Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

"Ada sebuah armada yang menuju ke arah kita. Mereka tidak mengirim pesan lagi. Mereka datang dengan mesin penghapus massal. Mereka menyebut diri mereka sebagai 'The Revisionists'." Surya Wijaya berdiri tegak di tengah ruang kendali, menatap layar yang menunjukkan musuh baru tersebut. Dominasi maskulinnya mencapai titik didih. Ia tidak merasa takut; ia merasa gembira karena ia memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa kenyataan yang ia bangun tidak akan bisa direvisi oleh siapa pun.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as adversaries
Read
+Library
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

Ya Allah, semoga suamiku tak benar-benar murka malam ini. “Kamu tahu, kan, Vida itu musuh bebuyutanku, Ris?” Manik cokelat Mas Vadi menatapku tajam. Seolah mau menguliti diri ini sampai tak bersisa. “I-iya, Mas. Aku tahu.” Agak terbata kujawab pertanyaannya. Lelaki itu pun sekarang tampak menghela napas berat. “Sampai mati pun aku tak akan membagi apa-apa lagi kepadanya. Cukup restoran dan flat di Singapura. Tidak akan ada tawar menawar lagi. Titik!”
9.876.0K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as adversaries
Read
+Library
Adoration

Adoration

“Sekarang, tinggal kita berdua. Ceritakan dengan Bunda, seperti apa mimpinya.” Soga pun mulai menenangkan dirinya, lalu mencoba bercerita dengan mata yang membengkak. “Soga lihat Bunda berlari di dalam hutan, Bunda ketakutan. Ada dua orang laki-laki mengejar ke arah Bunda. Keduanya bawa panah panjang. Soga enggak tau, yang mana yang baik dan yang mana yang jahat. Wajah mereka enggak terlihat jelas, Bun. Lalu Bunda jatuh karena lelah. Terus, salah satu dari pria tadi datang ke Bunda. Awalnya Soga pikir, dia mau bantu Bunda. Taunya dia ingin menusukkan panah beracun ke tubuh Bunda. Syukurnya ada pria lain yang lebih dulu menusuk panah beracun ke pria itu. Soga benar-benar takut, Bun. Soga engg
105.9K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as adversaries
Read
+Library
My enemy, My husband

My enemy, My husband

Awalnya Lura ingin mengabaikannya saja, namun nyatanya dia tidak bisa menahan rasa penasaran dan akhirnya membaca sederet kalimat dari lelaki itu. Gerlanjing Jangan caper sama cowo yang ngasih lo es krim murah. Gue bakalan marah kalau gue tau. *** Di tempat yang terkenal sepi dan sering dijadikan sebagai tempat tawuran dan balapan liar itu, sudah terlihat beberapa motor besar yang terparkir di tengah jalan, dengan lima orang lelaki berjaket hitam yang berdiri di belakang seorang lelaki, yang tak lain adalah Leonard Aderison.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as adversaries
Read
+Library
Unknown

Unknown

ujarku sambil berjalan menuju kelas diikuti oleh Radit yang berjalan di sampingku. “Nah ini yang lo lewatin nyet, mangkanya jadi mahasiswa jan terlalu lurus amat nyet jadi gk mikirin sekitar, asal lo tau ya Bang Rio sama Bang Fahmi itu musuh bebuyutan dari mereka semester 1” “Lah terus apa masalahnya sama gue? Jelas musuh dia bang Fahmi”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as adversaries
Read
+Library
ADDIVA

ADDIVA

Geng danger tidak boleh tau bahwa dirinya sedang ketakutan. "DANGER," seru Adit dengan tangan terkepal ke atas. "WE HAVE THE WINNER," jawab seluruh inti dan anggota danger lantang. Baku hantam antara ke dua geng berlangsung sengit. Anggota heroz banyak yang membawa senjata tajam. Geng heroz memang terkenal dengan kelicikannya di medan perang.
9.813.6K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as adversaries
Read
+Library
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

“Sial! Kalau aku jadi dia, aku nggak bakal sekeras kepala itu.” Lalu… mobil yang melaju di tengah badai. Cahaya menyilaukan dari arah berlawanan. Klakson meraung panjang. Ban tergelincir. Dentuman logam menghantam keras, dan setelah itu semuanya menjadi gelap. Dan sekarang, saat membuka matanya, ia berada di tubuh sosok antagonis itu.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as adversaries
Read
+Library
Melawan Takdir Antagonis

Melawan Takdir Antagonis

Sydney mengambilnya dan membaca kembali bagian yang dimaksud. “Tapi bukan berarti aku akan menyelesaikan masalah ini untukmu. Namamu tercantum di sana, kalau kamu nggak pernah menyetujuinya cari tahu bagaimana nama itu bisa masuk.” Nara bersandar pada kursi. Tatapannya tetap tertuju pada Sydney sampai suara dering ponsel Nara mengalihkan perhatian. “Event organizer.” batin Sydney membaca nama yang muncul dari layar.
175 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as adversaries
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Gadis itu seperti terhipnotis ketika pria di atasnya terus menggesek miliknya pada milik Liliana. Yoga dan liliana sudah gelap mata. Mereka tidak peduli apapapun lagi. Mereka tidak menyadari bahwa di luar sana ada seseorang yang memperhatikan mereka berdua. Seseorang yang berdiri dengan kemarahannya. Dengan rahang yang mengeras dan tangan yang mengepal.
9.96.4K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as adversaries
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

kataku sambil ekor mataku mencuri lihat kearah wanita itu, dia sedang berbicara mesra dengan seorang pria, apa itu suaminya, lelaki itu memang tampan, tapi tidak terlihat seperti pengusaha, pakaiannya yang sporty, dengan gaya machonya, dan banyak pierching dan tatto di lengannya, lebih kelihatan seperti bad boy dibanding pengusaha. “Itu Adam Cross, vocalis band rock yang lagi meniti karir, kurasa salah satu mainannya Jessi,” kata Gigi, saat aku berhenti karena fokus dengan pemandangan di depanku. “Bukan suaminya? Apa suaminya tidak tau?” dia cuma menggedikkan bahu tanda tak tau atau tidak perduli, kurasa aku harus mulai terbiasa dengn pola pergaulan disini.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as adversaries
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status