Bara Dendam Sang Prabu Boko
alkan sumpah dendam atau amarah kepada siapa pun di balik pergolakan ini. Justru sebaliknya. Beliau menitipkan pesan terakhir, sebuah amanat yang harus hamba sampaikan secara pribadi kepada Gusti Putri, dengan harapan Gusti dapat mengingatnya di tengah duka yang tak terkira ini, sebuah harapan yang abadi. Beliau berfirman: 'Putraku Ron Ayu, dengarlah pesan ini, dan ingatlah selalu di hatimu. Tetaplah tabah dan kuat. Jangan biarkan badai duka ini merobek jiwamu. Ingatlah selalu bahwa ada harapan. Ini adalah demi keberlangsungan garis darah wangsa agung Mataram, sebuah dinasti yang harus tetap berdiri kokoh. Terlebih lagi, demi kedua putra-putri kembarmu, Permata Walaing yang kini masih polos,
Hot Chapters