Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

termasuk daging bekicot! "Baca kertas apa sih, Dam?" Tanya Tiara lembut keluar dari bibir merah red velvetnya. Tumben lembut? Apa dia habis makan daging bekicot? Ampe merah darah gitu bibirnya. Batin Adam. "Oh nggak, ini puisi lagi buat kamu. Hadiah tahun baru." "Ouh so sweet...Nggak copy paste dari internet lagi kan?" Tanya Tiara meledek.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as bait puisi
Read
+Library
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Hal ini berarti jangan jatuh ke dalamnya. Pencobaan itu digambarkan sebagai jebakan, dan jebakan itu berisi umpan yang mengundang anda, “Ayo, ayo.” Seekor hewan tidak begitu saja masuk ke dalam jebakan. Ada umpan yang ditaruh di sana yang membuat jebakan itu menjadi sangat menarik — terlihat enak! Tak ada orang yang akan jatuh ke dalam dosa jika dosa itu terlihat buruk. Pokok yang penting mengenai dosa adalah bahwa dosa itu tampil memikat, sangat menarik. Ada umpan di dalamnya. Jika seseorang hendak menangkap macan tutul, dia memasang jebakan. Diikatnya seekor kambing di dalam jebakan sebagai umpan. Tak ada macan tutul yang mau begitu saja masuk ke dalam jebakan. Namun, ketika macan ini meli
105.4K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as bait puisi
Read
+Library
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

"Dan sekumpulan orang bodoh itu! Mereka nggak sadar kalau sedang dimanfaatkan, dan malah membantunya!" Sementara itu, aku malah tenang saja dan meminum tehku perlahan, "Biarkan saja dia mau apa. Aku mau lihat sejauh mana dia bisa bertingkah." Tentu saja Rani mulai mempromosikan barang setelah menangis menceritakan penderitaannya. Sambil terisak dia berkata dengan terbata-bata, "Aku benar-benar nggak punya pilihan lain. Aku bukan orang yang berkuasa, tolong bantu aku!"
8.3K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as bait puisi
Read
+Library
Penakluk Dunia

Penakluk Dunia

Di Tian masih ingat bahwa dia menggunakan Dao Sastra Ilahi tahap pertama saat menulis bait puisi untuk diberikan kepada Fen Xuemin. Tahap pertama dari Dao Sastra Ilahi disebut dengan Niat Kata, dan Di Tian melakukan itu supaya Fen Xuemin benar-benar menghayati isi bait sekaligus memahami makna di balik bait. Atas dasar itulah Di Tian ingin tahu apakah Fen Xuemin menyukainya atau tidak. Hanya sebatas itu.
9.8443.3K viewsCompletedAdded to Library 12.0K Times as bait puisi
Show Reviews (181)
Read
+Library
Jimaro Chan
welcome back, Senior Ye. akhirnya hadir kembali setelah sekian lama, dan memberi kejutan besar tentang dalang pembantaian di Benua Utara. ceritanya makin rumit dan kompleks. Semangat tuk terus berkarya, Senior Ye....
Embunayu
Hai kak.. ijin perkenalkan novel saya ya.. menceritakan tentang pangeran yang lemah masuk dalam dunia beladiri, sihir, penyelidikan jati dirinya dan cinta Berjudul " Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api " silahkan mampir
Read All Reviews
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ini bukan lagi sekadar inspirasi; ini adalah The Primal Pulse. Kau tidak menggunakan pena. Mengikuti teknik Wu Wei yang kau pelajari, kau hanya membayangkan sebuah konsep tentang "Keberanian yang Lembut". Seketika, benih di tanganmu meledak menjadi sebuah galaksi mini yang tidak terdiri dari gas atau debu bintang, melainkan dari Bait-Bait Puisi yang Memiliki Massa.
965 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as bait puisi
Read
+Library
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 389 Times as bait puisi
Read
+Library
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Kesal Mia karena sahabatnya justru tertawa dan tidak mendengarkan penjelasannya lebih lanjut. "Baiklah. Aku akan mendengarkan teori Mr. Metraxis sebagai kue coklat." Alicia berusaha menahan tawanya. "Jika kue coklat ini memiliki kesempurnaan tingkat tinggi, maka banyak orang akan memperebutkan untuk mendapatkannya. Kamu lihat bukan berapa wanita cantik yang kemari hanya untuk menemui Mr. Metraxis. Karena itu pesona Mr. Metraxis sangatlah berbahaya. Sedangkan Nash, dia menyembunyikan ketampanannya di balik kacamatanya. Kalau saja kamu mengamati Nash lebih lekat lagi, kamu bisa melihat ketampanannya." Mia menyunggingkan senyuman lebar saat membicarakan tentang Nash.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 344 Times as bait puisi
Read
+Library
Pacar Pura-Pura

Pacar Pura-Pura

seperti indahnya bila matamu memandangku bait yang tergabung dari sebuah kalimat susunan kata ratomantis yang kuambil dari sebuah buku dimana pernah kamu kirimkan sepucuk surat cinta saat aku benar benar haus akan cintamu kaulah penawar dahagaku kaulah pelipur laraku kaulah penghias kehampaanku hingga seluruh rasa dan ragaku terbuai dengan angan dan khayalan mengharapkanmu selalu ada disisi disetiap detak jantung hidupku dan setiap hembusan nafasku” ucap Kevin yang membacakan puisi ini pada selingkuhannya ini Puisi yang di bacakan Kevin cukup bagus dan dia mendapatkan tepuk tangan dari para penonton dan juga pembawa acara yang menurutnya puisi yang Kevin bacakan tadi itu bagus, dan setelah i
109.9K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as bait puisi
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Apa maksud dari pepatah, "Sekumpulan ayam panggang terbang ke selatan, dan dua bebek panggang menuju ke utara" Hal itu memenuhi tempat acara dengan suasana gembira. Saat para talenta sejati dan putra-putra pejabat yang telah mempersiapkan puisi mereka sebelumnya naik ke panggung, kualitas puisi-puisi tersebut langsung meningkat, membuat penonton takjub. Bahkan ada beberapa puisi karya cendekiawan Konfusianisme terkenal yang dibeli dengan uang, dan membacanya dapat membuat pembacanya tampak bersinar dengan cahaya ungu, sehingga membuat mereka menjadi sangat kaya.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as bait puisi
Read
+Library
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jalan Penuh Puisi Aku serupa melihat silet lelaki yang kukenali sejak lama Ketika itu aku berjalan di tenah rerimbunan pohon berdaun larik-larik puisi Dengan tangkai yang meranggas serupa sajak-saja pekat Langkahku maju meski ragu-ragu Menginjak serakan bait-bait coretan pujangga Siluet itu kini berubah menjadi seorang lelaki seutuhnya Wajahnya serupa rumah yang tak pernah kujumpa Wangi yang menguar dari tubuhnya terlalu sering kuhirup namun tak pernah tercium oleh hidungku Dadanya serupa tempatku berkeluh kesah namun tak pernah Namun tak pernah kusentuh Lelaki itu berjalan ke arahku, di jalan yang penuh dengan puisi.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as bait puisi
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status