2'20
Kamelzysenja hujan dan cerita yang telah usaicerita rakyat jogjapuisi jogjacerita janda dan duda malam pertama
Dewiana menggunakan satu tangannya untuk mengusap tipis bagian dahi yang sedikit mengeluarkan asap.
Namun tak memperlihatkan sedikit goresan disana, sedangkan siren-siren yang ada di lautan di bawah mereka, yang beberapa detik lalu sudah mengambang di permukaan, kini kembali berenang seakan serangan Gendis bukanlah hal besar untuk mereka.
“Err ... bagaimana mengatakannya?” gumam Dewiana terdengar sedikit mengejek sambil melirik seluruh orang disana dengan sorot mata polos, “Para siren itu, tak benar-benar memiliki nyawa.
Beliebte Kapitel