Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Pilih Dia, Aku Ambil Segalanya

Kau Pilih Dia, Aku Ambil Segalanya

Kara mendadak menatap Tara dengan sorot tak keruan. Adrian menatap bergantian antara keduanya. “File apa?” Tara memutar tablet ke arah meja utama. Di layar terpampang email internal perusahaan lengkap dengan cap waktu pengiriman. Pengirim: Kara Valmont. Subjek: Final Price Adjustment for Ceso Group Ruangan seketika senyap.
1018.9K viewsOngoingAdded to Library 719 Times as attachments
Read
+Library
U

U

Rahasia yang selalu membuatnya tidak bisa memutuskan perasaannya kepada Yura. Informasi tersebut dikirim melalui chat dari beberapa grup kampus. Di dalamnya berisi sebuah foto screenshot yang diambil dari sosial media F******k. Foto tersebut menunjukkan dua orang pria yang saling merangkul dan tersenyum didepan kamera. Itu seperti foto biasa yang dilakukan oleh seorang pria bersama temannya. Tidak ada yang aneh dari foto tersebut. Tapi di dalam foto screenshot itu menunjukkan sebuah tulisan yang tidak biasa.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as attachments
Read
+Library
Identity

Identity

UlfSanitaismewanitaku
Take care] Ivy membubuhkan tanda pelukan di bawah pesan. Aku mengalihkan pesan menuju panggilan. Nama Vian terpampang di layar ponsel. Namun beberapa detik berselang, aku urung dan menekan tombol merah. Mungkin sebaiknya aku mengetahui lebih jauh siapa Sisilia. Tiittt!
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 372 Times as attachments
Read
+Library
Why

Why

Drrrttt 📱Jaden Aina terus menelepon Jaden, dengan harapan pria itu bisa cepat datang. Di dalam bernuasa hitam putih, terlihat Jaden tengah mengadakan rapat dewan direksi dadakan meskipun di hari libur kerja. Ia juga begitu serius saat para pegawainya tengah menjelaskan presentasi kerja mereka. Namun, konsentrasinya buyar manakala ponselnya bergetar dan terlihat nama yang sudah sangat ia hafal. 'Aina! Kenapa meneleponku pas di hari minggu seperti ini, tidak biasanya,' monolog Jaden heran.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 499 Times as attachments
Read
+Library
Audacity

Audacity

Tidak ada yang aneh, kami mengobrol tanpa beban, tanpa membahas California, hanya pernikahan dan obrolan kecil. Setelah makan malam, Ayah memelukku erat, mencium pipi sambil berbisik, "Buka di kamar." menaruh sesuatu ke dalam saku celana jeansku. Tidak ada yang berubah di raut wajah cerah beliau ketika bersalaman dengan Alex. Ketika mereka sibuk bicara, jariku merogoh saku celana jean. Ada SD card di sana. Kira-kira apa isi benda ini? Kenapa tidak bicara langsung saja? ****
9.714.6K viewsCompletedAdded to Library 539 Times as attachments
Read
+Library
Memory

Memory

Suara Amanda ikut menyemarakkan dunia pagiku. "Sayang, kamu lihat kaus kakiku warna abu-abu?" canda Aksara, tergelak. Aku memutar kedua bola mataku. Oke, mari dicari seragam sekolah, bandana hitam dan earphone. *** Ponselku berbunyi, nomor yang tidak aku kenal. Aku mengabaikan panggilan dan meneruskan menyetrika pakaian. Aku memutuskan tidak menambah ART. Hanya Lenni dan Bik Sumi. Ponselku berbunyi lagi. Mungkin penting.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as attachments
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

, operator luar yang dikenal menekan ritme komentar. Inez menguliti paket itu seperti teknisi jam. Voice memo tidak jernih, tetapi spectrogram bersih—tidak ada splice, tidak ada time‑stretch. Cap waktu bersinggungan dengan tanggal off‑site yang pernah dicatat Sinta; latar belakang memantul detik jam dinding yang sinkron dengan kamera lobi. Foto whiteboard diambil dari sudut miring; Inez meratakan dengan koreksi keystone, lalu mengekstrak glyph—huruf EP memuat jejak tipis yang sama dengan footer A.DL‑EP pada memo reimburse. Thread chat memperlihatkan pola: Luki menyebut “EDU outreach” sebagai payung, Regar menimpali dengan “seed pack 3 jam”, lalu seseorang bertanda A.C. mengunggah template ca
1.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as attachments
Read
+Library
YOU

YOU

“Jadi LO dari sekolah mana?” “SMA Islam Ar-Rahman” “Mereka ngirim berapa tim?” “Cuma ngirim 1 tim.” “Kirain ngirim 2 tim.” Aluna merasakan getaran pada saku almamaternya, ia mengeluarkan smartphone hitam miliknya dan mendapatkan notifikasi masuk Direct Message dari Andira. Gadis itu tersenyum membaca pesan dari sahabatnya sejak masa SMA, Aluna pun membalas pesan tersebut dengan senyum masih terlukis di wajahnya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as attachments
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Bahkan, memperlakukan Helena dengan sangat tidak manusiawi. Usai mengucapkan terima kasih dan berpamitan pada Zack, Felix bergegas menuju pintu keluar kelab malam. Setelah tiba di parkiran, ia langsung memasuki mobilnya dan melihat ponselnya masih terpasang pada car holder. Sebelum memasang seatbelt terlebih dulu, ia mengambil ponselnya dan mulai memeriksanya. Alangkah terkejutnya ia saat melihat di layar ponselnya tertera panggilan tak terjawab dari Hans sebanyak lima kali. Bukan hanya itu, ia pun menerima notifikasi lainnya dari beberapa rekan bisnisnya yang menanyakan tentang kebenaran sebuah kabar duka. Tidak ingin membuang waktu terlalu lama dengan menduga-duga, ia langsung mencari kont
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as attachments
Read
+Library
MATE

MATE

Sama sepertiku, aku tahu Alena sangat sulit menerima informasi yang diberikan Forel. “Sebelum kemari, Beta memberikan ini. Dia mengatakan untuk berjaga-jaga seandainya hal seperti ini terjadi.” Selembar kain warna merah dengan beberapa huruf dikeluarkan Forel dari kantung bajunya. Aku tidak mengerti apa maksud dari benda yang dikeluarkannya, tapi melihat Alena yang mematung membuatku menyimpulkan bahwa Forel sama sekali tidak berbohong. Apa yang dikatakan wanita itu semuanya benar.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as attachments
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status