Dekat di Mata, Jauh di Hati
Wanita licik yang berpura-pura polos seperti itu memang selalu digemari.
Evelyn meletakkan gelas di tangannya dan berkata dengan tenang, “Amplop merah itu kubungkus langsung di meja resepsionis hotel. Dari lobi, lift, sampai pintu aula perjamuan, semuanya ada CCTV. Jika ingin tahu apakah aku memasukkan kelopak bunga atau tidak, periksa saja rekaman CCTV hotel.”
Mendengar perkataan itu, wajah Lily langsung berubah.