Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

Tatapan mata pria itu terlihat menyimpan kesedihan mendalam. “Hei, jangan mengatakan hal seperti itu… kamu jadi terlihat seperti bukan Ardan,” balas Lita sambil mengaduk minumannya. Ia sebenarnya merasa senang karena Ardan menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Entah sejak kapan sebenarnya Lita tidak lagi marah kepada pria itu. Semua hal buruk memang sempat membuatnya tertekan. Ia bahkan kehilangan hampir segalanya dalam hidupnya. Namun setelah menjalani semua dengan lebih santai, Lita merasa bisa merelakan semuanya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami Pengangguran, Dinikahi CEO

Dikhianati Suami Pengangguran, Dinikahi CEO

kata Ardhi tiba-tiba. Luna mengerjapkan mata, tidak menyangka kalimat itu akan keluar dari mulut Ardhi. "Minta maaf? Untuk apa?" Ardhi menghela napas, seolah benar-benar merasa bersalah. "Karena telah memecatmu dengan tidak hormat saat itu. Aku terbawa emosi dan mungkin aku salah menilaimu. Aku tidak ingin hubungan kita menjadi buruk."
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

ANAK YANG DIBAWA SUAMIKU

Teramat sakit. "Maaf, Rin. Bukan maksudku merusak kebahagiaan Talita. Bahkan mungkin menyakiti hati kamu." Mas Arif mendekat, tangannya menghapus jejak air mata yang menempel di pipi. Namun segera kutepis, aku masih kesal dengan sikapnya. "Maaf jika ucapanku tadi menyakiti kamu. Aku hanya tak suka kamu berbuat kasar pada orang lain, apalagi dia masih anak kecil. Cuman itu."
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami Arogan

Penyesalan Suami Arogan

William Travis—Ayah Garreth—hanya bisa menghela nafas, berusaha untuk tidak sampai tersulut emosi oleh kata-kata Shania. “Kau tahu sendiri, Garreth yang menuliskan sebuah surat wasiat, mengatakan jika semua harta atas nama dirinya akan diberikan padaku. Lalu kenapa kau begitu lamban mengurus semuanya? Dengar ... apa kau mau video saat kita bercinta setahun yang lalu aku sebar ke publik? Aku tidak peduli jika mereka akan menghujatku, aku hanya tinggal berpura-pura gila, lalu mereka akan membawaku ke rumah sakit,” kata Shania.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Ajari Aku Salat

Ajari Aku Salat

Lelaki itu meninggalkan Fatih dan Diva. “Tetap kamu yang salah, Sayang. Ayo ikut aku!” Fatih terlihat marah di mata Diva. Diva merasa sedikit takut. Suaminya itu marah nggak keliahat saja, menakuitkan. Apalagi kalau marahnya ditunjukkan? Diva berkali-kali menarik napasnya berat. Ah, dia tidak menyangka bahwa hanya kesalahan kecil semacam itu saja Fatih bisa marah. Dia memang nggak tahu kalau ruangan itu terlarang untuk perempuan?
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
De Crepusculum

De Crepusculum

ucap lelaki itu diiringi tawa merdu, tawa yang membuat Atha merasa serba salah. "Ma.. Maaf.." gagap Atha memutuskan untuk minta maaf, meski ia tak tahu di mana letak kesalahannya. "Maaf? Maaf untuk apa?" tanya lelaki itu dengan senyum yang masih melekat di wajahnya, "Oh iya. Perkenalkan, namaku Kanzo Arata. Kamu?"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Why

Why

Rafael pasti akan menjauhinya, ia tidak mau itu terjadi. "Sstt ... maafkan aku, Sayang. Aku minta maaf karena tanpa sadar menyalahkanmu, semua bukan salahmu. Hanya saja, saat ini aku merasa tidak terima kalau Aina koma dan saat dia sadar nanti kakinya juga tidak sempurna lagi."
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

“Seharusnya akulah yang berterima kasih. Kau sungguh peduli pada ibu. Aku mendengar kejadian dua tahun lalu dan perdebatanmu dengan ibu sebelum kau pergi.” Aku tersenyum dan bersandar pada punggung kursi. “Artemis memaksa untuk membiarkan kejadian itu, sehingga ibumu tidak punya pilihan lain. Lagipula, tempat itu terlalu berbahaya untuk kudatangi sendirian dan mengajak orang lain bukan pilihan yang bijak. Seperti yang kukatakan tadi, kita tidak tahu siapa yang sekutu dan siapa yang bukan.” “Kau bisa mengajakku atau Grace.”
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

Nura yang kaget reflek menghempaskan. "E-eeh ma-maaf Ra aku nggak sengaja. Aku cuma mau ngasih ini aja sebelum kamu pergi" Arthur memberikan sebuah kotak persegi dengan hiasan pita pink diatasnya "Iya nggak apa-apa, thur. Aku juga minta maaf ya, aku kaget tadi jadi reflek deh ngehempasin tangan kamu. Mmm.. ini apa?"
10649 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

Air mata itu pun sudah mengalir deras membasahi kedua pipi Arita yang mulai keriput karena faktor usia. "Kevin maafkan Ibu, Nak, Ibu minta maaf padamu. Ibu sangat menyesal atas apa yang sudah Ibu lakukan dulu padamu. Kini Ibu sudah mendapatkan balasan atas perbuatan Ibu. Ibu mohon maafkan Ibu, Nak," ucap Arita dengan berderai air mata. Bahkan, Arita rela bersimpuh di kaki Kevin kalau saja Kevin tidak menangkap tangan tua dan kurus itu. "Bu, jangan seperti ini. Ibu tidak perlu bersimpuh di kakiku."
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.2K kali sebagai arti sorry
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status