Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

tukas Arumi sembari melangkah pergi meninggalkan ruangan itu. ** Keesokan harinya. Seperti yang sudah ditetapkan, siang ini Arumi, Abi dan Rasyid pun pergi ke tempat penyedia jasa untuk memilih ART baru. Arumi pun menatap satu persatu para wanita yang kini berdiri berjejer memperkenalkan diri mereka pada Arumi dan Abi. 'Jadi itu mereka,' batin Arumi.
10.5K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as arti on going
Read
+Library
Pacarku, Artis

Pacarku, Artis

Artis terkenal itu terus berlari tanpa arah berusaha melepaskan diri dari wartawan, topi terlepas, dan maskernya juga Adrian lepas karena percuma dia toh sudah dikenali. “Di mana tempat kumpulnya?” erang Adrian saat menyadari sudah terputar dan kembali ke daerah lift lagi. Namun, tiba- tiba ada sebuah pintu yang terbuka di sebelah Adrian, tanpa pikir panjang Adrian segera masuk agar dapat menghindari kejaran wartawan. Tanpa sengaja dia menabrak sesuatu. Bibirnya terasa lembut, bola mata biru menatap sang artis dengan terkejut dan memekik saat menyadari tangan Adrian berada di bagian privat atas tubuhnya.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as arti on going
Read
+Library
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Jazakumullah Khoiron katsiron, terima kasih untuk para pembaca di novel Satu Milyar Untuk Art, kita lanjut di season 2-nya. Semoga rezekinya lancar terus, dan diberikan kesehatan oleh Tuhan kita, Aamin ya rabbal alamin, tetap semangat. Dengan cover berbeda ya, tapi tetap melanjutkan cerita ini, dengan tokoh yang sama pula. Silakan untuk subscribe novel kelanjutannya yang berjudul " Satu Miliar Untuk ART Season 2. Novel itu adalah kelanjutan kisah, Nilam, tuan Alex dan Nizam serta tokoh yang lainnya. Terima kasih.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as arti on going
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Bahkan untuk meminta sepatu baru, tidak perlu banyak berpikir seperti Matari. “Kalo misalkan nggak ada kegiatan, biasanya lo ngapain aja?” tanya Matari iseng. “Ya nggak ngapa-ngapain. ART di rumah gue banyak banget. Salah satunya, usianya ada yang nggak jauh beda dari kita. Enak sih, dia kadang nemenin gue main. Kadang juga dia duduk di kamar doang, nungguin gue, dengerin cerita soal gue sama temen-temen gue. Lucunya, dia selalu senang sama cerita yang gue bawa dari sekolah. Kasihan sih, semuda itu jadi ART. Pernah, dia ditawarin Mama buat lanjut sekolah. Tapi nggak boleh sama orangtuanya di kampung. Ya udah, kalo gue lagi nggak capek, kadang-kadang gue ajak dia ngerjain PR. Atau gue jelasin
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as arti on going
Read
+Library
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Ia menatap Arsita dan berbisik: > “Hanya lo yang bisa nutup semua ini… tapi lo harus pergi ke Dimensi Ketujuh. Sendirian.” Arsita memandang ke dalam cermin terakhir, yang kini bergetar kuat dan mulai menghisap segalanya. Ia mengangguk. “Kalau itu harga dari semua ini… gue siap.” Dan dia melompat — meninggalkan dunia. --- To Be Continued… ---
730 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as arti on going
Read
+Library
Aku Bukan ART Keluargamu

Aku Bukan ART Keluargamu

Selama ini tenaganya begitu dikuras, terutama oleh ibu mertuanya yang selalu memperlakukannya seperti seorang ART yang harus mengerjakan semua pekerjaan rumah. Narita yang sedari tadi sudah berada di rumah kontrakan Risa dan Zein, tak ada niatan sedikit pun untuk menyumbangkan makanan untuk anaknya. Tampak Narita agak salah tingkah di hadapan besannya. Padahal selama ini dia punya usaha catering kecil-kecilan. Bisa saja dia memasak di rumahnya sebelum berangkat ke rumah kontrakan anaknya. Namun, hal itu tidak dilakukannya.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as arti on going
Read
+Library
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

“Bisakah kalian melihat di sana? Itu Mr. Glitzy yang terkenal. Dapatkah kalian mempercayainya? Dia terjebak kemacetan. Ini sangat lucu. Kupikir hanya membuang-buang waktu datang ke sini, tapi kurasa aku bisa memfilmkan seseorang yang akan menjadi terkenal karena kekonyolannya, hahaha….” Dari sudut pandang Arthur dan Alicia, mereka sedang mempersiapkan sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang belum pernah dilihat oleh siapa pun sebelumnya. "Oppa," kata Alicia melalui alat komunikasinya, "sepertinya mesin motorku sudah siap beraksi." "Baiklah," jawab Arthur tegas, "Ayo kita lakukan sekarang."
1062.8K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as arti on going
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status