Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Dunia di sekelilingnya seolah lenyap. Ini bukan sekadar kopi. Ini adalah sebuah pengalaman. Rasa pahit yang kuat namun sama sekali tidak asam menyapa lidahnya lebih dulu, membangunkan setiap sel sarafnya. Lalu, di saat rasa pahit itu mulai mereda, muncul rasa manis yang sangat samar, seperti rasa buah kering, yang tertinggal di langit-langit mulutnya.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

Satu tindakan yang membuat Alfa terperangah sebelum melengkungkan senyum. "Enak." Alfa tertawa kecil. Itu adalah kata umum yang diucapkan oleh mereka yang awam akan dunia perkopian. "Ada yang aneh?" "Tidak. Hanya saja kamu kurang detail waktu menilainya. Kopi itu punya rasa pahit saat pertama kali lidah kita mencecapnya." "Tapi kemudian campuran gula aren memberi sensasi manis alami setelahnya. Selain itu ada getir, juga sepat sekian persen di dalamnya. Tapi kalau di-combine namanya memang enak."
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

"Kau baru saja kehilangan ciuman pertama, dan yang kau pikirkan sekarang malah rasa minumannya?" Tapi begitu pikiran itu muncul, ia tidak bisa berhenti memikirkannya. Rasa itu masih membekas jelas di lidahnya—manis dengan sedikit pahit di ujung, seperti karamel yang dibakar pelan-pelan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
Ojol Menantu CEO

Ojol Menantu CEO

Aku ingin suasana baru. Aish, ini minuman rasanya aneh. Pahit, ditenggorokan mirip coca-cola, kemrenyes … atau lidahku yang bermasalah, ya? Tapi sudah mengambil, bukankah tidak sopan tidak meminumnya?
9.8151.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
Suami Sang Pendonor

Suami Sang Pendonor

Namun kemudian dia mencicipi lagi sedikit. “Bagaimana menjelaskannya ya? Rasanya memang manis, namun ada juga sedikit asam dan bahkan pahitnya. Lagi-lagi ini sesuatu yang memang tak pernah kurasakan sebelumnya. Memang ada sedikit sensasi yang mengingatkanku pada cola, tapi benar-benar berbeda.”
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

“Jangan bercanda, Ash! Kau seharusnya masih di rumah sakit! Bagaimana kalau keadaanmu memburuk? Kau—Mmmph!” Ash memakai bibir untuk menghentikan omelan Mae. Seruan marah pun percuma setelah itu. “Why does it taste chocolaty sweet?” (Kenapa rasanya coklat manis?) Ash menjilat sudut bibir Mae, yang memang menyisakan rasa manis. “Minuman.” Mae bergumam dengan tarikan napas berat. Tangannya melingkar ke leher Ash sambil sedikit berjinjit. Sudah lupa kalau sebelum ciuman itu ia sedang marah.
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 863 kali sebagai after taste adalah
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Sierra
sepenasaran-penasaranku pada kelanjutan kisah mae-ash lebih penasaran lagi ama author yg seolah ga kehabisan ide bikin cerita semua novelnya jd karya yg berhasil bikin pembaca jatuh cinta. mana karakter2 utamanya tipikal cerdas semua duh. ka ai ga pengen buka kelas onlen ngajar nulis ta aku mau jadi
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
Baca Semua Ulasan
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

komentar Dimas singkat. Chad tersenyum, lalu memotong dagingnya sendiri dengan gerakan elegan. "Kamu tahu? Apa yang kamu rasakan itu baru sepuluh persen. Lidah cuma bisa merasakan asin, manis, asem, pahit, sama umami. Tapi 'rasa' yang sebenernya itu ada di hidung. Namanya retronasal olfaction." Chad meletakkan garpunya sejenak, membiarkan potongan daging itu menetap di lidahnya lebih lama. Ia memejamkan mata, seolah sedang mendengarkan nada-nada yang tak terindra oleh orang lain.
825 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
Terjerat CEO

Terjerat CEO

"Manis berasal dari gula. Gurih itu berasal dari buttermilk. Coba gigit lagi." Xavery menggerakkan rahangnya kembali. Dan menjelaskan pada Abby ada rasa pahit yang dirasakan. "Itu pasti berasal dari kopi. Jadi kau sudah mengerti bukan?" Xavery mengangguk penuh semangat, "Aku tidak menyangka bisa belajar menentukan bahan kue berdasarkan rasanya. Kau hebat, Miss Hart." "Tidak sehebat itu Mr. Salvadore. Perlu banyak berlatih. Apakah Mr. De Luca suka kue?"
9.8276.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai after taste adalah
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
oviepraselia
bagus bgt, gx berteLe2 juga gx kebnyakan bab, gx bikin keseL baca nya. seLaLu bikin penasaran setiap bab nya, dan gx muter2... recomend bgt, pko'y mau nya Lw bikin cerita gini j, jangan yg smpe muter2 brteLe2 gt... semangat trus nuLis nya thor
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Heavenly Rift

Heavenly Rift

“Air bunga dan akar pahit. Menghangatkan, menenangkan.” Haya tidak langsung menyentuh. Reinalt mencicip tipis; rasanya aneh, manis di ujung lidah dengan getir yang pelan, tapi menenangkan—seperti teh obat. Hana hanya memegang cawannya, menciumnya sekilas, lalu meletakkan lagi.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

kata si koki utama dan langsung bergegas membuat minuman itu. Menunggu beberapa saat, akhirnya minuman itu pun jadi. “Nah, silakan dicoba!” Air putih bening itu tampak biasa saja. Tak berwarna, tak berbau. seperti air pada umumnya. Namun, begitu setetes menyentuh lidah, ada sesuatu yang berbeda. Rasanya... tak bisa dijelaskan dengan kata "tawar". Ada rasa lembut yang menyelusup perlahan.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai after taste adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status