Dewa
Dia memeluk Dewa erat-erat.
"Aku bangga punya teman sepertimu, kau begitu bijak, aku yakin cintamu akan sangat indah Dewa. Mimpimu juga akan berakhir menakjubkan, aku yakin. Aku merasa terlalu bodoh dengan perasaan ini, aku harusnya bisa mencontoh dirimu, kau hebat Dewa!" puji Edvin ikut memeluk Dewa. Rivani tersedu sedan. Tidak menyangka sama sekali jika perasaannya malah akan berubah menjadi seperti itu. Antara senang dan sedih, Dewa membuatnya sadar akan arti mimpi yang sesungguhnya.
Bab Populer