kemudian kuklik. Pemutar audio sederhana muncul. Bilah waktunya 00:00 / 01:13. Suara statis pelan, seperti hujan yang jatuh di atap seng jauh di gang belakang. Lalu suara berdeham seseorang yang kukenal hanya dari cara ia menahan napas di suku kata pertama. “Sin…” Aku menutup mulut dengan punggung tangan. Penyangga kecil agar hati tidak jatuh pecah-pecah di lantai.
817 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as a soft murmur
Read
+Library
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

terang Siska seraya memainkan kursor. Wheezst. Wheezst. “Suara apa itu?” Maura mengernyit khawatir. “Itu suara denyut jantungnya. Ketika usianya lebih besar lagi, detak jantungnya akan lebih jelas terdengar. Lihatlah, dia aktif sekali.” “Apa dia baik-baik saja?” “Dia sangat sehat. Kamu tidak perlu khawatir tentang anakmu. Justru kondisi ibunya yang butuh perhatian lebih. Memprihatinkan.”
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as a soft murmur
Read
+Library
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Dia lalu naruh stetoskop di area parasternal kiri Dian. Wajah Dr. Raditya langsung tegang, kayak lagi nemu sesuatu yang gawat banget. Gerald juga ambil stetoskopnya, penasaran. Dia tempelkan membran stetoskop ke posisi yang sama, menahan napasnya sejenak. Dan... DEG. Sebuah suara yang enggak normal. "Dok! Ada Diastolic Murmur yang keras banget!" seru Gerald, matanya membesar karena kaget. "Grade empat kayaknya, ini! Saya dengar jelas ada aliran balik!"
4.0K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as a soft murmur
Read
+Library
Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Ia menarik napasnya dalam-dalam secara teratur, lalu sebuah suara dengungan lembut mulai keluar dari sela bibirnya yang mungil. Nada suara yang dihasilkan terdengar sangat rendah dan halus. Getaran suara itu mengalun lambat, hampir terdengar seperti sebuah nyanyian angin pagi yang melewati celah perbukitan. Tidak ada ledakan energi besar yang merusak sekitarnya. Tidak ada gelombang tekanan angin yang mengintimidasi mental orang lain dari tubuhnya. Yang ada hanyalah sebuah bentuk resonansi hangat yang menyebar secara perlahan ke seluruh penjuru padang bunga.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as a soft murmur
Read
+Library
WRONG TURN

WRONG TURN

Pria pertama jatuh ke belakang dengan bunyi yang pelan dan matanya menatap ke langit yang abu-abu dan beku dengan kosong, sementara darah yang segar dan hangat mengalir dari dahinya. "Jangan kumohon, aku -" BAM. Itu sebenarnya bukan suara 'bam' yang sesungguhnya, lebih seperti suara gebukan yang kecil karena aku menggunakan silencer agar tidak terlalu banyak menarik perhatian.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 483 Times as a soft murmur
Read
+Library
Saat Aku Salah Membencimu

Saat Aku Salah Membencimu

“Pasang oksigen lebih tinggi, cek nadi, monitor jantung sekarang.” Bayi kecil itu bergerak lemah. Dadanya naik turun dengan susah payah. Dokter segera memeriksa menggunakan stetoskop kecil di dada mungilnya. Alisnya perlahan berkerut. “Ada murmur...” gumamnya pelan. “Siapkan echo portable.”
874 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as a soft murmur
Read
+Library
Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

Menjadi Ibu Susu Bayi Kembar CEO

Lalu, samar-samar, suara berdesir yang tidak biasa terdengar di antara detak jantungnya. "Denyut nadinya lemah," ujar dokter dengan nada serius. "Saya mendengar murmur jantung yang abnormal." Para perawat dan bidan saling berpandangan, cemas mulai terasa di udara. "Kita akan melakukan pemeriksaan EKG! Segera bawa dia ke ruang pemeriksaan!"
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as a soft murmur
Read
+Library
Pengantin Miskin Milik CEO Dingin

Pengantin Miskin Milik CEO Dingin

Kamar itu mendadak sunyi. Hanya suara monitor jantung yang berdetak stabil. Dengan perlahan, Lionel yang masih lemah membuka matanya. Sorot matanya redup penuh kasih. Bibir tuanya bergerak pelan dengan suara yang memendar pelan, nyaris seperti bisikan.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as a soft murmur
Show Reviews (31)
Read
+Library
Kania Putri
pakai nanya kenapa kamu masih perduli sama Agnes jelas kalo kamu masih mencintainya lupakan Joana kembali sama Agnes aja. wah bayangin Agnes di operasi ngeri banget moga aja setelah di operasi ingatan Agnes kembali pulih & tamat riwayatmu daniella karena Agnes gak bisa lagi kamu setir menjadi cia
AlbyMalik
ya ampun Joana.. gimana rasanya diperebutkan dua laki-laki yg mengaku suamimu. dua laki-laki yg sangat perduli akn keselamatan kamu dua laki-laki yg mencoba meraih simpati kamu. astagaaaaa Joana...andai mereka ngga berantem terus yaaa psti bahagia. karena mer3ka saingan trs jdinya malah puyeng ya
Read All Reviews
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status