Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Rumah Tanggaku Masih Di Setir Oleh Mertua

Ketika Rumah Tanggaku Masih Di Setir Oleh Mertua

Ia tidak menyangka jika budenya itu tega mengusirnya. “Maksudnya, Bude mengusir kami?” kata Rani. “Apa ucapanku kurang jelas? Iya bude sudah mengusirmu. Bude tidak mau kamu tinggal di rumah ini lagi. Bude mau kamu dan Adit pergi.”
1013.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Cinta Suci Kinanti

Cinta Suci Kinanti

"Kenapa? Kenapa ingin pulang ke rumah? Bukankah kamu sudah bahagia bersama lelaki bertato itu? Belakangan ini, kamu bahkan tidak pernah mengunjungi keluargamu." "Karena Ayah sudah mengusirku. Tidak mau lagi melihatku ada di rumah. Aku selalu ingin pulang, tapi takut jika ditolak ataupun diusir lagi." Gerimis kembali turun di wajah Kinanti. Tetes-tetes hujan menggenangi pipinya. Abimanyu terdiam. Dia merasa menjadi orang asing yang menonton sebuah pertunjukkan. Tidak seharusnya berada di sana.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
ASI Untuk Bayi Miliuner

ASI Untuk Bayi Miliuner

Anisa juga tanpa curiga menjawab dengan jujur, "Aku sudah diusir dari rumah mereka, jadi sekarang aku bebas." Widia yang mendengarnya, pura-pura terkejut, "Apa? Astaga... Anda baru saja keluar dari rumah sakit setelah mendapat musibah, tapi malah diusir begitu saja oleh keluarga suami Anda? Apa mereka benar-benar tidak punya hati nurani ya? Kok bisa ada manusia model begitu."
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Kawin Sama Mantan

Kawin Sama Mantan

"Acacia, sebaiknya kau pulang dan pergi dari rumah ini. Alangkah baiknya kalau kau tidak usah menginjakkan kakimu di rumah ini lagi. Ini bukan rumahmu, Acacia. Kau bukan putri dari mereka, kau bukan cucuku, kau juga bukan bagian dari keluarga ini, bukan!" "Kau hanya orang luar yang kebetulan masuk, tetapi kini semuanya kembali ke posisi semula. Kau tidak berhak lagi mendapatkan tempat di rumah ini. Jadi sebaiknya kau pergi!" Tanpa basa-basi, Tuan Agraf langsung menegur dan mengusirnya. Kedua orang tua Sia yang mendengar itu sama-sama terkejut, mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

"Maaf, Kak. Aku minta maaf, tapi aku tidak punya pilihan lain. Aku diusir dari rumah Mbak Lusi." Mendengar itu Mila langsung melepaskan genggamannya sembari sedikit mendorong tubuh sang wanita. Maura hanya tertunduk lemas. Dia terisak, merasa sakit hati diperlakukan seperti ini oleh saudara kandung sendiri.
9.7258.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Noda Dalam Pernikahan

Noda Dalam Pernikahan

Tetapi, aku tidak peduli. "Kok bisa sih, Mas kamu diusir dari rumah kamu sendiri? Perempuan tak tahu diri sudahlah man dul, banyak tingkah lagi," protes Anita terlihat geram. Tapi, memilih tak menanggapinya. Karena, dia tidak tahu kalau selama ini akulah yang numpang di rumahnya Aini.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

kata Basuki keras. Yanti memundurkan langkah, tega Basuki mengusir dirinya. Jika lelaki itu mengklaim bahwa rumah itu miliknya, apa dia tidak sadar bahwa tanah itu milik orang yang sekarang diusir. Yanti tersenyum miris mengingat semua. "Aku akan pergi dari rumah ini, tapi ijinkan anak-anak ikut." "Ya harus kamu bawa. Mereka 'kan anak-anakmu. Aku nggak mau dibikin ribet dengan segala urusan mereka berdua."
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Kematian Wanita Perawan Setelah Suamiku Pulang

Kematian Wanita Perawan Setelah Suamiku Pulang

"KELUAR KAMU DARI KAMPUNG INI!" "KAMU HARUS PERGI DARI SINI! KELUARGAMU ITU PEMBAWA SIAL!" "DASAR PEMBAWA SIAL!" "USIR! USIR! USIR!" Sorakan warga makin menjadi-jadi ketika melihatku keluar. Aku tak tahu apa yang mereka ributkan hingga sampai mengancam membakar rumahku dan mengusirku dari desa ini. Sementara dari mereka tak ada yang mau bicara dengan baik-baik. Membuatku tak paham sama sekali apa yang membuat mereka murka seperti ini.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Lepaskan Aku, Om

Lepaskan Aku, Om

Kau bukanOke, aku lanjutkan adegannya fokus ke Ara dan rasa sedihnya setelah mereka diusir dengan kasar, biar emosinya lebih dalam. Ara duduk di kursi besi lorong rumah sakit, tubuhnya meringkuk sambil memeluk lutut. Bajunya kusut, pipinya basah oleh air mata yang belum sempat kering. Ia masih bisa merasakan betapa kerasnya suara bentakan tetangga tadi siang ketika mereka berdua diusir dari rumah kontrakan. *“Keluar! Kalian bikin sial kampung ini! Jangan injak lagi tanah sini!”*
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Video Mertua Menggosipkanku dalam Acara Keluarga Suamiku

Video Mertua Menggosipkanku dalam Acara Keluarga Suamiku

“Kenapa Mawar? A-aku tidak melihatnya dari tadi.” “Dia pergi dari rumah. Oh tidak, dia terusir. Maksudku, diusir.” “Apa? Siapa yang ngusir Mawar. Aji?” Mayang menggeleng. “Aku.” Kening Santi seketika mengernyit. Dia tahu, Mayang akan melindungi Mawar lebih dari siapa pun. Oleh sebab itu, sangat aneh jika kakaknya itu sampai mengusir Mawar. “Kok bisa?”
8.459.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai aku diusir dari rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status