Bara Dendam Sang Prabu Boko
Jentra menekankan kata 'balasan' seperti tukang jual obat yang menawarkan harga paling tidak masuk akal.
Jentra mendesis, meluapkan rasa perih atas patah hati sahabatnya yang ikut merayapi dirinya. Sepertinya melihat Rukma patah hati lebih menyakitkan daripada tergores samurai tumpul. "Pengorbananmu," lanjutnya, menunjuk ke arah serpihan perkamen yang kini seperti serpihan daun kering sisa pesta serangga yang kacau balau, "dibacakan oleh Balaputradewa di balutan gaun pengantin sutra terbaik Medang di Poh Pitu. Pengkhianatan! Itu jelas pengkhianatan dalam gaun pengantin! Di Poh Pitu pula, tempat biasanya orang-orang jatuh cinta, bukan jatuh ke lubang penipuan!"
ตอนยอดนิยม