Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta
Aku mengerjap, menatapnya dengan lekat.
"Aku mencintaimu, Marisa. Selamanya, aku akan selalu mencintaimu. Mau apa pun masa lalumu, mau bagaimanapun kehidupanmu dulu. Yang terpenting bagiku, kamu yang sekarang. Dan harus terus menjadi dirimu yang sekarang. Aku mencintaimu, tulus tanpa alasan apapun. Aku mencintaimu, bukan ingin kegadisanmu. Aku ingin, kamu selamanya bersamaku. Menghabiskan seluruh sisa hidupmu bersamaku."
Bab Populer