MEMBALAS MANTAN SUAMI DENGAN KESUKSESAN ANAKKU
Gadis anggun yang dipanggil Lusia tadi membantuku memilihkan beberapa pakaian yang membuatku terkejut saat melihat bandrol harganya yang sangat mahal, aku menggeleng tak mau, selain aku tak tega dengan harganya juga tak mau dikira memanfaatkan kebaikan keluarga Shella, toh baju- baju ini tak akan berguna di desaku nanti, saat pulang nanti aku akan lebih nyaman dengan daster, bertempur didapur mengolah daganganku.
aku melihat ke arah Mama Laura dan Dewa yang sedang fokus ke arah layar laptop di meja kasir, ada seseorang wanita anggun dan cantik juga berbincang dengan mereka, mungkin orang kepercayaan Mama Laura
Lalu aku memandang Lusia,
"Mb Lusia, sepertinya ini nggak cocok buatku, aku mau ya