My Game Boyfriend
Tangan Arthur mencengkeram kedua paha kekasihnya, membukanya sedikit lebih lebar agar ia bisa menembus lebih dalam lagi.
“Kamu adalah kekasihku,” ucapnya dengan penuh keyakinan. “Kekasihku… dan segalanya bagiku.”
Gerakan Arthur perlahan menjadi tak beraturan, napasnya terengah-engah pendek tepat di leher Melati. Ia bisa merasakan dirinya semakin mendekati puncak kenikmatan, seolah seluruh dirinya telah dikonsumsi oleh rasa cinta dan hasrat yang mengalir deras di setiap pembuluh darahnya.