STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU
Ah, Ahmad, andai kau tahu bahwa pria yang ada di depanmu ini adalah seorang camat.
Bang Satria menggunakan celana jins dan kaos berwarna putih, ditambah dengan jaket yang warnanya hampir senada dengan celana jins yang ia kenakan.
“Abang, kok, bisa disini?” tanyaku, sekedar memecahkan suasana yang mulai sedikit kaku.
“Siapa, dia?”
“Oh, maksud Abang, Ahmad? Dia peserta dari kecamatan Sedayu,”
“Oh,” ucap bang Satria. Ada nada tidak suka ketika ia hanya mengucapkan kata oh.
Hot Chapters