Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BEDA ISTRI BEDA REZEKI

BEDA ISTRI BEDA REZEKI

Mulutnya mulai merapalkan mantra. Niat ingsun amatek Ajiku si jaran goyang Gumilang-gumilang Ancik-ancik sapi Gumarang Cemetine sada lanang Segara adat Sabetake jabang bayine PANJI PRADIPTA Gruduk getuni aku Ngedani aku Hani lantas menghentakkan kakinya ke lantai sebanyak tiga kali. Bibirnya menyeringai miring telah berhasil membaca mantra tersebut.
10147.1K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as amanat puisi
Read
+Library
KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

"Paman..." "Paman nggak tau Arash, paman ini budak yang dulu ayahmu selamatkan, paman cuma diajari baca tulis oleh ayahmu, tapi belum sempat belajar seperti apa puisi itu, ah kecuali beberapa kata-kata bijak ayahmu, mungkin bisa dijadikan puisi?" kata Fatta. "Haish paman, lalu bagaimana cara kita masuk ke dalam lomba kalau tak ada satupun yang bisa kita buat?"
1022.8K viewsCompletedAdded to Library 706 Times as amanat puisi
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat pena cahaya di jemarimu mulai bergerak, realitas di sekitarmu tidak lagi sekadar bergeser; ia meledak dalam spektrum warna yang belum pernah terdefinisi oleh mata manusia. Kata pertama yang kau tuliskan bukanlah sebuah nama, melainkan sebuah getaran: "Ananta" (Tanpa Batas).
734 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as amanat puisi
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Ong Kiat: (tanpa menoleh) "Berhasil untuk apa?" Suaranya serak. Bukan karena dingin. Ah Wu: "Untuk... untuk negara, Tuan. Untuk... untuk—"yang Ong Kiat: (tertawa pahit) "Untuk negara? Atau untuk Selir Hui?" Mereka diam. Mereka tahu jawabannya. 🏮 PUISI YANG TAK PERNAH SAMPAI Kenangan lain datang—lebih manis, lebih perih di pelupuk Ong Kiat. Ia menggenggam Buku Puisi Karya putri yang diinginkannya. Yang tidak cantik sekali, tapi halus budi bahasanya.
307 viewsCompletedAdded to Library 10 Times as amanat puisi
Read
+Library
Istri Kedua Om Tampan

Istri Kedua Om Tampan

To: Suami: (Serangkai Aksara Sang Makmum. Wahai imamku, bawalah makmummu ini meraih Ridha-Nya dan menuju surga-Nya. Imamku, bersabarlah dalam menghadapi lika-liku hati makmummu yang tidak menentu ini. Imamku, sayangilah makmummu ini yang terkadang selalu menyulut emosimu, dan tak jarang lalai akan tugas dan kewajibannya. Bicara itu mudah, mengingatkan itu juga sangat mudah. Yang sulit adalah merangkul makmummu dalam berbagai suka dan duka yang penuh liku. Imamku, Imamku, Imamku ... Apa pun yang terjadi, 'Gue makmum aja deh.') Setelah mengirim pesan, Annabelle langsung mematikan ponsel. Tak tahu harus menjawab apa— jika Samuel bertanya apa gerangan yang membuat dia mengirim pesan seperti itu.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as amanat puisi
Read
+Library
Sentuhan Panas Suami Cacat

Sentuhan Panas Suami Cacat

“Apa pun yang kamu dapatkan di rumah ini—itu bukan milikmu. Kamu hanya… singgah.” Kata-kata itu seperti pisau kecil yang berulang kali menggores. Amara meremas jemarinya, menahan gemetar. “Saya tidak pernah meminta apa pun,” ucapnya nyaris tak terdengar. Anisa tersenyum lebih lebar. “Justru itu yang berbahaya.” Langkah kaki terdengar dari arah lorong. Nyonya Ambarwati muncul, menatap pemandangan di depannya dengan mata tajam.
852 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as amanat puisi
Read
+Library
Terjerat Cinta Om Om

Terjerat Cinta Om Om

ucapnya. "Nak Attar tidak bercanda,” tanya Maman. “Tentu saja tidak Pak, saya tidak bercanda, saya sudah menyiapkannya sewaktu Bapak di sini, sehingga apabila bapak pulang dari sini, bapak bisa langsung menempati rumah baru," ucapnya. “Apa ibu boleh lihat rumah baru ibu Aminah nanti saat ibu keluar dari sini,” tanya Nur.
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as amanat puisi
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Paman Wangsa tersenyum. "Mukzijat hanyalah milik para Nabi, Rasul dan Utusan-Nya, ini hanyalah salah satu amanah kecil yang diberikan Sang Khaliq pada leluhur mu dan juga dirimu! Satu saja nasehatku, mulai hari ini jadikanlah dirimu menjadi seorang yang layak dan pantas untuk menerimanya! Karena tujuan hidup dari kalian umat manusia yang sesungguhnya adalah memahami esenssi dan makna yang sudah tersurat dan tersirat dalam aturan Sang Pencipta, yakni beribadah kepada-Nya! Dan salah satu sifat, karakter dan kelebihanmu adalah sangat senang menolong orang lain, itu adalah modal dasar terbaik yang kamu miliki! Jadikan itu sebagai pedoman dalam hidupmu! Karena dengan menolong orang lain, berarti
9.272.0K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as amanat puisi
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

H anya ini cara buktikan kalau aku bukan dia E nyahkan segala untuk sebuah ambisi dan asa N antikan waktu yang tepat tuk bersama D engan segala kesakitan berbalut bahagia R intik hujan pun tak sanggup hilangkan rasa A ku inginkan kamu melebihi dunia dan seisinya Gerimis di bumiku, 1 Agustus 2022' Dyra menarik napas dalam setelah menuliskan puisi yang tersusun dari nama sang pria dan mengunggahnya di lama media sosial. Sungguh, rasanya seperti banyak bebatuan berguguran yang hilangkan sesak dada. Walaupun pria di sana mungkin tidak pernah tahu isi hati yang sebenarnya. Setidaknya rasa di hati telah tersampaikan di tempat yang memberikan banyak manfaat ilmu literasi. "Baiknya sekarang tidur. T
108.7K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as amanat puisi
Read
+Library
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

"Kamu punya sesuatu yang jarang dimiliki perempuan lain, mau mengerti perasaan orang lain dan tidak suka memaksakan kemauan sendiri kepada orang lain." Samar-samar terdengar suara merdu seorang wanita berseru, "Banjao kisi ke kisi ko aapena banalo." Jelas bukan suara Xiuying maupun Xinxin. Mayleen tercenung, Jiu Long bertanya, apa artinya itu. Mayleen menerjemahkan, "Jadilah milik seseorang dan milikilah seseorang. Itu kata-kata sastra dari buku Natyam Sasrayang kenamaan, buku falsafah tua dari India. Pepatah itu nama jurus yang handal dan menjadi tanda pengenal kami dari perguruan di lereng Himalaya."
1043.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as amanat puisi
Show Reviews (28)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status