LEAK
Mak Nah pun mengikuti arah pandangan sampai tubuh Sarti dan motornya menghilang di perempatan jalan.
Hanya berjarak beberapa meter dari indekos, Sarti menghentikan motor, di bawah pohon mangga. Dia kemudian mengeluarkan sebuah benda pipih dari tas.
“Halo Sayang, ada apa?” suara Pak Lana dari ujung telepon.
“Pak, bisa ketemu sekarang? Darurat ini,” jawab Sarti dengan nada cemas.
“Tumben nih. Kok kayak bingung gitu, kenapa lagi, Sayang? Rencana juga mau ke sana, sepulang kerja ini,” jawab Pak Lana.
Bab Populer