Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Guru: "Sastra bukan sekedar untaian kata. Ia adalah cermin jiwa dan perjalanan zaman. Nah, siapa di antara kalian yang dapat menjelaskan makna bait pertama ini?" Seisi kelas diam, hingga Raka mengangkat tangan dan mulai berbicara dengan lancar. Raka: "Puisi ini bukan sekedar mengisahkan keberanian, tapi juga pengorbanan. Seorang pemimpin sejati bukan hanya menggenggam pedang, tapi juga berpikir jauh ke depan. Seperti pepatah, 'Mata pena lebih tajam dari mata pedang.'"
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as bait puisi
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Sayangku, terima kasih, Ginos begitu mudah percaya padaku berkat kamu." "Aku bilang Susan menindas kita, ingin mendorongku menuruni bukit dan menghasut penggemar untuk menyakitiku. Begitu aku mengatakannya dan kamu menambah-nambahkan, dia langsung percaya." Nana tersenyum, "Bibi jahat dan anak haram itu diusir. Apa Paman Ginos bisa menjadi ayahku sekarang?" Wenny berkata dengan bangga, "Ya, dia akan menjadi suamiku dan ayahmu!"
17.2K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as bait puisi
Read
+Library
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Karena di kertasnya ada rangkaian kalimat, membuat mereka tidak perlu membuat puisi sendiri. “Wah, ternyata pasangan pertama kita ini mendapat potongan puisi dari satu puisi yang sama, jadi mereka hanya perlu membacanya, menyambungkannya agar jadi satu kesatuan. Dimulai dari yang ada judulnya,” ucap Bu Sri. Boni pun mulai membaca, “Sajak Putih, karya Chairil Anwar. Bersandar pada tari warna pelangi Kau depanku bertudung sutra senja
2.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as bait puisi
Read
+Library
MELACUR KARENA TERPAKSA

MELACUR KARENA TERPAKSA

Beberapa bait puisi ditujukan untuknya. Mata gadis itu membesar ketika membaca tulisan di akhir kalimat. Bait terakhir dari tulisan terakhir. "Jangan pergi!"
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as bait puisi
Read
+Library
ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

ISTRI PILIHAN TUAN BRAGA

Puisi Braga "iih kak Bram ini kalau sudah buat puisi, pasti aku selalu bisa luluh, hmm ya sudah aku ingin membalas puisi kak Bram ya. "Memang tidak mudah menjadi yang kau inginkan, namun aku selalu pasrahkan hatiku, takdir yang akan menjawabnya, andaikan engkau tahum betapa aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, jika aku bukan jalanmu, aku akan berhenti mengharapkanmu, namun jika aku memang tercipta untukmu, aku akan memilikimu"Puisi Gaby
104.4K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as bait puisi
Show Reviews (13)
Read
+Library
Plane Starry
Author ini tidak pernah gagal dalam membuat alur, selalu menarik. Masuk Pustaka pastinya, Gaby cepat kamu rasakan pake hati, Braga itu kak Brammu yang dulu. Yang aku tidak suka Rachel, jangan sampai dia memisahkan Gaby dan Braga
Issabella Glown
Sumpah Aku gemes baca ceritanya, Gaby lelaki yang selama ini kamu tunggu sudah di depan mata itu, kalau jadi aku pasti akan bisa mengenali walau dia menyamar sekalipun, lanjutkan Thor jangan lama - lama, dan buat Rachel.. biarin saja dia kena hukuman......
Read All Reviews
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Siapa gerangan yang berhak bersanding denganmu? Aku hanyalah Senja yang selalu takut mendekatimu... Berharap ketika kau membenciku... Pantaskah aku memperjuangkanmu? Puisi sang Senja yang sedang merindu. Ia tulis di sebuah kertas dengan pena pemberian raja sewaktu ia mengikuti sayembara puisi untuk sang putri. Ia sangat dekat dengan raja tapi tidak tahu maksud kedekatan itu karena memiliki perasaan dengan sang putri. Sayembara itu hanyalah hadiah berupa uang bagi rakyat jelata sepertinya. Ibunya menjadi dayang. Ayahnya menjadi Prajurit. Sedangkan dirinya hanya bisa membantu kedua orang tuanya jika ada bantuan. Kalau ditanya hobi, ia memiliki hobi memandang sang putri. Sementara cita-citanya
105.3K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as bait puisi
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Ide semua adalah murni tentang kearifan lokal, seperti pesan Si Produser, diharapkan agar tidak memberatkan biaya produksi nanti. Judul ceritaku adalah: "Rumah Setan Bocah". Aku mengisahkan tentang rumah yang dihuni oleh puluhan setan bocah yang senang bermain "Hoom Pim Pah", namun untuk menculik anak-anak lainnya agar jumlah mereka terus bertambah.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as bait puisi
Read
+Library
Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Setelah itu, semakin banyak wanita cantik yang ingin menjadwalkan sesi foto denganku. Kemudian, seorang model bertanya apakah aku bisa melakukan "barter". Saat itulah aku baru tahu apa arti "barter". Ternyata, dalam sesi foto pribadi, istilah ini mengacu pada model yang tidur dengan fotografer sebagai gantinya untuk membebaskan biaya pemotretan. Setelah itu, segalanya menjadi tidak terkendali. Hampir semua cosplayer terkenal di kota ini pernah melakukan "barter" denganku.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as bait puisi
Read
+Library
Sistem Super Boros

Sistem Super Boros

"Tapi banyak orang menganggap kemampuan sastramu kurang. Meskipun kamu bermaksud menggunakan puisi di akhir esaimu, ritmenya kurang tepat dan bahkan agak tidak koheren. Bagaimana menurutmu?" Seketika, seorang wartawan dari media lain menyela. Yang mereka inginkan adalah sesuatu yang dapat menarik perhatian mereka, jadi pertanyaan yang mereka ajukan lebih rumit. Guan Fei mencibir, tidakkah kau ingin mengambil kesempatan ini untuk menguji levelmu yang sebenarnya dan kemudian mengungkapkannya? Aku akan memberimu kesempatan ini! "Kalau begitu, aku akan langsung menulis esai untukmu, dengan judul yang sama, 'Lihatlah Dunia dari Perspektif yang Berbeda!'"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as bait puisi
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as bait puisi
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status