Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Pura-Puraku Pewaris Nomer Satu

Suami Pura-Puraku Pewaris Nomer Satu

Tiga pondok berukuran kecil berada di depan mereka. “Itu rumah siapa?” Claire menunjuk bangunan kayu di depan mereka. “Kami menamainya rumah Bambu, karena memang dindingnya terbuat dari bambu. Ada tiga rumah. Satu untuk Papa dan Mama, aku dan … Nita.”
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

Letaknya cukup jauh dari jalan raya yang bising karena kendaraan. Di halaman rumah, terdapat pohon rambutan yang sedang berbuah. Entah punya Bu Halimah atau milik orang lain. Di bawahnya, ada kursi panjang yang terbuat dari bambu. Aku pun berjalan menuju ke sana. Lalu duduk di kursi tersebut dengan kedua kaki terangkat
1062.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

Arya pun mengikuti Tarno dan para warga yang lainnya. Sebuah rumah yang cukup besar berdinding papan dan beratap genteng dari bahan tanah liat, dengan halaman yang luas serta terdapat pendapa di depan rumah yang sisi kiri kanannya didinding anyaman bambu beratap daun.
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 708 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Enam jam lebih perjalanan terlalui, dan tanpa terasa kini Rimbu sudah berdiri di depan sebuah rumah yang di sisi kanan dan kirinya diapit pohon rambutan tua. Tampak pintu rumah bergaya joglo modern itu sedikit terbuka, menandakan jika sang Pemilik Rumah masih terjaga. Dengan langkah penuh keraguan, Rimbu pun memasuki rumah yang hanya disambanginya setahun sekali itu.
9.83.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Di dalam sebuah ruangan yang cukup luas, seperti sebuah goa yang sengaja disamarkan dengan batang-batang bambu, papan, dan hal lainnya buatan tangan manusia. Di dalamnya, terbagi menjadi dua ruangan. Ruangan depan yang tampak seperti ruang tamu seperti rumah biasa pada umumnya, lengkap dengan meja dan kursi yang terbuat dari bambu di tengah-tengah ruangan. Juga ada dua ranjang bambu yang berukuran cukup besar. Masing-masing berada di sebelah kanan ruangan dan lainnya di sebelah kiri.
1074.6K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Tiada duanya. Menikmati udara panas menjadi sejuk dibawah rindangnya pohon bambu. Meskipun sekarang sudah musim hujan, jika siang seperti ini juga panas. Maka, aku mencari terobosan pengganti kipas angin. Jadilah aku sekarang berada di pinggiran sungai, di bawah pohon bambu rindang. Entah milik siapa pohon bambu ini. Setahuku, barang siapa membutuhkan pohon bambu, bisa mengambil asalkan tidak terlalu banyak. Jika terlalu banyak, maka Pak Rt yang akan marah.
8.910.0K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Planet Suryakanta dan Ke-5 Kapita Almiya

Planet Suryakanta dan Ke-5 Kapita Almiya

Ternyata anyaman bambu itu ditutupi dengan karpet, sehingga ia jadi ikut tersibak ke samping, menyisakan lubang dengan pemandangan langit-langit rumah terbuat dari kayu. Setelah semua berhasil keluar, Bima merapikan posisi anyaman bambu dan karpet sehingga sama persis seperti awal. Dengan wajah terheran-heran Naya dan Bima mulai fokus melihat sekeliling. Mereka seperti berada di dalam rumah, rumah tradisional yang mana kebanyakan furnitur terbuat dari kayu atau bulu-bulu hewan. “Apa ini rumahnya kak Sunam?” tanya Bima tanpa ada keinginan untuk dijawab.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem

Kembalinya Sang Penguasa Dengan Sistem

Jalan menuju tempat itu dipenuhi pohon bambu, suara dedaunan yang bergesekan ditiup angin menambah kesyahduan perjalanan. Tak lama, ia tiba di depan sebuah rumah sederhana. Bangunannya tidak megah, namun tertata rapi. Halamannya cukup luas, dengan batu-batu putih kecil yang disusun membentuk jalan setapak, serta taman kecil berisi beberapa pohon plum muda. Feng Longwei menatap rumah itu, lalu tersenyum samar. “Sederhana… tapi cukup bagus. Bahkan lebih rapi dibanding kediamanku di istana.”
1016.3K viewsOngoingAdded to Library 602 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Destiny About Me

Destiny About Me

Tidak terlalu besar, namun juga tidak bisa jika di katakan kecil, rumah yang Dafa bangun dari nol. Rumah tersebut bernuansa putih, berlantai marmer putih cokelat, di depan halamannya ada beberapa pohon. Seperti pohon Mangga, jambu, dan ada juga pohon rambutan, Dafa juga meletakkan beberapa bunga kesukaan Aya, dan ada kejutan lagi yang ingin Dafa berikan. Namun sayang, mereka belum bisa masuk. "Jadi kita belum boleh masuk Mas?" Dafa meringis, menggelengkan kepalanya.
12.8K viewsOngoingAdded to Library 446 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
Mencari Suami Bayaran

Mencari Suami Bayaran

Bambang membuka pagar lalu membuka pintu rumahnya tersebut. Hawa dingin menerpa karena memang designnya yang memeliki flafon tinggi sehingga udara lebih banyak masuk dan terasa sejuk. Betapa takjubnya Bambang ternyata rumah tersebut sudah dilengkapi dengan furniture berkelas, baik ruang tamu yang dihiasi sofa tamu minimalis berwarna toska muda yang terasa empuk. Bambang mencoba mendudukinya. "Mmmhh ... nyaman," gumamnya tersenyum bahagia.
33.7K viewsCompletedAdded to Library 944 Times as bambu air depan rumah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status