Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya Sang Legenda Perang

Kembalinya Sang Legenda Perang

Ancaman Liana bagaikan bara api yang membakar amarah Aryan. Mendengar kata-kata pengkhianatan itu, hatinya hancur berkeping-keping. Seluruh tubuhnya bergetar, bukan hanya karena luka fisik, tetapi karena luka batin yang lebih dalam. Pengkhianatan Liana adalah pukulan yang tak terduga, menikam lebih dalam daripada pedang. "Kau… kau akan menyesal!" teriak Aryan, suaranya dipenuhi kemarahan yang meledak.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

Ia menyandarkan punggung ke sofa, matanya menatap langit-langit. “Kamu lihat, Bim? Semua ini bukan cuma tentang aku ‘menghilang’ atau ‘datang kembali dengan anak dari kakakmu’. Ini tentang luka. Tentang pengkhianatan. Tentang keputusan-keputusan salah yang lahir dari rasa sakit yang kamu mulai.” Bima akhirnya meneteskan air mata. Tapi ia tetap diam, karena untuk pertama kalinya… ia tahu, tak ada kata yang cukup untuk menebus apa yang sudah terjadi.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Pendekar Pedang Mirabilis

Pendekar Pedang Mirabilis

Ia menikmati hasil pengkhianatannya tanpa rasa bersalah selama beberapa hari ini, dan sekarang ketika posisinya terbalik, ia baru merasakan betapa pahitnya berada di posisi yang tak berdaya. “Belas kasihan adalah hak yang diberikan kepada mereka yang memiliki hati nurani,” kata Banga, suaranya semakin tegas. “Kau telah menghancurkan nama baik, merampas kebebasan, dan membiarkan mereka mati dalam penderitaan yang tak terbayangkan. Setiap tetes darah yang tumpah, setiap tetes air mata yang mengalir, semuanya memiliki harga yang harus dibayar. Dan satu-satunya harga yang pantas untuk pengkhianatan semacam ini adalah nyawamu sendiri.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Satrio menemukan Citra dalam keadaan rapuh—wajah yang dulu bersinar kini redup, tubuhnya lunglai, dan matanya kosong penuh luka. Pertemuan mereka bukanlah kebahagiaan, melainkan pengingat tentang kehancuran yang tak terelakkan. Citra, dengan bibir yang gemetar, mengungkapkan pengkhianatan yang menjeratnya dalam perangkap Rangga. Di balik tangisnya, terungkap bahwa ia kehilangan kepercayaan pada dunia, termasuk Satrio. Namun, di tengah kesedihan, Satrio berjanji tak akan membiarkan siapa pun menyakitinya lagi. Dalam pelukan yang penuh luka, mereka bersatu kembali—tetapi bayangan ancaman mengintai di luar jendela, menunggu saat yang tepat untuk menyerang.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

“Kadang, luka yang paling dalam datang dari orang yang tak pernah kita minta untuk mencintai kita.” Aku menghela napas, meletakkan sumpit. “Kau juga punya luka yang sama?” Ia menatapku dengan mata penuh misteri. Lalu mengangguk. “Tapi lukaku bukan dari cinta. Lebih buruk. Dari pengkhianatan.” Aku tak bertanya lebih lanjut. Karena sorot matanya mengatakan: belum saatnya aku tahu. Bersambung
103.7K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Menjadi Istri di Rumah Maut Mertua

Menjadi Istri di Rumah Maut Mertua

Reza membuka pembicaraan, tapi Rania memotong. “Pak Baskara, kamu tahu artinya ‘pengkhianatan diam’?” Baskara menatapnya lelah. “Itu seperti racun pelan-pelan. Gak langsung bikin mati. Tapi nyeret ke kehancuran... sambil bikin orang percaya kamu masih ‘orang baik’.” Baskara menggertakkan rahang. “Aku cuma ambil apa yang sudah dijanjikan.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

Mencintai Untuk Membunuh, Pembalasan Sang Luna

Derit pertemuan kuku dan permukaan tulang membuat bulu halusku berdiri tegak. 'Laura hentikan gerakan itu, tulangku serasa ngilu!' 'Karena kepercayaan adalah hal paling mahal setelah pengkhianatan.' Aku tidak membantah, tetapi menganggukkan kepala membenarkan ucapan Laura. 'Dulu kau terlalu mudah percaya. Dan apa yang kau dapatkan?' 'Kehancuran, kehilangan, bahkan pengkhianatan. Harga yang harus kubayar sangat mahal meninggalkan luka yang teramat sangat dalam. Benar?'
675 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus

Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus

Dia membanting berkas itu di atas meja kecil. “Aliansi antara Keluarga Murdaya dan Keluarga Himawa lebih besar dari kita berdua. Itu dibangun di atas puluhan tahun kepentingan bersama,” kata Yovan dengan nada suara yang berubah menjadi sekeras baja. “Rute senjata di Tokures, pembagian keuntungan kasino di Vergasi .… Apa kau pikir perceraian hanya sekadar menandatangani selembar kertas?”
5.9K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
Pembalasan Untuk Pengkhianat

Pembalasan Untuk Pengkhianat

Buat menghancurkan pengkhianat itu, kita memang harus lebih cerdik. [Rosalinda ..., Kamu benar-benar keterlaluan. Gara-gara perbuatan kamu ini, Ibuku di teriaki penipu.] [Ha ha ha ..., memang kalian keturunan penipu kali. Ngomong-ngomong, kok bisa di teriaki penipu?]
10135.0K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as bangkit dari luka pengkhianatan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status