Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dear Mantan

Dear Mantan

Amat menyesal, sempat memutukan kabur demi keegoisannya sendiri. Ia tahu betul, penyesalan tak akan bisa membuat sang Papa kembali. Kini, hanya untaian doa dan kata maaf. Untuk semua hal yang pernah terjadi, meski berat tetap harus dijalani bukan? "Setelah ini, apa rencanamu selanjutnya Rei?" tanya sang Mama, mendesah resah. Menatap anak, yang selalu ia kekang selama hidup.
1012.7K viewsOn holdAdded to Library 266 Times as amanat puisi
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Belum selesai. Dan di tengahnya, berdiri satu sosok baru. Makhluk itu tidak memiliki wajah. Tubuhnya terdiri dari frasa-frasa menggantung. Ia bergerak dengan lambat, seperti kalimat yang belum selesai dibaca. Ia menyebut dirinya: > “Amsal” bayangan dari nasihat yang tidak pernah diungkapkan. Ia adalah pengingat bahwa banyak cerita gagal karena terlalu banyak yang ingin disampaikan, tapi tak satu pun benar-benar dibicarakan.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as amanat puisi
Read
+Library
Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Semua orang di ibu kota yang memiliki waktu luang pasti datang ke Kuil Amnan. Andini membungkuk memberi hormat kepada Abimana seraya berujar, "Terima kasih atas penghinaan yang luar biasa ini. Aku benar-benar bersyukur. Pukulan hari ini seharusnya sudah cukup untuk membayar semua kebaikanmu padaku, 'kan?" "Kalau merasa belum cukup, masih ada sapu di sana. Hari ini, aku akan berdiri di sini sampai kamu puas memukulku," sambung Andini.
9.7626.8K viewsCompletedAdded to Library 22.6K Times as amanat puisi
Show Reviews (110)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yani Arwana
Cinta andini hanya untuk yg benar2 tulus dan berbakat. aq mlah brharap andini dptin hati putra mahkota dan jdi ratu. atau paling tidak jadi ahli akupuntur nmr 1 di negara itu rangga sangat licik. kecurigaanku tetap rangga yg meracuni kaki kalingga demi merebut posisi jenderal
Read All Reviews
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Jangan pakai rima macam anak SMA, ya.” “Rimanya dewasa, tenang saja,” balas Radit sambil mengangkat alis. “Puisi ini akan memenangkan hatimu kembali. Kalau bisa, aku akan daftarkan ke kompetisi nasional puisi suami takut istri.” Radit menoleh sebentar ke luar jendela, pura-pura merenung. Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan:
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as amanat puisi
Read
+Library
10 Years Ago

10 Years Ago

LOVE SONG "Ketika seseorang memintamu mendengarkan suatu lagu, maka dengarkanlah. Karena pada lagu itu tersimpan makna tersirat untukmu." ✈✈✈ Andin mendecis sebal. Kebisingan dari barisan belakang sungguh mengganggunya. Berani sekali mereka berbuat onar kala sesi amanat. Apalagi yang menjadi amanat saat ini adalah Ibu Nis, guru yang sangat dihormati.
1015.1K viewsOngoingAdded to Library 301 Times as amanat puisi
Read
+Library
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Indah tertegun melihat tekad Ambarani sehingga dia tak berani mencegahnya. Di rasa peringatannya tak dihiraukan, Kuncoro berdiri dari kursinya. “Tapi yang aku ucapkan tadi hanyalah sebagiannya. Aku baru ingat para tetua juga sering mengucap sebuah kalimat, semacam mantra penuntun. Mereka yakin mantra itu harus diucapkan untuk memanggilnya.” Dia menggeleng, mencoba mengingat. “Purnomo teko, gunung mampet dadi suoro, aku teko ojo lungo.”
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as amanat puisi
Read
+Library
Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta Jatuh Cinta

"Engkau adalah gunung yang tak bisa kudaki, samudera yang tak mungkin kuarungi. Engkau seluas semesta, dan seindah bintang-bintang yang mustahil kugapai. " Seorang Berandal membaca bait-bait puisi dengan penuh hayati. Rima-rima yang mengalir terpatri di hati sang guru dan anak-anak kelas sastra yang duduk terenyuh oleh indahnya puisi yang dibacakannya. Hanya satu orang yang nampak kesal: Cinta Anandia Suryani, gadis manis berkacamata dengan pipi tembem menggemaskan yang terus cemberut sedari kelas dimulai. Hatinya terus bergumam, "dasar preman pasar, Itu kan puisi cintaku! "
103.6K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as amanat puisi
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Kata Kamali yang berkata kepadaku dengan hembusan nafasnya yang terasa perih bagiku. “URANG TEU APAL NAHA SI GUSTI NEPI KA MANGGIL URANG OPATAN MEH DATANG, DITINGGALI TI DEKET MAH MANEH TEH LAIN JELEMA SAKTI. (AKU TIDAK TAHU KENAPA TUANKU SAMPAI MEMANGGIL KITA BEREMPAT UNTUK DATANG, KALAU DI LIHAT DARI DEKAT KAMU ITU BUKAN MANUSIA SAKTI. )”
9.8683.6K viewsCompletedAdded to Library 22.6K Times as amanat puisi
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Karena sudah tau bagaimana rasanya mati dalam hidup. "Coba kamu deklamasikan satu puisi di sini. Saya sedang butuh hiburan rohani. Bisa 'kan Mayang? Tadi kamu bilang bahwa rembulan saja bisa kamu curi demi menyenangkan saya, masa membaca puisi saja tidak bisa?" ejek Bu Mitha. "Tentu saja, Bu. Apa yang tidak buat Ibu," Mayang tersenyum. Bu Mitha ini pintar sekali membalikkan kata-kata.
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 760 Times as amanat puisi
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

alkan sumpah dendam atau amarah kepada siapa pun di balik pergolakan ini. Justru sebaliknya. Beliau menitipkan pesan terakhir, sebuah amanat yang harus hamba sampaikan secara pribadi kepada Gusti Putri, dengan harapan Gusti dapat mengingatnya di tengah duka yang tak terkira ini, sebuah harapan yang abadi. Beliau berfirman: 'Putraku Ron Ayu, dengarlah pesan ini, dan ingatlah selalu di hatimu. Tetaplah tabah dan kuat. Jangan biarkan badai duka ini merobek jiwamu. Ingatlah selalu bahwa ada harapan. Ini adalah demi keberlangsungan garis darah wangsa agung Mataram, sebuah dinasti yang harus tetap berdiri kokoh. Terlebih lagi, demi kedua putra-putri kembarmu, Permata Walaing yang kini masih polos,
102.2K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as amanat puisi
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status