Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

Seorang petugas istana lewat dan hanya mengangguk sopan, menunjukkan bahwa mereka disambut dengan baik meskipun tidak diizinkan masuk. Setelah puas berkeliling taman istana, William mengajak Amelia menuju Talamahu Market, pasar tradisional terbesar di kota. Pasar itu hidup dengan warna, aroma, dan suara. Bangunan utamanya semi terbuka, dengan atap logam tinggi dan kios-kios berjajar rapat. Pedagang memajang aneka barang, kain tapa tradisional, perhiasan kerang, patung kayu ukiran lokal, serta buah-buahan segar seperti pepaya, pisang raja, dan nangka.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Mereka terus berpindah-pindah: mencoba taiyaki isi custard, mampir ke toko kecil di Harajuku yang terkenal dengan parfait matcha lengkap dengan pangsit nasi manis, jeli, dan es krim lembut. Di suatu titik, Dimas menatap dorayaki yang tampak seperti sandwich pancake. “Aku merasa pernah lihat ini di anime. Bukannya ini makanan favorit Doraemon?” Yaho mengangguk. “Benar.” Dimas menggigitnya lalu menghela napas puas. “Di anime saja sudah terlihat enak. Aslinya jauh lebih enak.” Sore harinya, mereka berakhir di kedai teh kecil yang menjual sakura mochi berwarna merah muda dan dibungkus daun sakura asin. Dimas tampak ragu.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

Sapaan hangat dan perlakuan ramah jadi hal pertama saat aku, Nora dan Toro masuk ke dalam lestoran yang khusus menyajikan makanan khas negeri sakura. Tapi, kami terpaksa memesan makanan terlebih dulu karena orang yang mentraktir kami datang telat dan meminta dipesankan satu set tamagoyaki sushi dan karaage spicy. "Ramen disini paling juara, Run." Nora memakan lembaran nori yang sebagiannya sudah terendam kuah ramen. "Nih belut buat bumil," sementara Toro meletakkan sushi dengan potongan belut bakar di bagian atasnya yang diikat nori pada piring kecilku.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

tanyanya polos. Sakura segera memperkenalkan diri, tak ingin membuat situasi jadi kikuk. “Kitagawa Sakura, salam kenal.” “Namaku Yamamura Akari! Salam kenal juga, Kitagawa-san!” jawab gadis itu dengan antusias dan senyum lebar. “Nii-san,” lanjutnya sambil tersenyum jahil, “dia teman… atau ‘teman’?” “Ibu pasti senang kalau melihatnya!”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
Tawanan Tuan Kama

Tawanan Tuan Kama

Ia tampan, berkarisma dan juga berkuasa dalam artian yang sebenarnya. Orang - orang yang menyadari kehadiran Kama dan terlanjur bertatap mata, langsung mengangguk, tersenyum atau sekedar melambaikan tangan pada Kama. Kama membalas semua sapaan itu dengan anggukan pelan. Motor Kama sudah melewati pelabuhan dan pasar lelang, kini ada satu tempat yang akan ia datangi. *** *** ***
634 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Berikan apa yang dia inginkan, tetapi pastikan dia membayar kembali sekecil apapun yang dia ambil," ucap Mahesa. Mendengar ucapan ayahnya, Ammar dan Mayang saling bertukar pandangan lalu tersenyum seraya merasakan rasa kemenangan yang menyelimuti hati mereka. *** Lilly tengah sibuk melayani pelanggan yang membeli bunga, akhir-akhir ini memang pemasukan ditoko sedikit menurun dibanding bulan lalu. Toko bunga itu tampak menawan dari kejauhan, dengan berbagai jenis bunga berwarna-warni yang tersusun rapi di etalase. Aroma yang memenuhi udara di sekitarnya mengingatkan pada kesegaran dan keindahan alam. Begitu memasuki toko, pengunjung disambut oleh suasana yang hangat dan nyaman.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
Kutukan Putri Pulau Cinta

Kutukan Putri Pulau Cinta

Dia berhenti di pinggir booth Aiko, tangannya di saku celana, ekspresi tetap datar. "Permisi," katanya sopan, suaranya cukup keras untuk terdengar di atas musik. "Aiko Yamamoto?" Aiko menoleh, alisnya terangkat sedikit, tapi senyumnya langsung mekar—ramah, sosialita, dan sedikit flirty seperti biasanya. Matanya menilai Kenzo dari atas ke bawah dalam satu detik, lalu senyumnya semakin lebar. "Iya... kenal dari mana ya? Tunggu... Kenzo Tanaka? CEO Tanaka Tech? Wah, dunia kecil sekali malam ini!"
581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Aku mengangguk menjawab pertanyaannya. “Sambelnya minta yang pedas.” Kami memang punya tukang jual ayam bakar langganan. Namanya Ayam Bakar Mbok Rah. Mereka jual berbagai makanan yang dibakar seperti cumi bakar, gurame bakar, lele bakar, nasi bakar juga dijual di sana. Makanan yang paling bikin nagih dari rumah makan ini adalah sambal terasinya. Ada yang pedasnya sedang sampai yang pedasnya membuat lidah tidak berhenti menjulur sangking pedasnya. “Aksa mau pesan apa?” Tanyaku.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
Dandelion (TAMAT)

Dandelion (TAMAT)

Meski ekspresi di depannya sudah tergambar jelas, jangan lupa bahwa Arka adalah orang yang haus akan sebuah pengakuan. "Suka sekali, dimana kamu memetik ini?" Liona menyimpan mawar itu di dekatnya tepat di samping gelasnya. Arka mengangkat dagunya menunjukan ke arah samping kanan dari tempat mereka duduk dan melihat bahwa dinding kaca yang tersembunyi menyimpan taman kecil yang hijau di baliknya. Liona ternganga sekilas, tak percaya dengan yang dia lihat.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai anime tamako market
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status