Dilangkahi Adik
Dimulai dari usaha penculikan Galang siang tadi, sampai pada detik ini, jalan pikiran Lira yang sulit aku pahami, membuatku merasa benar-benar lelah secara hati dan pikiran.
Setelah berguling ke sana ke mari, aku tak juga kunjung dapat memejamkan mata. Setelahnya, refleks, tanganku terayun menuju nakas. Berniat mengambil ponsel dan menjadikan benda pipih itu hiburan untuk pengantar tidur. Namun, bukannya menjadikan hiburan, aku justru tertarik untuk men-dial nomor Alia.
Tersambung.
Sikat na Kabanata