Gadis Kesayangan Kapten Posesif
sahut Arlo enteng, matanya terpejam sejenak menikmati bantalnya yang empuk.
"Ya... ya tapi pakai baju lagi! Kan bisa pakai singlet atau apa gitu! Masa begini banget, nggak sopan tahu!" protes Rea, suaranya naik satu oktav karena gugup.
Padahal, di balik protes kerasnya itu, batin Rea sedang berteriak histeris. Dari sela jarinya, ia bisa melihat dengan jelas bagaimana otot-otot perut Arlo yang sixpack terlihat sangat nyata di bawah temaram cahaya lilin. Punggungnya lebar, dan lengan kekarnya yang biasanya tersembunyi di balik seragam kapten atau kemeja rapi, kini terpampang nyata.
Bab Populer