Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kuranji

Kuranji

Si Kumis Berantakan membuat gerakan menyembelih dengan tangannya. Si Badan Gempal dan temannya yang bertubuh cungkring serta merta menunduk. Tidak berani lagi meningkahi perkataan Si Kumis Berantakan dengan kelakar pongah. Sepeninggal Si Kumis Berantakan, Puti Tan mendekati Kuranji. “Kuranji, kamu yakin kita akan menunggu di sini?” bisik Puti Tan. “Lihat tempat ini! Tidak layak untuk dihuni manusia sama sekali. Ini bekas kandang sapi atau … mungkin juga kerbau.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Aku kegirangan sampai mau melompat. "Ada satu hadiah lagi. Ini dari aku pribadi." Ben melemparkan sebuah kotak kecil padaku. Begitu aku buka dan lihat isinya, wajahku langsung merah! Ternyata isinya motor mini elektrik impor dari Negara Loka. Tulisan dalam bahasa nasional dan Bahasa Loka di kemasan menjelaskan keunggulan produk ini. Ada 12 mode getaran.
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
Antara Aku dan Dia
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

tak ada jawaban, apa Angkasa sudah pacaran dengan buku? "Ya baper dong," suara Bela menyahut dari arah utara, ia sudah mencari Angkasa di kantin yang sudah ramai dan penuh sesak, apalagi jalannya karena beberapa kios penjual yang memiliki antrian panjang, biasalah makanan yang fresh dan disukai banyak kalangan, harganya juga bersahabat dengan kantong remaja.
84.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

raung Ansel dengan muka yang menyebalkan. “Huh! iya-iya! Gua tahu kok. Tidak usah berlebihan begitu! Dan? Tolong jauhkan mukamu yang MENGERIKAN itu dari pandanganku,” cetus Arav sambil memalingkan kepalanya. “Itu bisa membuat bola mataku copot,” lanjutnya sambil bergumam. “Berpikir normal sedikit kenapa sih!” pungkas Ansel berbicara sendiri sembari berjalan duluan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
RADINKA

RADINKA

ucap Dinka seolah tidak tahu apa-apa. "Yakin gak kenal sama Aryan?" "Kenal, dia Aryan anak OSIS kelas XI IPA," polos Dinka. "Bukan kenal itu, ya ampun. Jadi beneran lo gak inget Aryan?" greget Kino pada teman kecilnya ini. "Inget gimana sih? Baru juga ketemu tadi," sewot Dinka. "Ya ampun Dinka, Pikun lo kapan hilang sih?"
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
Aksara

Aksara

tanya Leara kepada Allaric, membuat cowok itu menoleh kearah Leara yang berada di sampingnya. "Itu.--" belum sempat Allaric menjawab, sahutan dari cewek yang baru datang itu membuat Leara terkejut. "Gue, Annabel--sahabatnya Aksara dari kecil" ucap cewek yang bernama Annabel itu sambil tersenyum manis.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

tanya Cakra dengan nada pelan sambil mendekatkan mulutnya ke arah telinga Aksa. "Nama? Siapa yang lo maksud?" tanya Aksa sambil menatap Cakra bingung. "Adik lo yang baru lahir, lah. Masa iya nama pegawai di rumah sakit ini." "Oh. Kirain. Namanya Atlanta Zaki Nobu." "Namanya sulit banget, dah." "Iya sulit. Kayak hubungan lo sama dia." "Mana ada. Hubungan gua sama pacar gua aja lancar-lancar aja."
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
AURORA

AURORA

Berjalan seorang diri di tengah-tengah hutan dan menemukan pria bermata ungu itu sedang memandangi langit yang dihiasi oleh tarian Aurora berwarna senada dengan mata Aquilla. Aku mendekat ada Aquilla ketika berhasil menemukannya sedang berdiri mematung di tepi bukit, memandang ke atas langit yang bertabur bintang dan juga sebuah Aurora ungu sedang menari-nari di atas sana. Tariannya memanjakan mata, mengundang decak kagum dari orang-orang yang menyaksikannya jika di sini ramai dipenuhi oleh sekumpulan manusia.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
Aku ADA

Aku ADA

ucap Akila. "Apa?!" tanya Kenya dan Anita. "Gak usah terkejut gitu, kali," balas Akila. "Noh, di samping desa ada kali. Mandi saja di sana," ucap Anita, Dia membuat Akila bertambah kesal. Sehingga, Akila mencubitnya. "Aduh! Jangan main cubit." Anita membalas Akila, sehingga Kenya yang berada di tengah menjadi sasaran empuk atas pertengkaran kecil kakak-beradik itu.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai akunku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status