Gara-Gara Utang
Getaran itu menembus hingga ke jantungnya membuat kerja jantung dua kali lipat lebih cepat.
Sejenak Nadia berdiri mematung tetapi lamunannya dihentikan saat Awan berkata lagi.
"Cepet Nad, mami kamu pasti mau cepetan istirahat."
"O, oh iya, maaf Pak."
Nadia memutar anak kunci dua kali dan membuka pintu lebar-lebar.
"Silahkan masuk, Pak, di rumah sederhana kami."
"Terima kasih," sahut Awan sambil menuntun langkah Astri.