MADU SATU MERTUA
Kami semua kompak berdiri, menyambut kedatangan jasad pria berusia tiga puluh tahun itu.
Isak tangis semakin pecah, manakala beberapa orang laki-laki mengangkat tubuh Adrian yang sudah membeku. Berjalan di belakang, Ibu mertua yang dipapah dua orang wanita. Dan juga, Firna, istri Adrian yang menggendong putri semata wayangnya yang masih berusia empat tahun. Mereka, tentu sangat kehilangan dengan kepergian anak serta suami dengan cara tiba-tiba.
Nadine dan Raline yang berdiri di samping kanan dan kriku, memegang erat lengan ini. Mas Danang, datang tak lama setelah jenazah Iyan dibaringkan.
Sikat na Kabanata