Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Ia tidak ingin terlihat terang-terangan membentak orang lain di tempat umum, demi menjaga citra baiknya. Adam tidak ingin beranjak sedikitpun karena melihat sikap keterlaluan Winda, justru ia berkata dengan acuh, "Jalan di sana masih lebar. Tidak bisakah kamu lihat kalau aku hanyalah seorang kuli angkut yang sedang kesusahan dengan barang segini banyak." Adam sengaja membalikkan kata-kata Winda sebelumnya untuk mempermainkannya. "Kamu..." Ucap Winda tertahan.
9.1171.6K viewsOngoingAdded to Library 3.4K Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

POV LIVIA Setelah menerima pesanan makanan itu aku hendak ke kamar. “Kak Livia!” Aku menoleh. Rupanya itu adalah Sekar, adik ipar ku. “Iya? Kamu mau makan dengan ku? Nih tadi aku beli ayam bakar dua kotak. Apakah kamu mau?” “Mau, Kak.” Aku pun mengajak adik ipar ku untuk makan bersama di meja makan. Ku lihat cukup lahan makan.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

ucapku pada Putri sambil menjabat tangannya. “Eh, kalian sudah lihat bagaimana si Wanita itu memukul Zahir? Bayangin aja deh, seorang wanita bisa berkelahi layaknya seorang pria, wah …, kacau tuh orang,” ucap Alex dengan raut wajahnya yang terlihat sangat serius pada Fazira dan Jordi, duduk di kursi kantin sambil menikmati segelas teh manis dingin. “Iya! Memang gila tuh, wajah si Zahir sampai babak belur seperti itu, issh …,” sahut Fazira sambil menggelengkan kepalanya.
108.1K viewsOn holdAdded to Library 202 Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
Edisi Kelas

Edisi Kelas

seru Ara mengambil bakwan dan mencelupkannya ke kuah cabe merah di dalam mangkok. Melihat hal tersebut Ade langsung memprotes, “Itu.. Kamu juga jorok. Kenapa bakwannya langsung dicelupin ke mangkok. Padahalkan ada sendok. Bukan kamu aja yang mau makan. Kami semua juga mau makan. Habis kamu gigit terus dicelupin lagi. Sama aja kayak nyobain bekas jigong kamu.”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Namun, tidak peduli apa pun yang mereka pikirkan, Wira tidak akan peduli selama mereka masih bersikap sopan. Fabrian mengambil sebuah bakso sapi, lalu memasukkannya ke dalam mulut. Begitu menggigitnya, isi dari bakso sapi itu pun merembes ke mulutnya. Dia bertanya dengan bingung, “Paman Wira, bakso sapi ini enak banget! Dalamnya juga ada isi! Apa namanya?” Wira bercanda, “Namanya bakso kencing sapi!” Mata Fabrian langsung berbinar. Dia buru-buru menuangkan sisa bakso sapi itu ke dalam panci dan berkata dengan gembira, “Aku suka bakso kencing sapi ini! Jangan rebutan sama aku ya!”
96.1M viewsCompletedAdded to Library 141.4K Times as anya bakwan: fight back
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
PWSPD 2 : AKHIR DUNIA

PWSPD 2 : AKHIR DUNIA

"Jangan banyak bicara!! Lawan aku!!" "Baiklah!! Sini maju!!" Seperti biasa Fatta melambaikan tangannya meremehkan musuh. "Grrrraaaahhh!!" Siluman Ongtan maju dan mulai menyerang Fatta. Sementara itu Lilia dan Baxia menolong tim Melisa yang mulai terpojok karena banyaknya siluman Ular di sekitar mereka dengan berbagai bentuk. "Wush!! Jgar!! Jgar!!"
1033.7K viewsCompletedAdded to Library 706 Times as anya bakwan: fight back
Show Reviews (21)
Read
+Library
Ummi
Pembacaa, othor minta maaf ya... othor lagi di platform sebelah, rezekinya lagi di sono kemaren... "Saka sang Ahli Medis" di platform m@xnov3l, jangan lupa mampir yak (kabur dulu, takut kalian pukulin kalau lama di sini (⁠人⁠⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)) Rama bakal dilanjutin kaga? lanjuuuut kok!
Caca Marica
Berawal berhadapan dengan musuh dari sesame bangsa manusia, lalu lanjut bertemu he wants spiritual dan bangsa peri… setelah itu, berhadapan dengan Pasukan setan dan iblis… sekarang face to face ama siluman… jadi macam baca novel mistis binti horor deh… tapi, ga nyeremin, ngangenin malah iya… ...
Read All Reviews
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

bentak Putri Kalia, hampir terlempar lele yang mau di santap pemuda ini. “Bi-bibi…jangan marah begitu…sumpah demi Tuhan aku nggak macam-macam, kalau bibi tak percaya, coba deh bibi..emm…cek bagian bawah bibi,” sahut Boon Me asal. Brasss….Boon Me langsung melompat secepat kilat, sebuah serangan dahsyat menerjangnya. “Kamu kurang ajar hiattt!” kembali Putri Kalia menerjang Boon Me, makan pagi yang tadinya adem ayem kini berubah total dan pertarungan ganas.
9.646.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
Terjebak Bersama Dua Mantan

Terjebak Bersama Dua Mantan

Bakwan salah satu camilan favorit Mannaf dan Gavin. "Masih hangat nih, Mirah yang buatin," ujar wanita itu sambil meletakkan piring bakwan ke meja di dekat suaminya. Ya, tentu saja. Melinda mana paham urusan dapur. Yang dia hapal cuma dandan dan fashion. "Makasih, Ma," sahut Mannaf sambil mengambil satu camilan itu. "Gavin, kepalamu udah nggak apa-apa kan?" tanya Melinda, mengalihkan perhatian putranya yang sedang mengenalkan ikan-ikan di kolam pada Fio.
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 510 Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

*** Bruk. Aslan tidak sengaja menabrak seorang pria paruh baya yang memakai pakaian serba hitam dengan sebuah pedang yang terbungkus di tangan kirinya. Aslan menunduk hormat kembali dan meminta maaf atas perbuatannya. “Hormat, Duke. Maaf saya tidak sengaja.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as anya bakwan: fight back
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status