ห้องสมุด
กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
CEO Lumpuh Mengejar Cinta Sang Perawat

CEO Lumpuh Mengejar Cinta Sang Perawat

mencoba menenangkan kekalutan pikirannya. Namun, gadis itu memeluk menyandarkan hati yang luka. "Aku sangat mencintai Rashya dari dulu, dan Rara tak pantas mendampinginya!" ungkapnya sedih. Uhmm-! Arzu mencibir sinis. Kenangan manis sepulang dari pernikahan Bramastra begitu mudah dilupakan jalang sekretaris CEO. Dentum musik tekno yang disukai Alisha di klub malam, berjoget sampai kelelahan, mabuk berlebihan sampai tak ingat terkapar di apartemennya.
103.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 137 ครั้งในชื่อ alya sometimes hides her feelings in russian chapter 32
อ่าน
+ห้องสมุด
Ku Tentukan Takdirku

Ku Tentukan Takdirku

“Apa?” “Yang dulu percaya. Yang sekarang, mencatat.” Ucapan itu menggantung di udara. Raka tak menjawab, hanya mendengus kesal dan meninggalkan kamar dengan langkah berat. Tapi bagi Alya, itu cukup. Setiap tatapan, setiap reaksi, adalah bukti baru. Dan malam itu, ia menulis satu kalimat lagi di catatannya: > “Semakin dia menyangkal, semakin jelas kebenarannya."
103.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 122 ครั้งในชื่อ alya sometimes hides her feelings in russian chapter 32
อ่าน
+ห้องสมุด
KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

“Kenapa kau tidak pulang saja, Kak? Kalau kau benar tidak bersalah, kenapa sembunyi di sini?” Alya memeluk dirinya sendiri. “Karena aku tidak bisa kembali dengan membawa aib. Aku tidak bisa melihat wajah Ibu dengan tangan kosong, tanpa bisa memberi harapan.” Keheningan menelan ruangan. Di balik layar laptop di sebuah ruangan mewah, Rendra menyaksikan rekaman kamera tersembunyi. Ia tersenyum puas melihat Rian menuduh Alya. “Bagus… biarkan keluargamu sendiri yang merobekmu. Aku tidak perlu banyak bergerak, luka itu akan tumbuh dari dalam.”
101.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 49 ครั้งในชื่อ alya sometimes hides her feelings in russian chapter 32
อ่าน
+ห้องสมุด
MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

“Ya, tapi ini juga bukti kalau dia semakin dekat. Dia nggak cuma mengancam dari jauh. Dia ingin kamu tahu, dan dia ingin kita takut.” Alya menatap layar yang kini kosong, hanya menampilkan rak buku. Perasaan ngeri memang merayap di setiap urat sarafnya, tapi jauh di dalam hatinya, muncul sesuatu yang baru: keberanian yang lebih besar dari sebelumnya. “Kalau dia ingin aku takut,” ucap Alya perlahan, “maka aku akan menunjukkan padanya bahwa aku tidak akan mundur lagi.”
101.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 29 ครั้งในชื่อ alya sometimes hides her feelings in russian chapter 32
อ่าน
+ห้องสมุด
Magang di hati CEO tampan

Magang di hati CEO tampan

Ia menangis tanpa suara, tubuhnya terguncang. “Sabar, Al, sabar,” kata Nindya, mencoba menenangkan. “Mungkin ada penjelasan lain. Mungkin dia cuma nggak mau bikin kamu khawatir. Lu udah coba tanya baik-baik?” “Aku udah coba. Tapi dia nutup diri. Dia pasang lagi topengnya, Nin. Topeng dingin yang paling aku benci,” rintih Alya. “Aku nggak tahu harus gimana. Tinggal di bawah satu atap sama dia sekarang rasanya… menyesakkan.”
102.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 92 ครั้งในชื่อ alya sometimes hides her feelings in russian chapter 32
อ่าน
+ห้องสมุด
Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

Pengkhianatan di Balik Kesetiaan

Dengan kepala dingin. Alya berbalik, menatap langit-langit kamar. Di balik dadanya yang terasa perih, ada tekad yang tumbuh semakin kuat, "Kalau dia benar menyembunyikan sesuatu, aku akan mengungkapnya. Tapi kalau aku salah, aku tak ingin pernah menyesal telah menaruh curiga berlebihan." Alya akhirnya memejamkan mata, meski tidurnya tak nyenyak. Aroma parfum asing itu masih membayang di hidungnya, seolah menjadi pesan samar yang sulit diabaikan.
1.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 24 ครั้งในชื่อ alya sometimes hides her feelings in russian chapter 32
อ่าน
+ห้องสมุด
Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

Alya selesai membersihkan tasnya lalu membuang tisu kotor itu ke tempat sampah kecil yang ada di atas meja kemudian mengambil buku catatannya yang basah dan memegangnya dengan hati-hati. Alya berdiri dari kursinya. Tubuhnya memang masih terasa lemas dan kepalanya berdenyut nyeri, tapi dia menolak untuk terlihat ketakutan atau panik. Gadis itu menatap tepat ke mata Vanya. Dibalasnya tatapan intimidasi wanita itu dengan sorot mata yang tenang. "Kalau Kakak numpahin kopi ini cuma mau lihat saya nangis, Kakak salah orang," ucap Alya tidak gentar sama sekali.
101.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 26 ครั้งในชื่อ alya sometimes hides her feelings in russian chapter 32
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
123456
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status