Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Sedangkan bagi Almirah, memberi uang untuk orangtuanya adalah wujud baktinya sebagai anak. “Almirah pernah sukses memenangi sebuah kompetisi bergengsi yang disponsori oleh rumah mode terkenal di Italia. Bersama direktur kreatif lainnya, Almirah mewujudkan desain yang terinspirasi dari subkultur punk dan feminisme yang sempat merambah di Italia sekitar tahun ‘70an,” jelas Dante sambil berusaha tersenyum, menetralkan rasa sedih setiap kali mengingat mendiang istrinya.
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai almas artinya
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Sophia Setiawan
cerita yang luar biasa serta akhir yg bahagia dan selalu menginspirasi.. makasih kak Indy karya karyamu selalu the Best. dan selalu menunggu karya karyamu selanjutnya. tetap sehat, semangat dan selalu bahagia..
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Baca Semua Ulasan
Pelakor itu Adikku

Pelakor itu Adikku

kata Bu Sarti dari luar. “Baik, Bu. Aku segera turun,” jawab Alma. Ia bangkit, merapikan rambut, lalu mengenakan blouse sederhana berwarna pastel dan celana kain hitam. Tidak ada aksesoris berlebihan, tidak ada riasan tebal. Meski kini semua orang tahu ia calon menantu keluarga Mahesa, Alma tetap ingin tampil seperti dirinya yang dulu, sederhana. Di meja makan, aroma nasi goreng hangat dan teh manis menyambut. Bu Sarti tersenyum, matanya masih berbinar haru sejak acara semalam. “Non kelihatan bahagia sekali,” ucapnya.
1067.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Truly in Love 2

Truly in Love 2

Alena dan Papa berjalan ke depan pintu gereja. Alma menjadi flower girl. Ia menyambut Alena di depan pintu, dengan gaun putih mengembang, jaket wol warna gold, dan membawa sekeranjang bunga mawar berwarna merah dan putih di tangannya. Ia tersenyum, melambaikan tangan dengan penuh semangat pada Alena. Alena memeluk dan mencium pipi Alma. "Alma sayang… kamu cantik banget...," puji Alena.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Entah kemana tempat tinggalnya hanya do’a yang bisa menembus jawabannya. Atas pilihan ku kini, alam semesta penuh dengan misteri. Alam semesta pernah menaruh hidupku disampangmu, ketahuilah apa bila ia mengambil dari hidupku maka itu adalah Maharencana yang indah untukmu kelak. Bukan kah kamu yang mengajariku tentang sebuah arti rasa damai? Tentang rasa kita untuk mengikhlaskan, dan kewajiban kita untuk selalu bersyukur. Terdengar suara batuk lalu suara itu keluar kembali.
9.73.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Penghangat Ranjang Tuan CEO

Penghangat Ranjang Tuan CEO

Langit mulai gelap, cahaya matahari sudah ditelan oleh pekatnya malam. Athalia duduk di tepi ranjang Dirly, mengamati wajah bocah itu yang telah sibuk menyelami alam mimpi. Athalia mendesah pelan, teringat kembali pada kalimat pahit yang Mahesa lontarkan siang tadi. “Alma sangat baik, tulus dan keibuan. Jelas dia lebih pantas untuk seorang Dean!”
7.837.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 893 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

Ujar Kanza. “Tau, malah masih masih mikirin si batu bara yang jelas-jelas nyakitin lo” Kesal, Alya kesal. “Kan lo tau, Al kalo Bara gak bermaksud nyakitin gue” Kanza yang mendengar itu geram rasanya, lalu mengetuk kepala Kiara beberapa kali. Bermaksud menyadarkan Kiara bahwa Bara telah menyakitinya. “Halooooo Kiara, ini otak lo cerdas tapi isinya Bara semua?”
3.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

Suara ketukan pelan di pintu membuat Dina menoleh. “Assalamualaikum,” terdengar suara yang sangat ia kenal. “Waalaikumsalam,” jawab Dina sambil tersenyum, lalu bergegas membuka pintu. Alma berdiri di depan rumah dengan sebuah tas besar di tangannya. Wajahnya berseri, matanya langsung mencari arah boks bayi begitu ia melangkah masuk. “Aku mampir sebentar,” kata Alma. “Sekalian bawain sesuatu.”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Alamak = celetukan; berasal dari Alah Mak Cantek dikit = bagus sedikit Muncung = mulut Beselemak = belepotan, berserak Selop = sandal
9.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Mengumrohkan Ibu

Gara-Gara Mengumrohkan Ibu

sapa Mama Arum ramah. Alma langsung ingat kalau dia berhasil merebut tas yang hampir dibawa begal itu. "Eh, Ibu. Ini, tas ibu kan?" tanya Alma ramah sembari menyodorkan sebuah tas yang terlihat mewah bermerk milik Mama Arum. "Benar, Nak. Terima kasih, ya," ucap Mama Arum tulus. "Ibu gak terluka kan?" tanya Alma seraya memindai sosok wanita yang terlihat elegan di hadapannya.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 636 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sahabat Papaku

Istri Dadakan Sahabat Papaku

tanya Adlan bertanya dengan suara lumayan keras karena cukup berisik dengan suara kendaraan lain. "Aku ... Aku mau pulang." Amala berkata yang sejujurnya saja. Padahal sebenarnya dia tidak ingin segera pulang. Amala ingin sekali pergi ke suatu tempat yang bisa membuatnya menenangkan diri beberapa saat. "Aku antar, ya. Kamu mau pulang sekarang? Oh ya, kamu dari mana memangnya?" "Dari makam, Adlan." "Makam? Makam Ibumu?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai almas artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status