Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

ucap Bela "Kamu jangan mikir yang macam macam, aku yakin Papa akan setuju. Tak lama kemudian mereka pun sampai, see han tahu saat ini ayahnya pasti sedang bersantai di ruangan nya. See han pun bergegas ke sana, sesampainya di depan ruang itu, dia mengetuk pintu dan pelayan pun membuka pintu. Tampak ayah nya yang sedang duduk, lalu See han pun mendekat ke arah ayahnya. "Pa,aku ingin memperkenalkan calon menantu buat Papa, " ucap See han Tanpa menoleh ayah nya pun berkata. "Apakah dia gadis dari kelas atas seperti kita, orangtuanya nya punya bisnis apa? " ucap ayahnya Bela yang mendengar itu seketika mundur dan melepas kan pegang tangan See han.
103.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 120 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Adiptara Family's

Adiptara Family's

Menatap kedua kakak lelakinya, Rayland bertanya dengan nada tidak bersahabat, "ada apa?" Sembari memperlihatkan tab ditangannya. Ryan menunjukkan sebuah artikel yang baru saja diterbitkan oleh salah satu penerbit paling berpengaruh di negara ini, beberapa jam lalu. Manik Rayland yang kelam sudah melebar terkejut, saat membaca judul artikel bertuliskan "Anggota Keluarga Adiptara yang Tersohor dan Misterius, Akhirnya Telah Terungkap."
9.922.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 684 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Senyum tulus Arjuna Dirgantara saat menerima bunga mawar putih dari Raina adalah pemandangan langka yang menghangatkan hati Raina. Itu adalah senyum yang jujur, tidak diselimuti formalitas atau kesan dingin yang biasa.
10907 VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 31 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Bukan Sekedar Suami Pengganti

Bukan Sekedar Suami Pengganti

“Aku nggak butuh gaya. Aku tahu siapa yang lebih tulus.” Kata-kata itu membuat Ray berhenti tersenyum. Tatapan mereka saling mengunci, seperti dua gunung es yang siap bertabrakan. Sementara itu, di pinggir lapangan, Prilan menggenggam lengan Tata. “Apa maksud Dedi? Siapa yang lebih tulus? Mereka berdua suka padaku?”
101.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 44 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

“Istrimu pergi, tahuuuu!” “Kelab, Bu. Pusing aku ngurusin istri mandul itu!” Rayan keluar rumah dan meninggalkan Rina dalam kekesalan yang memuncak. Menggunakan jasa taksi online, Rayan akhirnya tiba di kelab langganannya. Di sana ia sudah disambut para wanita bertubuh sintal yang meraba-raba nakal. Bahkan kejantanannya diremas-remas oleh mereka.
9.955.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.0K fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Aduh, Bosku Bucin

Aduh, Bosku Bucin

Tidak ingin terganggu dengan suara musik dari luar, Bela menutup pintu ruang private yang mereka tempati. Marzuki menghembuskan asap rokok lalu menunjuk gelas miliknya. Bela yang paham langsung menuangkan minuman ke gelas itu. Meneguk habis lalu mengernyit merasakan sensasi pahit dan panas di tenggorokan saat minuman keras itu tertelan. “Buruk, nasib gue buruk. Semua karena Oka sialan, dasar mah0,” umpat Marzuki.
101.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 59 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
MADU HITAM

MADU HITAM

Hari sudah pukul sebelas malam, Alina dan Celine pun terlelap di kontrakan yang berukuran kecil itu. Mengenai klien dari Jepang, Ferdi telah berhasil membujuknya agar nama perusahaan yang dipegang oleh Justin tidak di-blacklist. Mendengar kabar baik ini, Justin merasa cukup lega. Tapi di sisi lain, Ferdi sangat bingung karena pria itu masih memiliki perihal utang pada Madam Aurora, pemilik klub Butterfly. Kebiasaan Ferdi gonta-ganti wanita membuatnya terjun ke dalam dunia malam. Uang yang dihabiskan dalam satu malam sangat fantastis, apalagi jika memilih klien dari VIP, sangat menguras kantong. Mengenai kasus Justin di sebuah klub, Madam Aurora akan melelang Justin malam itu, tetapi seseoran
839 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 27 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

tanyanya tulus. Nayla terdiam. Hatinya bergetar saat melihat sorot mata tulus dari Arya. "Jawab! Kenapa diam?" suara Riko terdengar tegas dari ponsel yang masih menempel di telinga Nayla. "Nanti… aku telepon lagi," ucap Nayla cepat, lalu memutus sambungan secara sepihak.
101.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 46 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

bisiknya di telinga Alisya saat semua tamu sibuk menyalami orang tua. Alisya menelan ludah. Ada sesuatu dalam cara Dhimas mengucapkannya—antara manis, menenangkan, tapi juga mengandung kepemilikan yang kuat. Usai akad, mereka duduk di pelaminan, menerima ucapan selamat. Senyum Alisya seakan tak pernah berhenti, meski pipinya sudah pegal. Tamu datang silih berganti, memberi doa dan harapan. Di sela-sela itu, Dhimas beberapa kali membisikkan rayuan yang membuat wajah Alisya memanas.
101.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 53 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Be Your Guardian

Be Your Guardian

"Hem, untuk apa mencari ku?! Ray masih saja acuh tak acuh Teressa mengatup rahang sambil mengepal tinju, dia bukannya tidak tau siapa Ray, laki-laki tampan di hadapannya itu termasuk dalam daftar incaran para wanita di kota Adelite ini, Tampan dan kaya dia juga adalah putra tunggal keluarga terpandang. Tapi sifat nya yang Playboy membuat banyak wanita patah hati, namun masih banyak wanita yang nekad mencoba mengambil hati si Playboy itu kerena tampang dan latar belakang nya yang tidak biasa.
2.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 64 fois en tant que adu rayu tulus
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
9
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status