Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

"Ada sebuah armada yang menuju ke arah kita. Mereka tidak mengirim pesan lagi. Mereka datang dengan mesin penghapus massal. Mereka menyebut diri mereka sebagai 'The Revisionists'." Surya Wijaya berdiri tegak di tengah ruang kendali, menatap layar yang menunjukkan musuh baru tersebut. Dominasi maskulinnya mencapai titik didih. Ia tidak merasa takut; ia merasa gembira karena ia memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa kenyataan yang ia bangun tidak akan bisa direvisi oleh siapa pun.
776 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as adversaries
Read
+Library
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

Aku jadi takut. “Risa, Mas.” Perempuanku menjawab dengan sangat sopan. “Kenalkan. Ini rekanku, Robyn.” Mas Deny memperkenalkan lelaki di sebelahnya. Si Robyn yang berwajah sangar itu menjabat tanganku tanpa seulas senyum. Tampangnya yang khas debt collector ini, memang cocok kalau jadi advokat. Dijamin, lawan akan langsung bergidik saat melihatnya.
9.875.7K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as adversaries
Read
+Library
Adoration

Adoration

“Sekarang, tinggal kita berdua. Ceritakan dengan Bunda, seperti apa mimpinya.” Soga pun mulai menenangkan dirinya, lalu mencoba bercerita dengan mata yang membengkak. “Soga lihat Bunda berlari di dalam hutan, Bunda ketakutan. Ada dua orang laki-laki mengejar ke arah Bunda. Keduanya bawa panah panjang. Soga enggak tau, yang mana yang baik dan yang mana yang jahat. Wajah mereka enggak terlihat jelas, Bun. Lalu Bunda jatuh karena lelah. Terus, salah satu dari pria tadi datang ke Bunda. Awalnya Soga pikir, dia mau bantu Bunda. Taunya dia ingin menusukkan panah beracun ke tubuh Bunda. Syukurnya ada pria lain yang lebih dulu menusuk panah beracun ke pria itu. Soga benar-benar takut, Bun. Soga engg
105.7K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as adversaries
Read
+Library
Pembantu Berbahaya

Pembantu Berbahaya

Perintah biadab untuk membersihkan genangan wine di lantai dan serpihan kaca hanya dengan mulutnya. "Sudah kuduga!" gumamnya lirih, membersihkan sisa darah di sudut mulutnya. "Menerima tawaran ini berarti masuk ke dalam neraka. Tapi aku harus bertahan. Aku harus mencari cara untuk melawan, tidak boleh gegabah."
102.1K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as adversaries
Read
+Library
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Ucapnya. "Iya, tapi perkataan ini benar-benar membuatku cemas. Dia berkata, para musuhku merencanakan untuk menghancurkan rumah ini dan membunuh kita semua tanpa ampun. Seluruh mafia dan pemberontak akan bekerja sama untuk menumbangkanku. Bahkan yang terkuat akan datang sebentar lagi," Ujar Adam. "Loh kalau memang benar adanya kenapa? Selama ini kamu tak pernah terkalahkan," Jawab Lusiana.
1042.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as adversaries
Read
+Library
My enemy, My husband

My enemy, My husband

*** Di tempat yang terkenal sepi dan sering dijadikan sebagai tempat tawuran dan balapan liar itu, sudah terlihat beberapa motor besar yang terparkir di tengah jalan, dengan lima orang lelaki berjaket hitam yang berdiri di belakang seorang lelaki, yang tak lain adalah Leonard Aderison. Leo tersenyum remeh melihat kedatangan Gerlan yang kini sudah bediri di depannya. "Wahh, yang kita tunggu akhirnya dateng juga. Habis jalan sama pelacur lo, ya?" sinis Leo. Tentu saja mendengar kata terakhir itu membuat emosi Gerlan bergejolak, hingga ia langsung mencengkram kerah baju Leo dan menatap lelaki itu dengan tatapan menghunus.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as adversaries
Read
+Library
Sentuhan Panas Tuan Mafia

Sentuhan Panas Tuan Mafia

seru salah satu penjaga dengan nada penuh kebencian. “Musuh?” Adrian yang sedari tadi diam akhirnya maju ke depan. “Kalau kalian berani menyentuh Anne, maka kalian yang akan jadi musuh kami!” “Kurang ajar! Kau cari mati rupanya!”
1050.7K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as adversaries
Read
+Library
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

"Orang yang punya motif personal untuk destroy you." "Siapa?" "Competitors? Business rivals? Atau..." Marcus ragu-ragu. "Atau apa?" "Family members yang merasa dirugikan? Ex-employees yang punya grievance? Atau bahkan... someone dari personal life yang feeling betrayed?" Adrian memikirkan kemungkinan-kemungkinan itu. Business rivals pasti ada, tapi mereka tidak punya akses ke informasi personal. Ex-employees... mungkin, tapi sistem security perusahaan terlalu tight.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as adversaries
Read
+Library
Four Adventures

Four Adventures

-Four Adventure- Joana duduk bersimpuh di atas bebatuan. Dia kehilangan cukup energy, begitu juga kawan-kawannya. Peristiwa yang sebelumnya terjadi sungguh membuat terkejut siapapun yang melihatnya. Mindtrost memang gagal ketika menghadapi empat sekawan sebelumnya, namun bagaiakan jackpot, mindtrost menang banyak di hadapan para prajurit istana. Terbukti saat ini manusia-manusia yang berada di tepi sungai hanya sisa satu perempatnya saja.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as adversaries
Read
+Library
Enmity: Musuhku Ayah Bayiku

Enmity: Musuhku Ayah Bayiku

Kemudian, matanya tertuju pada satu nama yang tertera di bagian paling bawah pesan "Cleora Addison". Jantung Luca berdegup kencang. Addison! Keluarga Addison adalah musuh bebuyutan keluarga Vesper, keluarga Dominic. Perseteruan antara kedua keluarga itu sudah berlangsung turun temurun, penuh dengan intrik dan dendam. Luca tahu betul betapa Dominic membenci keluarga Addison. Ia sering mendengar Dominic mengutuk nama Addison dengan nada dingin dan penuh amarah. Lalu, mengapa sekarang Dominic malah bersama dengan seorang Addison?
593 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as adversaries
Read
+Library
PREV
123456

Frequently Asked Questions

Membedah istilah ini itu asyik — aku sering terkejut betapa orang pakai 'foe' dan 'enemy' sembarangan padahal ada nuansanya.

Secara bahasa, 'foe' terasa lebih formal atau klasik; sering dipakai dalam terjemahan game JRPG lama atau teks yang ingin memberi nuansa epik. Sementara 'enemy' itu kata umum sehari-hari untuk musuh. Dalam praktik game, aku memperhatikan perbedaannya muncul di dua level: tampilan di dunia dan representasi di layar pertarungan. 'Enemy' biasanya merujuk pada musuh yang kelihatan di peta atau dunia — musuh yang bisa kamu temui secara langsung, misalnya sprite musuh yang berpatroli di jalan atau monster yang muncul di layar. Itu yang biasanya bisa kamu hindari, serang, atau interak­si secara real time.

'Foe' sering muncul sebagai label di daftar musuh saat pertarungan dimulai atau di menu statistik, bukan di peta. Jadi kalau kamu lihat daftar 'foes' di UI pertarungan, itu lebih ke representasi lawan selama encounter. Di akhirnya, aku suka melihatnya sebagai pembantu membedakan konteks: 'enemy' = yang terlihat dan hadir di dunia game; 'foe' = lawan sebagai entitas yang berada dalam konteks pertempuran atau narasi. Itu bikin pengalaman main terasa lebih rapi, setidaknya bagiku.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status