Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Ide semua adalah murni tentang kearifan lokal, seperti pesan Si Produser, diharapkan agar tidak memberatkan biaya produksi nanti. Judul ceritaku adalah: "Rumah Setan Bocah". Aku mengisahkan tentang rumah yang dihuni oleh puluhan setan bocah yang senang bermain "Hoom Pim Pah", namun untuk menculik anak-anak lainnya agar jumlah mereka terus bertambah.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Setelah itu, semakin banyak wanita cantik yang ingin menjadwalkan sesi foto denganku. Kemudian, seorang model bertanya apakah aku bisa melakukan "barter". Saat itulah aku baru tahu apa arti "barter". Ternyata, dalam sesi foto pribadi, istilah ini mengacu pada model yang tidur dengan fotografer sebagai gantinya untuk membebaskan biaya pemotretan. Setelah itu, segalanya menjadi tidak terkendali. Hampir semua cosplayer terkenal di kota ini pernah melakukan "barter" denganku.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
Sistem Super Boros

Sistem Super Boros

"Tapi banyak orang menganggap kemampuan sastramu kurang. Meskipun kamu bermaksud menggunakan puisi di akhir esaimu, ritmenya kurang tepat dan bahkan agak tidak koheren. Bagaimana menurutmu?" Seketika, seorang wartawan dari media lain menyela. Yang mereka inginkan adalah sesuatu yang dapat menarik perhatian mereka, jadi pertanyaan yang mereka ajukan lebih rumit. Guan Fei mencibir, tidakkah kau ingin mengambil kesempatan ini untuk menguji levelmu yang sebenarnya dan kemudian mengungkapkannya? Aku akan memberimu kesempatan ini! "Kalau begitu, aku akan langsung menulis esai untukmu, dengan judul yang sama, 'Lihatlah Dunia dari Perspektif yang Berbeda!'"
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Ini… Puisi ini… Bibir merah Debra sedikit terbuka, saat dia mengulang dengan lembut. “Di atas pohon tua yang dihiasi tanaman merambat kuno dan burung gagak malam yang terbang. Di bawah jembatan kecil di pondok terdekat, sebuah sungai mengalir. Itu tertulis di seluruh wajahnya yang cantik, sehingga dia begitu asyik dengan puisi ini! Tanaman merambat kuno, pohon tua, burung gagak, jembatan kecil, aliran sungai ... Semua itu adalah kosakata sederhana, tetapi memberikan konsepsi artistik yang mendalam jika digabungkan.
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273.6K kali sebagai bait puisi
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Natalie
Kok bisa yang istri2 Darryl setiap melahirkan bukanlah anak biologis Darryl dan selalu anak dari orang lain. Darryl kena Karma setelah menghamili Monica dan kena Karma. Sekarang Lady Denise istri melahirkan anak hasil perzinaan dengan pelayan. Alih2 dapat hadiah istri Lord Kenny sbg permintaan maaf.
Raka Abqary
blm jg kelar 1 msalah muncul 5 mslah scra brsmaan..jdinya bingung mw di bwa kmna arah tjuan crtanya.jg daril sprtinya gk prnh fokus sma tjuannya,ap dia pelupa atau teledor?trllu asyik sma dunia sndri,shingga mudah lupa sma ap yg hrs dia lkukan sblmnya.crtanya jg trllu mmberatkn daril,gk ad hri tnang
Baca Semua Ulasan
Kebangkitan Pendekar Amnesia

Kebangkitan Pendekar Amnesia

"Kamu tahu nggak arti puisi itu? Kamu kira dia ingin membunuhmu karena puisi itu? Jelas-jelas kamu sedang menggoda dia!" 'Bajingan bodoh yang nggak tahu malu! Dia bahkan nggak mengerti arti puisi itu! Masih berani bilang orang lain ingin membunuhnya hanya karena satu bait puisi? Padahal jelas-jelas dia menggunakan kalimat itu untuk menggoda wanita itu!' 'Bajingan ini ... setelah mendapatkan banyak uang, malah jadi semakin nggak tahu malu!' "Aku benar-benar nggak menggoda dia!" Jimmy terus berpura-pura membela diri. "Yunan sendiri yang bilang, siapa pun yang berani membaca puisi itu di depannya, dia akan membunuhnya."
9.687.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Yang disebut adu puisi adalah dua orang akan membuat puisi dengan tema yang sama, lalu mereka akan membandingkan mana yang lebih unggul. Nazar melantunkan, "Hujan turun, bala awan bentangkan perang, panglima bunga dan rumput saling menyerang. Pasukan bantuan dipanggil tergesa-gesa, bibir dan lidah beradu, memercikkan cahaya asmara."
9.51.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38.0K kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Bait Untukmu Setetes air mata telah memadamkan semangatku, Seucap kata dari kau telah membelah hatiku, Kau bilang aku bodoh, Kau bilang aku tak gigih, Pembacaan puisi yang ditayangkan perdana di tv nyaris membuat ayah menangis seorang diri ketika mendengar dan melihat bagaimana pilunya Aira membaca puisi. "Maafkan Ayah Nak!" batin ayah sendu dan meremas kuat selimut yang ia pakai.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Mungkin Mama sedang mengisi daya batrainya. Kulirik Pak Afnan, dia sedang sibuk dengan gawainya. Aku pun mengetik beberapa bait puisi untuk membunuh waktu, daripada keolenganku kambuh. RANJAU Tuhan Bila hati salah melangkah Tunjukkan arah Bila rasa adalah dosa Hapus segera Dialah gelora Pada cita yang tersita Pada cinta hampir ternoda
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai bait puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status