Teruntuk Mantan Istri Suamiku
"Ada, dong. Untuk wanita yang sedang patah hati, aku kasih yang spesial. Tunggu, akan aku buatkan untukmu."
Santi masuk ke dalam warungnya, membuatkanku satu porsi lobster yang menjadi bakso favorit di sini.
Wangi kuah bakso mulai tercium, mengganggu Indra penciumanku yang meler akibat menangis saat bercerita pada Santi tadi. Aku mengambil tisu, menyumpalkannya pada satu lubang hidung yang terus mengeluarkan air.
Pandanganku lurus ke depan, melihat orang-orang yang sedang bermain air laut.
Hot Chapters