Jangan Baca Novel Ini!
"Kamu harus meningkatkan ritme berjalanmu, agar pergerakan kakimu sejajar dengan, frekuensi tarikan tenaga otot lenganku."
Kami berdua terus melangkah keluar dari dalam bangunan vila, melewati bukaan batas bingkai kayu, pada pintu depan bangunan. Argan menuntun tubuhku secara konstan, berjalan lurus menuju kendaraan mobil pribadi, yang terparkir diam di area halaman.
"Udara malam dengan suhu rendah ini, langsung menyentuh area permukaan, kulit wajah serta leherku."