Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mahligai Rasa | Ruang Dimensi Asmara

Mahligai Rasa | Ruang Dimensi Asmara

Mahligai Rasa Ruang Dimensi Asmara Setelah kejadian panas semalam dimana Revan yang sedang mencumbu sang istri tetapi mengira orang lain dalam hubungan tersebut, membuat hati Anin sungguh berteriak sakit. Apa kalian pernah membayangkan bagaimana rasanya jika kalian bercinta dengan orang yang kalian cinta tetapi menyebutkan nama lain dalam cerita panas kalian.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

tutur Damarteja. Muniratri memejamkan mata. Ia mengatur napasnya agar teratur dan hatinya menjadi lebih tenang. “Hanya demi posisi putri mahkota?” Muniratri mendengus. “Kurasa tidak sesederhana itu.” Wanita itu menghapus air mata di pipi. ***
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

"Kalau diperhatikan baik-baik, matanya itu... mirip orang luar negri, coklat tajam tapi sedih. Saya jadi kasihan sebenarnya." "Kasihan?" Maheswari yang datang, mengerutkan kening. "Bagaimana bisa kasihan lihat kelakuannya bikin orang spaneng gitu? Siang udah bikin aku basah kuyup, sekarang bikin kelurga ini malu." Bu Wagini menepuk lembut bahu Maheswari. "Sudahlah, Bu. Nasi sudah jadi bubur. Sekarang tinggal bagaimana menjaganya supaya tidak basi."
105.7K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Air Mata di Hari Persandingan

Air Mata di Hari Persandingan

"Aisyah besok aku akan kembali, Sayang, kuharap hanya ada air mata bahagia yang akan tertumpah dan yang kuseka dari mata indah nan teduh milikmu itu, permaisuriku!" Bram ikuti nyanyian hewan malam yang akhirnya membuatnya terbuai larut terbawa dalam alam mimpinya. Sementara itu di tempat berbeda. "Argg, sial, kenapa wajahnya terus saja bermain di pelupuk mataku sih?"
1.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

tanya Arleta dengan konyolnya. “Sudah dari tadi, kamu saja yang melamun.” “ Hehe..maaf.” Mahen mengangguk sambil tersenyum manis pada Arleta, yang di balas senyuman simpul oleh gadis itu. Arleta yang masih menatap Mahen intens lewat kaca depannya, tambah dibuat meleleh kala tatapan mereka bertemu. Jantung aman? Oh, tentu tidak!
6.7K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Aku tak sanggup melihatnya,' Matanya terpejam kuat bibirnya ia gigit hingga mengeluarkan cairan merah, menahan sakit yang luar biasa di dalam sana. "Air mata ini terlalu berharga untuk sekedar menangisi pria brengsek itu. Dan bibir ini sungguh indah tak boleh ada noda di sana, Allah akan sangat marah ciptaanNya telah di rusak." Lirih suara itu, begitu lirih dan menenangkan. Uluran tangan yang menghapus semua keluh kesahnya yang seketika terangkat hilang entah kemana.
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Air Mata Di Hari Pernikahanku

Air Mata Di Hari Pernikahanku

"Bismillahirrahmanirrahim, Saya nikahkan dan saya kawinkan Tri Maharani Binti Irwan dengan maskawin seperangkat alat shalat, dan uang tunai sebesar enam puluh juta dibayar tunai," "Saya terima nikah dan kawinnya, Tari Maharani Binti Irwan, dengan maskawin berupa seperangkat alat Shalat dan uang tunai senilai enam puluh juta rupiah dibayar tunai." ujar Aji “Bagaimana para saksi? Sah?" “Sah...!” “Tunggu dulu!” Terdengar suara seseorang yang menghentikan ijab kabul tersebut.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Mahar 50 Juta dari Si Petani

Mahar 50 Juta dari Si Petani

"Saya terima nikahnya Dilsah Maharani binti Haris dengan mas kawin tersebut, tunai!" Bu Tarjo seketika berdiri. Matanya melotot setelah pernikahan Akbar dinyatakan sah di mata agama dan negara. Wanita paruh baya itu meremas dadanya yang tersengal. Napasnya tidak beraturan. Sesak. "Li-- lima puluh juta?" ucap Bu Tarjo begitu jelas. "Ba-- bagaimana bisa, dia ... La, bagaimana bisa dia ngasih mahar sebesar itu sementara dulu Kanaya tidak ...."
1021.7K viewsCompletedAdded to Library 672 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Pawang Hati Mafia Kejam

Pawang Hati Mafia Kejam

Sabe berhenti beberapa langkah dari konter. "Saya tidak ke sini untuk menyumbang. "Wanita itu akhirnya mengangkat kepalanya. Matanya bertemu dengan mata Sabe. Dan dunia Sabe kembali berputar. Mata itu. Mata itu adalah cerminan dari mata yang ia lihat di sketsa ayahnya. Mata yang sama yang menatapnya dari cermin setiap pagi. Mata Saraswati. Tapi jika mata Sabe membawa badai yang tersembunyi, mata wanita ini adalah lautan beku. Keras, waspada, dan tak kenal ampun. Ini adalah Maya. Maya menilainya dengan tatapan tajam seorang ahli taksir. Ia melihat pakaian katun Sabe, hijab hitam sebahu sebagai penutup auratnya, dan mungkin, keputusasaan yang tidak bisa Sabe sembunyikan sepenuhnya.
10634 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

kata Mahendra #PerumahanBejo23TheSeries #NezhaHauw
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 552 Times as air mata maharani-part 26
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status