Legenda Tongkat Semesta
seru Asgar.
“Hebat, tidak disangka kau juga ternyata merupakan cendikiawan, Asgar,” puji Anantari, membuat Asgar kembali besar kepala.
“Hahaha, bukankah sudah kubilang, aku ini adalah penguasa dari semua penguasa, ahli dari para ahli, Asgar sang pemimpin bangsa ular,” Asgar tertawa, namun ketika melirik patung Galuh Wardana, tawanya seketika lenyap tidak terdengar lagi.
Bab Populer